Tebingtinggi|Sumut24
Sebanyak 417 Santri dan tenaga didik pondok pesantren (ponpes) Al Hasyimiah kotaTebingtinggi mengikuti rapid tes yang digelar Pemerintah Kota setempat berkerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) dan komunitas Anak Tebingtinggi Bersatu (Anteb) yang merantau diluar Tebingtinggi,Selasa (14)7) di halaman Ponpes Al Hasyimiah
Diacara itu juga Fakultas Kedokteran USU Medan dan Komunitas ANTEB perantuan Tebingtinggi menyumbangkan 1000 alat rapid tes dan 100 thermogun kepada pemerintah kota Tebingtinggi yang diterima Wali Kota Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan didampingi juru bicara Gusti Covid-19 dr.Nanang Fitra Aulia dan Kadis Kominfo Dedi P.Siagian
Diacara rapid tes dan penyerahan bantuan kepada pemerintah kota itu,Walikota menyampaikan,bahwa rapid tes diadakan kepada para santri dan tenaga didik ponpes Al Hasyimiah berkat kerjasama antara pemerintah kota Tebingtinggi dengan USU dan Anteb
Baca Juga:
Selain rapid tes dilakukan terhadap ponpes Al Hasyimiah,kata Walikota,nantinya rapid tes juga dilakukan kepada para guru dan pedagang di kota Tebingtinggi diantaranya pedagang pasar Sakti,pasar kain dan pasar Gurami.
“Rapid tes ni kita lakukan untuk mendeteksi penyebaran covid-19 di kota Tebingtinggi sesuai yang diamanatkan presiden bahwa kita harus banyak melakukan pengetesan untuk mengetahui tingkat penyebaran covid-19” kata Wali Kota,Umar Zunaidi
Sementara itu,Ketua Komunitas ANTEB,dr.Masdulhak Siregar mengatakan,bahwa uji rapid tes diadakan mengingat kota Tebingtinggi merupakan tempat kelahiran para Anteb yang saat ini berada diluar kota Tebingtinggi “Jadi ada perhatian dan kepedulian kami (ANTEB) terhadap Tebingtinggi yang merupakan sebagai kota tempat kelahiran kami” kata Masdulhak
Dari pemeriksaan rapid tersebut dan hasilnya menunjukkan non reaktif.(TAV)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News