Penanganan Laporan Terhadap RS.Royal Prima Lamban"
Penanganan Laporan Terhadap RS.Royal Prima Lamban"
kota
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Shokaido se-Sumatera Utara ke-V Tahun 2026 resmi digelar di Lapangan NATO Futsal, Jalan Sudirman, Palopat Maria, Kota Padangsidimpuan, Sabtu (28/3/2026). Ajang bergengsi bagi para karateka tersebut menjadi momentum penting untuk mencari atlet terbaik yang akan mewakili Sumatera Utara pada tingkat nasional.
Pembukaan kejuaraan berlangsung meriah dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Srifitrah Munawaroh Nasution, yang turut mendampingi Ketua Umum Shokaido Sumatera Utara, Darma Putra Rangkuti.
Kejurda yang berlangsung selama dua hari, mulai 28 hingga 29 Maret 2026 ini memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum Shokaido Sumatera Utara. Selain itu, kompetisi ini juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet terbaik yang akan berlaga pada Kejuaraan Nasional Shokaido ke-III di Bandar Lampung pada 9–12 April 2026.
Sebanyak sembilan Pengurus Cabang (Pengcab) Shokaido dari berbagai daerah di Sumatera Utara turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, termasuk Pengcab dari Kota Padangsidimpuan sebagai tuan rumah.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Srifitrah Munawaroh Nasution, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kejurda Karate Shokaido yang dipusatkan di kota tersebut. Ia juga menyambut hangat kedatangan Ketua Umum Shokaido Sumatera Utara beserta seluruh panitia dan peserta.
Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini memiliki peran penting dalam membina generasi muda serta melahirkan atlet berprestasi.
"Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti Kejurda ini. Mudah-mudahan dari kompetisi ini lahir atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara, khususnya Kota Padangsidimpuan, di tingkat nasional," ujar Srifitrah.
Sementara itu, Ketua Umum Shokaido Sumatera Utara, Darma Putra Rangkuti, menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya sekadar mencari juara di tingkat daerah. Lebih dari itu, Kejurda menjadi sarana seleksi atlet terbaik yang akan mewakili provinsi pada kejuaraan nasional mendatang.
Ia juga menekankan bahwa karate bukan sekadar olahraga, tetapi juga membentuk karakter dan mental seorang atlet.
"Melalui ajang ini kita ingin menempa fisik, mental, dan jiwa ksatria para atlet karate, khususnya dari perguruan Shokaido," ungkap Darma.
Pembukaan Kejurda Karate Shokaido Sumut ke-V ini juga dihadiri oleh para pengurus Shokaido Sumatera Utara, pelatih, ofisial, serta ratusan atlet yang berasal dari sembilan Pengcab di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Atmosfer kompetisi sudah terasa sejak hari pertama, di mana para karateka menunjukkan semangat sportivitas tinggi serta kemampuan terbaik mereka di atas arena.
Melalui kejuaraan ini diharapkan muncul bibit-bibit atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional, sekaligus memperkuat posisi Sumatera Utara sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan atlet karate berprestasi.zal
Penanganan Laporan Terhadap RS.Royal Prima Lamban"
kota
sumut24.co MEDAN , Kepengurusan Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Medan untuk masa bakti 20262028 resmi dilantik dalam acara khidmat ya
kota
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
kota
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
sumut24.co JAKARTA, Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendorong peningkatan akses pendidikan masyarakat mendapat sorotan posi
News
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum