Dampak Kabut Asap, Pemko Medan Terapkan PJJ Hingga 21 Oktober
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan secara resmi memberlakukan kegiatan Pembelajara
kota
Baca Juga:
Debrecen, Hungaria|sumut24.co
Paduan suara anak Indonesia, The Resonanz Children's Choir (TRCC), dengan konduktor Avip Priatna, kembali mengharumkan nama Indonesia, kali ini pada ajang 30th Béla Bartók International Choir Competition, di kota Debrecen, Hungaria, dengan meraih:Kompetisi paduan suara Béla Bartók ini adalah salah satu ajang kompetisi paduan suara bergengsi di dunia dan tergabung dalam konsorsium European Grand Prix for Choral Singing (EGP) yang terkenal dengan liga kompetisi paduan suaranya yang sangat kompetitif dan prestisius. Dengan kemenangan TRCC sebagai juara umum kompetisi Béla Bartók ini, maka TRCC mendapatkan tiket untuk berkompetisi pada babak final European Grand Prix for Choral Singing 2027 di Arezzo, Italia, melawan para juara umum 2026 dari kompetisi-kompetisi bergengsi lain di Eropa.
Kompetisi paduan suara Béla Bartók diadakan setiap dua tahun sekali di kota Debrecen, bergantian dengan kompetisi untuk instrumen musik, Zoltán Kodály international music competition. Kompetisi paduan suara Béla Bartók ini berorientasi pada karya-karya paduan suara acapella kontemporer abad ke 20 dan 21. Pada kompetisi Béla Bartók ini, para kontestan hanya diperbolehkan untuk menampilkan karya yang diciptakan setelah tahun 1945 kecuali apabila karya tersebut adalah karya dari komposer Béla Bartók. Béla Bartók sendiri adalah nama dari salah satu komposer legendaris asal Hungaria yang banyak menghasilkan karya-karya modern untuk musik vokal. Menyesuaikan dengan aturan khusus serta nafas dari acara kompetisi ini, TRCC menyusun program lagu yang semua mengarah pada nuansa modern kontemporer. Hal ini merupakan penyesuaian dari kebiasaan TRCC yang umumnya selalu menampilkan lagu tradisional atau lagu daerah Indonesia di berbagai panggung internasional.
Ketua Dewan Juri, Georg Grün asal Jerman, dalam pidatonya saat pengumuman pemenang, menggambarkan betapa sulitnya kompetisi dengan lagu-lagu kontemporer modern, baik bagi para penyanyi dalam mempelajari dan menghafalkan lagu ini, bagi para konduktor dalam menginterpretasi dan juga bagi para juri dalam menilai. Para juri lain yang juga menilai kompetisi ini adalah Zsuzsanna Gráf (Hungary), Tristan Caliston Ignacio (Philippines), Csaba Somos (Hungary) dan Philippos Tsalahouris (Greece).
Semua rekaman babak pertandingan termasuk pertandingan Grand Prix serta acara pengumuman pemenang dapat ditonton melalui kanal Youtube @PapagenoLive. Youtube playlist: https://youtube.com/playlist?list=PLIP_90KwhxaI&si=x2NdsG5kYb4b19-A
Dengan berkekuatan 40 penyanyi, TRCC berkompetisi pada dua kategori, yaitu kategori Children's Choir dan kategori Free Program, dimana pada kategori Free Program ini, TRCC juga bersaing melawan paduan suara dewasa. Pada kategori Children's Choir, TRCC membawakan empat buah lagu berjudul O Sapientia karya komposer Slovenia Tadeja Vulc, lalu lagu Laudate Pueri Dominum karya komposer Italia Mattia Culmone, Home at Night karya komposer Hungaria Máté Bella, dan Deus Ultionum karya komposer Hungaria Levente Gyöngyösi. Sementara itu untuk kategori Free Program, TRCC membawakan empat buah lagu lain berjudul Magnus Maior Maximus karya komposer Hungaria Péter Tóth, Virágsirató karya komposer Hungaria József Karai, Spiritus Domini karya komposer Italia Michele Josia dan 137 Hip-Street karya komposer muda Indonesia Fero Aldiansya Stefanus.
