Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Baca Juga:
- Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
- Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
- Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
MEDAN I SUMUT24
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan 2020, Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melaksanakan kegiatan penyegaran dan asesmen calon dosen dan guru pamong PPG.
Prajabatan bidang studi PPG dilaksakan 11-15 Mei 2020 via video conference (vicon) dan MLS,dibuka oleh Dirjen GTK Kemdikbud Dr Iwan Syahril PhD, Senin (11/5).
Peserta yang ikut 21 narasumber nasional, 52 dosen/instruktur dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, dan 491 calon guru pamong, serta 671 calon dosen PPG dari seluruh Indonesia.
Peserta dari Unimed 41 calon dosen dan 41 calon guru pamong. Seluruh peserta ini merupakan hasil seleksi yang dilakukan Dirjen GTK, yang pendaftarannya secara online dimulai 6 April 2020 dan ada 9.698 pendaftar dari seluruh Indonesia, setelah diseleksi maka ditetapkan 671 calon dosen dan 491 calon guru pamong yang memenuhi persyaratan. Pesereta PPG prajabatan PGSD tahun ini akan diikuti 1.125 peserta, dilaksanakan di beberapa perguruan tinggi di Indonesia.
Setelah kegiatan dibuka oleh Direktur GTK Dr Iwan Syahril, acara dilanjutkan paparan pengantar kegiatan oleh Prof Dr Syawal Gultom MPd, (Ketua Senat Unimed / Tokoh Pendidikan Sumut) dan oleh Prof Dr Muchlas Samani Setelah itu dilanjutkan penjelasan teknis aplikasi dan simulasi menggunakan LMS oleh tim GTK Kemdikbud.
Dirjen GTK Dr Iwan Syahril mengatakan kegiatan ini merupakan langkah baru untuk menjemput mimpi cita-cita kita dalam mengembangkan SDM untuk kemajuan Indonesia. Berbicara tentang SDM kita harus berbicara tentang pendidikan, dan pendidikan itu sebuah kunci pengembangan SDM nasional.
Sesuai arahan Presiden dan mas Mendikbud, kita harus serius tingkatkan kualitas guru di Indonesia. Negara yang maju itu harus fokus terhadap kualitas guru, itu nomor satu. Dampak dari guru yang kompeten, guru yang baik, itu sangat luar biasa terhadap kualitas belajarnya murid. Kita di kementerian, di setiap unit telah memasang target peningkatan kualitas belajar murid. Nah dalam hal ini, peran para calon dosen dan guru pamong PPG Prajabatan ini sangat penting dalam mencapai target itu. Seluruh peserta ini nantinya harus mampu menciptakan guru-guru yang hebat, yaitu seluruh peserta PPG prajabatan PGSD nanti.
Program PPG prajabatan yang akan dilaksanakan ini adalah untuk PGSD , calon-calon guru SD di Indonesia, SD itu merupakan pondasi dan awal terbentuknya siswa menjadi manusia terbaik, jadi jika berbasil pada tingkat SD akan berdampak positif pada tingkat selanjutnya.
“Kita berharap program ini akan melahirkan generasi baru guru SD yang akan membawa lompatan terbaik untuk menghasilkan SDM untuk Indonesia maju,” katanya.
Prof Syawal Gultom mengatakan, model PPG prajabatan kita ini mestinya harus integrated mulai dari S1, namun sesuai amanat undang-undang 14, apakah itu S1 Pendidikan dan non Pendidikan dapat mengikuti PPG Prajabatan. Sebenarnya PPG prajabatan ini dirancang secara blended, tapi karena kondisi kita, maka dirancang menjadi Daring.
Ada hal penting yang harus kita lakukan, yakni terkait revitalisasi LPTK, menata regulasi dan mengubah pendekatan dari PPG ini.
Yang paling penting di awal kegiatan ini adalah terkait kesadaran dari sikap dan persepsi positif dulu terhadap PPG ini, selanjutnya kita akan tuju sebuah produktivitas, ada habit yang produktif, bagaimana menggunakan pengetahuan yang bermakna, sehingga lahir kemampuan yang produktif tadi.
“PPG yang akan kita laksanakan nanti sungguh akan membawa nasib 25 juta anak SD di Indonesia, 86 % nya ada di SDN, bayangkan jika kita berhasil dalam program ini, maka 25 juta anak ini lah yang akan membawa negeri ini membawa kemajuan di masa yang akan datang,” katanya.
Dikatakannya Syawal, kompetensi yang penting harus kita tanamkan dalam diri siswa SD adalah pengetahuan yang faktual dan konseptual, sikap kejujuran, disiplin, perduli dengan teman, dan ramah, semuanya sebenarnya sudah ada dalam kurikulum kita. Skill yang kita harapkan adalah mulai dari keterampilan berpikir, yang terpenting adalah kita bisa menanamkan nalar, cara berpikir yang positif.
Modal penting itulah bagi suatu bangsa untuk maju yaitu mengubah cara berpikir generasinya. Kalau bisa kita ubah dengan baik cara berpikir 25 juta anak SD ini nantinya, saya pikir akan membawa perubahan yang luar biasa bagi kemajuan Indonesia di masa depan. Apa yang harus dimiliki oleh siswa, semuanya harus dimiliki guru, plus ditambah dengan kompetensi tambahan yang melebihi dari kompetensi siswa.
Tapi jangan sampai ada ada kompetensi yang dimiliki siswa ini tidak dimiliki guru, makanya kadang-kadang ada saatnya guru menjadi siswa dan siswa menjadi guru. Selanjutnya seluruh peserta PPG ini harus kita angkat pengetahuan dan skillnya, Dosen dan Guru pamong dalam PPG kita ini nantinya harus memiliki pengetahuan dan skill sesuai yang diharapkan dan lebih dari yang dimiliki peserta PPG, sehingga proses PPG ini nanti akan menghasilkan kompetensi dan skill guru SD sesuai harapan dan dapat menyahuti harapan pak Dirjen GTK tadi yakni peningkatan kualitas belajar siswa SD. (C04)
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
kota
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
kota
Dorong Pelayanan Publik Lebih Baik, Sekda Madina Afrizal Nasution Minta ASN Tingkatkan Disiplin
kota
59 Pejabat Dilantik Sekaligus! Bupati Madina Saipullah Nasution Kirim Pesan Tegas ke ASN
kota
Kelistrikan Dibahas Serius, PLN dan Pemkab Madina Sepakat Sinkronkan Data Lampu Jalan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya perencanaan matang, humanis, serta pertimbangan estetika da
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mulai memasuki tahapan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memaparkan capaian dan strategi penurunan tingkat pengangguran terbuka (T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarak
News