Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Ratusan Nasabah PT Pegadaian Sudah Ajukan Restrukturisasi Kredit Di Sumatera Utara
Baca Juga:
- Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
- Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
- Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
MEDAN I SUMUT24 Pihak PT Pegadaian (Persero) telah menerima sekitar 727 permohonan relaksasi kredit di Sumatera Utara. Para nasabah ini mengajukan relaksasi kredit tersebut karena terdampak ekonomi.
Demikian disampaikan Pemimpin PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Edwin Soeharto Inkiriwang saat berkunjung ke Warkop Jurnalis, Jalan Agus Salim, No 1 Medan, Kamis (30/4).
“Sudah sekitar 727 yang kami terima permohonan relaksasi kredit,” katanya.
Ia menjelaskan, sebagian besar nasabah mereka yang mengajukan relaksasi tersebut merupakan nasabah yang bergerak di bidang usaha transportasi dan juga usaha dagang seperti rumah makan. Namun dari total nasabah yang mengajukan permohonan tersebut tidak langsung diterima.
“Karena ada beberapa usaha yang menurut kita tidak terdampak covid, misalnya usaha Apotek dan pedagang sembako. Kita menilai mereka tidak terdampak dari covid-19,” ujarnya.
Edwin menjelaskan, skema relaksasi anggaran yang mereka tawarkan kepada para nasabah dilakukan terhadap beberapa skema. Salah satu diantaranya yakni penghapusan denda, memperpanjang masa kredit hingga perpanjangan masa angsuran yang dimulai dari sisa kredit mereka.
“Misalnya ada nasabah yang dulu meminjam Rp 10 juta, tapi ternyata sekarang tinggal RP 7 juta. Nah, kita tawarkan perpanjangan masa angsurannya dari nilai Rp 7 juta, misalnya diperpanjang selama 1 tahun atau dua tahun,” sebutnya.
Pihak pegadaian berharap, dengan berbagai skema relaksasi yang mereka berikan tersebut maka masyarakat khususnya nasabah mereka dapat terbantu.
“Terus terang bisnis PT Pegadaian terganggu karena nasabah kita pada umumnya merupakan kalangan menengah kebawah yang langsung. Karenanya kita juga sangat memahami bahwa perlu bagi kami untuk membantu mereka ditengah pandemik Covid-19 saat ini,” katanya. (Dame)
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
kota
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
kota
Dorong Pelayanan Publik Lebih Baik, Sekda Madina Afrizal Nasution Minta ASN Tingkatkan Disiplin
kota
59 Pejabat Dilantik Sekaligus! Bupati Madina Saipullah Nasution Kirim Pesan Tegas ke ASN
kota
Kelistrikan Dibahas Serius, PLN dan Pemkab Madina Sepakat Sinkronkan Data Lampu Jalan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya perencanaan matang, humanis, serta pertimbangan estetika da
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mulai memasuki tahapan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memaparkan capaian dan strategi penurunan tingkat pengangguran terbuka (T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarak
News