Sabtu, 04 April 2026

Masyarakat Diingatkan New Normal Bukan Kembali Kehidupan Normal Sebelum Pandemi Covid-19

Administrator - Jumat, 03 Juli 2020 07:38 WIB
Masyarakat Diingatkan New Normal Bukan Kembali  Kehidupan Normal Sebelum Pandemi Covid-19

 

Baca Juga:

 

MEDAN  I Sumut24.co

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) kembali mengingatkan masyarakat bahwa new normal atau kenormalan baru bukan berarti kembali ke kehidupan normal pada saat sebelum pandemi Covid-19.

 

Masyarakat diminta untuk selektif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas di luar rumah dan beberapa tempat yang terindikasi memiliki peluang yang sangat besar terjadinya penularan covid-19. Di antaranya di pasar atau pusat perbelanjaan, di kantor, di kendaraan umum dan di rumah makan.

 

“Ini harus menjadi perhatian khusus untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat berada di tempat-tempat tersebut. Penting bagi kita yang harus beraktivitas di luar rumah untuk menjaga imunitas dan kesehatan diri agar jangan sampai tertular dan sakit,” ucap Relawan Tim Komunikasi GTPP Covid-19 Sumut Putri Mentari Sitanggang pada live streaming youtube Humas Sumut, Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (2/7).

 

Penerapan kenormalan baru yang dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan merupakan upaya masyarakat dalam membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penularan wabah tersebut. “Karena apabila kita tertular maka akan berisiko juga bagi keluarga yang berada di rumah. Risiko bagi keluarga kita akan menjadi semakin besar manakala kita yang aktif berada di luar rumah membawa penyakit ini ke dalam rumah,” katanya.

 

GTPP Covid-19 Sumut juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan pada yang lain akan komitmen melaksanakan protokol kesehatan. “Kita ketahui bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Ketentuan-ketentuan pencegahan ini kami informasikan dalam bentuk protokol kesehatan,” katanya.

 

Dimana dari informasi yang diperoleh dari ahli dan pakar kesehatan dunia telah memastikan bahwa kemungkinan paling cepat vaksin dapat ditemukan pada tahun 2021. Artinya masyarakat harus menjalani kehidupan secara kenormalan baru hingga tahun depan atau bahkan bisa lebih lama lagi.

 

Dari data yang terhimpun satu minggu terakhir terlihat tren yang cukup baik terkait angka kesembuhan Covid-19 di Provinsi Sumut. Hingga 2 Juli 2020, GTPP Covid-19 Sumut mengkonfirmasi data orang yang terpapar Covid-19 di antaranya orang dalam pemantauan 1.542 orang, pasien dalam pengawasan 219 orang, positif 1.690 orang (bertambah 89 orang), sembuh 424 orang (bertambah 7 orang) dan meninggal 100 orang (bertambah 2 orang). (W03)

 

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
Dorong Pelayanan Publik Lebih Baik, Sekda Madina Afrizal Nasution Minta ASN Tingkatkan Disiplin
59 Pejabat Dilantik Sekaligus! Bupati Madina Saipullah Nasution Kirim Pesan Tegas ke ASN
Kelistrikan Dibahas Serius, PLN dan Pemkab Madina Sepakat Sinkronkan Data Lampu Jalan
komentar
beritaTerbaru