Rabu, 11 Februari 2026

Eksistensi Musik Slowrock di Era Modern, Politeknik MBP Medan Sukses Gelar Slow Rock Musik Fest 2026

Administrator - Senin, 09 Februari 2026 21:36 WIB
Eksistensi Musik Slowrock di Era Modern, Politeknik MBP Medan Sukses Gelar Slow Rock Musik Fest 2026
Kepala Program Studi Administrasi Bisnis Evo M.T. Damanik, S.E., M.M mengabadikan foto bersama seluruh peserta lomba Slow Rock Musik Fest 2026. (Foto.ist)
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Kawasan Padang Bulan, Medan, mendadak riuh dengan harmoni musik rock yang emosional. Ratusan pasang mata menjadi saksi kesuksesan gelaran Slow Rock Musik Fest 2026 yang dihelat di kampus Politeknik Mandiri Bina Prestasi (MBP) Medan pada Sabtu, 7 Februari 2026 tepatnya di Jl. Letjend Djamin Ginting No. 285-287.


Acara yang diinisiasi oleh Jurusan Administrasi Bisnis ini bukan sekadar panggung musik biasa. Festival ini merupakan manifestasi dari semangat kreativitas mahasiswa dalam menghidupkan kembali genre slow rock di tengah gempuran tren musik modern, sekaligus menjadi wadah bagi talenta-talenta muda untuk unjuk gigi.




Dukungan Penuh Civitas Akademika

Kemegahan acara ini tak lepas dari dukungan penuh jajaran pimpinan institusi. Kehadiran tokoh-tokoh kunci seperti Christianto Y.V. Tarigan, S.E., M.H., C.C.D selaku Ketua Yayasan Mandiri Bina Prestasi, memberikan suntikan semangat bagi seluruh panitia dan peserta.


Secara teknis dan manajerial, acara ini dikawal langsung oleh Kepala Program Studi Administrasi Bisnis Evo M.T. Damanik, S.E., M.M. Beliau didampingi oleh jajaran dosen berkompeten, di antaranya Bapak dr. Immanuel Edy S. Sebayang dan Ibu Dra. Sinta Diana, M.Hum, serta melibatkan seluruh mahasiswa Administrasi Bisnis dari Semester 1, 3, hingga Semester 5.



Kepala Program Studi Administrasi Bisnis Evo M.T. Damanik, S.E., M.M saat menyerahkan hadiah juara 1 Slow Rock Musik Fest 2026 (7/2). (Foto.ist)


"Tujuan utama kami adalah menyalurkan minat dan bakat mahasiswa serta pelajar di bidang seni musik. Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa Administrasi Bisnis tidak hanya cakap dalam urusan manajerial, tapi juga mampu mengelola event besar dan memiliki apresiasi seni yang tinggi," ungkap Evo M.T. Damanik dalam sambutannya.


Kemeriahan Panggung : Kolaborasi Musisi dan Mahasiswa

Atmosfer kampus semakin memanas saat deretan penampil mulai menguasai panggung. Aim The End Band dan SGS7 Band tampil memukau dengan aransemen yang apik, disusul oleh penampilan solo dari Ramos Ambarita yang berhasil menyihir penonton dengan suara khasnya.


Para peserta Slow Rock Musik Fest 2026, yang terdiri dari berbagai kelompok band yang mana ikut sebagai peserta kompetisi untuk kelompok pelajar dan mahasiswa. Seluruh peserta menunjukkan persaingan sehat dan sportivitas tinggi. Setiap penampilan dinilai tidak hanya dari kualitas vokal, tetapi juga harmonisasi instrumen dan aksi panggung.

Penyelenggaraan festival ini membawa dampak ganda. Bagi internal kampus, kegiatan ini menjadi instrumen promosi yang efektif untuk meningkatkan citra Politeknik MBP Medan sebagai kampus yang mendukung pengembangan soft skills dan potensi mahasiswa secara holistik.


Bagi masyarakat sekitar, acara ini menjadi oase hiburan yang menyegarkan di akhir pekan. Hubungan antara pihak kampus dengan masyarakat Padang Bulan pun terjalin semakin erat melalui interaksi sosial yang tercipta sepanjang acara berlangsung.


Kesuksesan hari ini bukanlah akhir. Panitia penyelenggara telah menjadwalkan agenda evaluasi menyeluruh untuk membedah jalannya acara, mulai dari tahap persiapan, pendaftaran, hingga eksekusi panggung.


Evaluasi ini akan menjadi tolok ukur dalam merencanakan program kegiatan seni dan musik berikutnya yang lebih ambisius. Politeknik Mandiri Bina Prestasi Medan berkomitmen untuk terus menjadikan agenda seni sebagai bagian tak terpisahkan dari pengembangan karakter mahasiswa di masa depan. (Rel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tim Kampus Tanggap Bencana Universitas Aufa Royhan Salurkan Air Bersih dan Logistik ke Dua Wilayah Terdampak di Tapsel
Akademisi Diminta Tak Jadi Penonton: Syahrir Nasution Tegaskan Peran Keberanian dan Integritas dalam Dunia Kampus
Gebyar Milad KKD ke-9 MAS Proyek Univa Medan Resmi Dibuka, 750 Peserta Meriahkan Ajang Dakwah Pelajar
DUNIA KAMPUS HARUS JADI BENTENG NALAR, BUKAN PANGGUNG SANDIWARA POLITIK
Festival Kebangsaan GEMA KAMPUS Di USU Meriah Dan Penuh Makna
“PELACURAN PENDIDIKAN TINGGI” MENGANCAM MASA DEPAN BANGSA
komentar
beritaTerbaru