Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
kota
Oleh : Hasan Basri Siregar (Hari’S)
Baca Juga:
- Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
- Kajatisu Harli Patut Diapresiasi Sikap Ksatria Dengan Permintaan Maaf, Riza Usty Siregar: Ini Baru Pemimpin
- Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
“Virus” apapun jenis virusnya sangatlah menakutkan manusia penghuni planet bumi. Betapa tidak, akibat dari serangan virus banyak manusia mati mendadak, baik yang meninggal dijalan, di pembaringan bahkan di rumah sakit karena sudah tak tertolong lagi.
Ketakutan ras manusia akan kematian akibat serangan Virus, kini menghantui siapapun bila berhadapan dengan Virus. Apalagi virus yang lagi trend yakni Covid-19.
Virus kalau kita pahamkan sebagai penyakit, hal itu sama saja. Akibat virus Pasian akan menderita sakit dan dari penyakit tersebut menyebabkan kematian bagi seseorang. Sehingga upaya manusia untuk terhindar atau ketika terpapar penganannya dilakukan penuh dengan maksimal.
Sebagai contoh pemerintah Indonesia melalui petingginya mulai dari presiden sampai kepala desa secara Arif memberikan bantuan sembako dan penanganan kesehatan melalui rumah sakit dengan gratis. Tujuannya jelas agar semua masyarakatnya sehat tidak terpapar dan terhindar dari penyakit Virus.
Terkait hal tersebut adakah pemerintah menyadari selain virus adalagi penyakit yang lebih Dahsyat dan lebih mengerikan bagi ummat manusia? Salah satunya yakni penyakit Hati, diantaranya sebagai mana di nukilkan di kitab suci Alquran yaitu penyakit Sombong.
Umumnya umat Islam akan mengenal sosok Fir’aun. Sampai- sampai Allah SWT mengutus nabi Musa as untuk menyadarkan Fir’aun agar tersadar dari kesombongannya. namun sangatlah disayangkan, dalam kisah Fir’aun diakhiri dengan kematiannya dengan penyakit Sombong dengan cara ditenggelamkan di laut akibat terus mengejar nabi Musa oleh Allah SWT.
Uraian tersebut sebagai bukti bahwa apapun jenis virus, akan jauh lagi mengerikan lagi dengan penyakit- penyakit yang bersemayam di hati. Hal itu dapat ditandai, Allah SWT yang Maha Rahman menurunkan nabinya untuk membenahi penyakit hati namun tidak pernah menurunkan nabinya hanya karena penyakit terdampak virus.
Sungguh perhatian pemerintah yang cukup besar sangatlah berbanding terbalik dengan penanganan penyakit Hati. Padahal apabila penyakit-penyakit hati ditangani seperti penanganan virus Corona sampai menggelontorkan anggaran APBD ratusan triliun, akan jauh lebih baik untuk membangun manusia bermoral. kedepannya tentu akan lahir manusia- manusia religius.
Sekedar untuk diketahui, adapun penyakit-penyakit hati yang pernah kita dengar atau yang di ajarkan para Guru diantaranya, Gemar banyak makan, Gemar banyak bicara, Pemarah, Dengki, Kikir, Cinta harta, Takabur, Heran, Sombong, Ria.
Sekarang kembali ke diri kita masing-masing, apakah kita akan menjadi seperti riwayat kematian kisah abadi Fir’aun dengan penyakit kesombongan di akhir hayatnya. Atau kita mati terkena dampak Virus Covid 19 di akhir kematian. Semoga ini menjadi iktibar bagian dari “keseimbangan” antara penyakit terdampak virus Corona dengan penyakit yang terdampak dari penyakit Hati.(***)
*Wartawan Harian SUMUT24
Preseden Kasus Amsal Sitepu dan Putusan MK Perkuat Uji Keadilan Perkara dr. Aris Yudhariansyah
kota
Medan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan Komisi III DPR RI da
Hukum
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
kota
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
kota
Dorong Pelayanan Publik Lebih Baik, Sekda Madina Afrizal Nasution Minta ASN Tingkatkan Disiplin
kota
59 Pejabat Dilantik Sekaligus! Bupati Madina Saipullah Nasution Kirim Pesan Tegas ke ASN
kota
Kelistrikan Dibahas Serius, PLN dan Pemkab Madina Sepakat Sinkronkan Data Lampu Jalan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya perencanaan matang, humanis, serta pertimbangan estetika da
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mulai memasuki tahapan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)
News