Untuk dapat diterima berkompetisi di Béla Bartók International Choir Competition, calon peserta harus mengirimkan pendaftaran dan video penampilan untuk kemudian dinilai apakah layak untuk berkompetisi di kompetisi tersebut. Pada edisi spesial yang ke 30 ini, hanya sebelas kontestan dari berbagai negara yang terpilih, yaitu:
Riverside City College Chamber Singers (USA)
Coralia - Concert Choir of the University of Puerto Rico (Puerto Rico)
The Resonanz Children's Choir (Indonesia)
Cape Town Camerata (South Africa)
Santinig-Bonn (Germany)
MASKA Mixed Choir of the Babite Cultural Education Centre (Latvia)
Alegria Choir (Turkey)
Jazzberry Tunes (Turkey)
Bela Bartok Women's Choir (Hungary)
Zoltan Kodaly Youth Mixed Choir (Hungary)
Vantus Boys' Choir (Hungary)
TRCC bersama tiga peserta lain terpilih untuk tampil pada babak Grand Prize untuk memperebutkan gelar Juara Umum/Grand Prize Béla Bartók International Choir Competition. Selain TRCC, ketiga kontestan yang turut bertanding pada babak final tersebut adalah Riverside City College Chamber Singers (USA); Coralia-Concert Choir of the University of Puerto Rico (Puerto Rico); dan Maska Mixed Choir (Latvia). TRCC tampil dengan nomor undi pertama. Pada babak Grand Prize ini, TRCC membawakan tiga buah lagu, yaitu Hodie Christus Natus Est karya komposer Hungaria József Karai, lalu kembali membawakan lagu Spiritus Domini karya komposer Michele Josia, dan lagu A Poem to the Mother of the Gods karya komposer kontemporer Jepang, Takatomi Nobunaga.
Menanggapi kemenangan ini, konduktor Avip Priatna menyampaikan, "Membawakan repertoar musik kontemporer abad ke-20 dan 21 merupakan tantangan yang sangat besar. Saya sangat bangga melihat kerja keras anak-anak ini. Mereka tidak hanya berhasil mengatasi tingkat kesulitan musik yang tinggi, tetapi juga mampu menyampaikannya dengan sangat baik di panggung internasional."
Turut hadir menyaksikan kompetisi pada babak Grand Prize secara langsung, Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Hungaria, Ibu Penny Dewi Herasati. Beliau menyampaikan kesan dan rasa bangganya terhadap penampilan anak-anak TRCC.
"Saat menyaksikan penampilan TRCC yang tampil pertama, dalam bayangan saya sebuah paduan suara akan menghasilkan suara yang besar, bulat, dan penuh. Namun, ketika TRCC mulai bernyanyi, yang terdengar justru suara anak-anak yang ringan dan jernih, dengan talenta serta keahlian tinggi," ungkap Ibu Penny.
Beliau menambahkan, "Setelah menyaksikan kelompok lainnya yang memiliki karakter suara besar dan kuat, saya baru menyadari bahwa teknik yang ditampilkan anak-anak TRCC jauh lebih menantang. Mereka tidak sekadar menyanyikan lagu, tetapi juga menampilkan penguasaan teknik vokal, dinamika, artikulasi, serta musikalitas yang membutuhkan disiplin tinggi. Bangga sekali dan haru mendengar nama TRCC dipanggil sebagai pemenang. Selamat kepada TRCC, teruslah berkarya dan berprestasi mengharumkan nama Indonesia di kancah global."
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan secara resmi memberlakukan kegiatan Pembelajara
kota
Stadion Sangnaualuh Telan Rp29,4 Miliar, DPRD Pertanyakan Efektivitas Anggaran
News
BAKOPAM Sumut Gelar Jumat Berkah, Salurkan Sembako untuk Warga Medan Area
News
Coe Sumut24 Group Anto Genk Ucapkan Selamat atas Pelantikan Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wamenhan RI
News
CEO Media Sumut24 Group Rianto, SH, MH, Sampaikan Selamat atas Pelantikan Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB RI
News
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16&ndash21 Oktober 2026
News
Kabut Asap Masuk Sumut,Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
kota
sumut24.co ASAHAN, Aktivitas pertambangan Galian C yang beroperasi di wilayah Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, kembali menjadi soro
News
Dua Spesialis Curanmor di Jalan Gurila Diberi Tindakan Tegas Terukur
kota