Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Baca Juga:
- Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
- Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
- Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
PAKPAK BHARAT I SUMUT24
Bupati Pakpak Bharat,Dr.H. Asren Nasution, MA, memerintahkan seluruh jajaran Pemkab Pakpak Bharat hingga pemerintahan desa agar langsung turun menyebar ke seluruh pelosok desa untuk mendapatkan data warga miskin semaksimal mungkin sehingga tidak ada warga Pakpak Bharat yang mengalami kelaparan ditengah pandemi Covid-19.
Pj Bupati Asren Nasution, turun langsung bersama TNIi/Polri dalam pemberian tanda pelabelan kerumah-rumah penerima bantuan sosial (Bansos) yang diberikan pemerintah akibat pandemi Covid-19.
Dengan adanya wabah Covid-19 saat ini, dimana ada model bantuan baru, maka semuanya harus jelas dan transparan.
Adapun tanda yang dipasang disesuaikan dengan jenis bantuan yang diterima pemilik rumah yang diberi tanda, seperti bantuan dari pemerintah pusat, pemprovsu, Pemkab Pakpak Bharat dan bantuan dari desa.
Nantinya, semua warga yang menerima bantuan pemerintah, apapun jenisnya, rumahnya akan diberi tulisan tersebut sehingga tidak ada lagi tumpang tindih pemberian bantuan antara PKH, BLT, BTNP, dan bantuan lainnya sehingga bantuan Sosial (Bansos) yang disalurkan benar-benar dialokasikan serta menyentuh masyarakat miskin yang terkena dampak Covid-19 ini.
Menurut Pj Bupati Pakpak Bharat, Asren Nasution, pemberian tanda cat di rumah penerima bansos akan efektif untuk menjamin bantuan pemerintah dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan menghindari penerima bantuan yang tidak tepat sasaran serta menghindar bantuan ang tumpang tindih.
Dalam kesempatan ini juga,Pj Bupati juga menekankan kepada jajaran Pemerintah kecamatan dan desa untuk melakukan monev dengan kondisi nyata di lapangan,jika memang ditemukan penerima sdh meningkat status ekonominya tidak lagi tergolong miskin agr dilakukan revisi perbaikan data real.
“Semua warga akan kita sisir, yang miskin lumpuh cacat, tinggal di lereng gunung, jauh di pedalaman maupun warga yang menetap tinggal di wilayah Pakpak Bharat akan kita monitor Camat Kades didampingi jajaran TNI/POLRI akan menyisir masyarakat miskin,” jelas Asren.
“Kita juga menghimbau bagi masyarakat yang memiliki kemampuan lebih, kami himbau juga untuk melakukan amal sholeh kemanusiaan,paling tidak memberi perhatian kepada sanak keluarganya masing-masing yang kurang mampu karena saat ini adalah masa untuk saling berbagi,” ujarnya. (rbm)
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
kota
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
kota
Dorong Pelayanan Publik Lebih Baik, Sekda Madina Afrizal Nasution Minta ASN Tingkatkan Disiplin
kota
59 Pejabat Dilantik Sekaligus! Bupati Madina Saipullah Nasution Kirim Pesan Tegas ke ASN
kota
Kelistrikan Dibahas Serius, PLN dan Pemkab Madina Sepakat Sinkronkan Data Lampu Jalan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya perencanaan matang, humanis, serta pertimbangan estetika da
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mulai memasuki tahapan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memaparkan capaian dan strategi penurunan tingkat pengangguran terbuka (T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarak
News