Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Baca Juga:
- Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
- Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
- Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
MEDAN I SUMUT24
Mahasiswa yang berasal dari luar Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menjadi perhatian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut. Pasalnya, banyak di antara mereka yang tidak bisa pulang ke kampung halamannya karena dibatasinya akses ke berbagai daerah terkait penerapan pembatasan sosial (social distancing).
GTTP Covid-19 Sumut menyalurkan bantuan 1.039 paket sembako kepada mahasiswa dari luar Provinsi Sumut, Kamis (14/5), dan sehari sebelumnya, Rabu (13/5) juga telah disalurkan 853 paket sembako.
Bantuan tersebut diserahkan kepada enam organisasi mahasiswa yaitu GMKI Sumut, KAMMI Sumut, PMKRI Sumut, IMM Sumut, HIMMAH Sumut, PMII Sumut dan BEM Kota Medan untuk disalurkan kepada mahasiswa yang berhak mendapatkannya. Juga diberikan kepada BEM UNIMED, BEM UINSU, BEM Alhikmah, GMNI Sumut dan IPNU Sumut.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Baharuddin Siagian yang juga merupakan Koordinator Bidang Logistik GTTP Covid-19 Sumut mengatakan, di hari ketiga akan di salurkan 1.608 paket sembako untuk mahasiswa dari luar Sumut. Di hari ketiga bantuan ini akan di terima oleh BEM POLMED, Tri Guna Dharma, Penusa, Politeknik Media Kreatif, UPU, Budhi Dharma dan UNUSU.
“Kita buat dalam tiga hari. Rabu, Kamis dan Senin. Saat ini yang sudah kita bagikan ada 1.892 paket, sisanya Senin (18/5) ada 1.608 paket yang akan diberikan kepada tujuh BEM di Kota Medan untuk disalurkan kepada mahasiswa yang berhak menerimanya. Jadi, totalnya kita menyalurkan 3.500 paket di tahap ini,†terang Bahar Siagian, Jumat (15/5).
UNIMED menjadi kampus yang paling banyak menerima bantuan paket sembako dari GTTP Covid-19 Sumut yaitu 493 paket, selanjutnya UINSU menerima 453 paket. Kemudian 232 paket diserahkan kepada USU, 238 Budi Dharma, 330 UMN dan 342 paket untuk mahasiswa di luar BEM dan organisasi yang tercatat. Sisanya rata-rata organisasi dan BEM mendapat 50-100 paket.
Ketua PMII Sumut Azlansyah Hasibuan mengucapkan terima kasih kepada GTTP Covid-19 Sumut karena memperhatikan nasib mahasiswa asal luar Sumut. Dia berharap GTTP Covid-19 Sumut tetap memperhatikan mereka karena sebagian besar dari mereka masih tinggal di kost.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada gugus tugas karena masih peduli dengan teman-teman kita yang tidak bisa pulang ke kampung halamannya. Kami tentu berharap agar bantuan ini tetap ada selama Covid-19 masih mewabah,†pungkas Azlansyah.(W03)
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
kota
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
kota
Dorong Pelayanan Publik Lebih Baik, Sekda Madina Afrizal Nasution Minta ASN Tingkatkan Disiplin
kota
59 Pejabat Dilantik Sekaligus! Bupati Madina Saipullah Nasution Kirim Pesan Tegas ke ASN
kota
Kelistrikan Dibahas Serius, PLN dan Pemkab Madina Sepakat Sinkronkan Data Lampu Jalan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya perencanaan matang, humanis, serta pertimbangan estetika da
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mulai memasuki tahapan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memaparkan capaian dan strategi penurunan tingkat pengangguran terbuka (T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarak
News