Senin, 06 April 2026

PBM Secara Tatap Muka Di Kabupaten Toba Dimulai 18 Agustus

Administrator - Senin, 17 Agustus 2020 04:43 WIB
PBM Secara Tatap Muka Di Kabupaten Toba Dimulai 18 Agustus

 

Baca Juga:

Balige | SUMUT24.co Proses belajar mengajar (PBM) secara tatap muka di Kabupaten Toba akan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 18 Agustus 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Drs Parlinggoman Panjaitan menyampaikan sesuai dengan rapat bersama empat menteri yakni kementerian pendidikan dan kebudayaan, kementerian agama, kementerian kesehatan dan kementerian dalam negeri yang dilakukan melalui zoom, mengijinkan dan memperbolehkan kepada daerah yang berada di zona hijau dan kuning untuk memulai tatap muka di sekolah dengan protokoler yang sangat ketat.

“Nah ini yang perlu kita kerjakan dimana sebelumnya sekolah-sekolah sudah kita benahi agar memenuhi protokoler kesehatan, kemarin juga kita sudah rapat dengan para kepala sekolah SMP dan komite se Kabupaten Toba dan ada Kadis Perhubungan, BPBD dan Kesehatan dimana kesepakatan untuk membuka kembali sekolah dengan tatap muka pada 18 Agustus”, terangnya usai mengikuti sidang paripurna menyambut HUT RI ke -75, di gedung DPRD Toba, Jumat (14/8).

Ditekankan, pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan menjadi hal yang paling utama selama pelaksanaan PBM tatap muka yang diawali khusus untuk siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalaui persetujuan orang tua.

“Dinas pendidikan tidak memaksa siswa masuk tatap muka kalau orang tua tidak setuju. Bagi siswa yang tidak mengikuti tatap muka, tetap anaknya mengikuti proses daring dan luring. Sistem pembelajaran yang kita buat nanti di sekolah, itu 50 persen. Jadi kelas 7,8,9 itu sekaligus masuk 50 persen pada hari Senin, Rabu dan Jumat. 50 persen lagi masuk pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Selama di sekolah mereka tidak ada istirahat, masuk jam 08.00 win dan pulang pukul 11.30 wib. Dan kegiatan diluar ruangan kelas seperti apel, olahraga itu ditiadakan termasuk kantin juga tidak dibuka di lokasi sekolah”, imbuhnya menjelaskan setiap mata pelajaran disesuaikan dengan kurikulum Covid-19.

Senada disampaikan Tito Siahaan selaku Kepala Dinas Perhubungan Toba. Pengawasan transportasi umum akan ditingkatkan dan jika ditemukan pelanggaran sesuai isi surat edaran yang disampaikan akan dikenakan tindakan.

“Kita sudah buat surat edaran supaya tetap mengikuti protokol kesehatan. Kendaraannya nanti, pagi disemprot kemudian supir dan penumpang tetap pakai masker, kapasitas angkutan maksimal 75 persen dan kita akan mengawasi nanti di lapangan. Jika ditemukan melebihi aturan akan diturunkan. Kita akan check nanti di tempat keberangkatan dan pemberhentian. Surat edaran sudah diberikan kepada para pemilik angkutan untuk disebarluaskan kepada para supir”, tegasnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Toba dr Juliwan Hutapea di lokasi yang sama, menyebutkan, kesiapan pemerintah kabupaten dalam penerapan protokol kesehatan telah disimulasikan sebelum PBM tatap muka dibuka.

“Kemarin kita sudah adakan rapat, protokol kesehatan itu sudah ada simulasinya kita buat. Arahan kita, agar anak-anak itu dijaga sejak berangkat sekolah, jangan berkerumun dan tetap jaga jarak”, pungkasnya. (des)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Kota Medan Berlanjut, Rico Waas Hadiri Paripurna Jawaban Fraksi DPRD Medan
Beri Hunian Yang Lebih Layak, Wakil Wali Kota Medan Sarankan Apersi Bangun Rumah Susun Bagi Warga Pinggiran Sungai
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
Berbagi Berkah di Awal Syawal, PLN UIP SBU Dan YBM PLN Perkuat Sinergi Dan Kepedulian Sosial
Bupati Labuhanbatu Mutasikan Dokter Gigi Dari Puskesmas Negeri Lama, Warga Kecewa
komentar
beritaTerbaru