Ketum Bakopam Sumut Ucapkan Selamat HUT ke-436 Kota Medan, Dukung Terwujudnya Medan Tangguh dan Maju untuk Semua
Ketum Bakopam Sumut Ucapkan Selamat HUT ke436 Kota Medan, Dukung Terwujudnya Medan Tangguh dan Maju untuk Semua
kota
Dikabarkan, 13 Orang di Sumut Meninggal Karena Covid 19
Baca Juga:
 MEDAN I Sumut24.co Sudah 13 orang di Sumut meninggal karena corona. Mereka dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien positif Covid-19 yang dirawat di sejumlah rumah sakit di kabupaten kota di Sumut.
Berdasarkan rangkuman Media hingga, Senin (6/4) pukul 16.00, pasien pertama yang meninggal adalah dr. UM pada 17 Maret 2020.
Kemudian, AG meninggal dunia, 23 Maret 2020 dan MN diketahui sebagai salah seorang pejabat Pemko Medan meninggal 26 Maret 2020.
Lalu seorang pasien berusia sekitar 54 tahun dengan status PDP yang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deli Serdang, meninggal 27 Maret 2020.
Sedangkan, seorang PDP meninggal dunia di UGD Rumah Sakit Madani Medan, 30 Maret 2020.
Lalu seorang PDP yang merupakan honorer di BNNP Sumut berinisial MHC, 35 tahun, meninggal di Rumah Sakit Bunda Thamrin Medan, 31 Maret 2020.
HP, 66 tahun, warga Desa Bangun Panei, Kecamatan Dolok Masagal, Kabupaten Simalungun, yang berstatus PDP dan sempat dirawat di RSUD Perdagangan selama delapan hari, meninggal dunia 2 April 2020.
Sementara, disebutkan ada 5 PDP asal Medan, Padangsidimpuan dan Dairi meninggal dunia, 4 April 2020.
Hal ini dibenarkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah saat itu.
‘’Kelima PDP itu belum dipastikan apakah positif terpapar Covid-19 atau tidak, menunggu hasil sampel swab di laboratorium Jakarta,’’ ucapnya.
Yang terakhir, 5 Maret 2020, seorang warga Serdangbedagai (Sergai) yang berstatus PDP dinyatakan meninggal di RS Martha Friska Medan.
Akan Sinkronkan Data
Sementara, ketika ditanya wartawan berapa jumlah warga Sumut yang meninggal dunia dengan status PDP maupun positif Covid-19, dr Aris menjawab sebanyak 5 orang.
‘’Kita akan segera mensinkronkan data dari rumah sakit-rumah sakit di kabupaten kota,’’ ucap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara dr Aris Yudhariansyah, MM dalam live streaming, Senin (6/4).
Dr Aris menjelaskan hingga hari ini, Senin (6/4) pukul 17.00, di Sumut, pasien positif Covid-19 berjumlah 57 orang.
Rinciannya 20 orang dilakukan Rapit Test (tes cepat) dan 37 orang dilakukan dengan berbasis tes PCR (Polymerase Chain Reaction).
Sementara PDP sebanyak 127 orang dimana 1 orang telah dinyatakan sembuh dan meninggal 5 orang.
Untuk menghentikan virus Corona ini, dr Aris meminta masyarakat patuhi anjuran jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan mengenakan masker.
‘’Ini menjadi kekuatan kita untuk menghentikan penularan Covid-19. Tunda dulu perjalanan ke kampung, bertemu orang dan keluarga, berdiam dulu dirumah sementara waktu sampai penyebaran Covid-19 berhenti,’’ ajaknya. (red)
Ketum Bakopam Sumut Ucapkan Selamat HUT ke436 Kota Medan, Dukung Terwujudnya Medan Tangguh dan Maju untuk Semua
kota
Ketum Bakopam Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke80, Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat
kota
Polresta Deli Serdang berhasil amankan Pelaku Judi Togel
kota
Tim URC MIT Jatanras Polda Sumut Ringkus 7 Begal Sadis di Wilkum Polrestabes Medan dan Polres Belawan.
kota
Polres Dairi Ringkus 38 Tersangka dari 29 Kasus Narkoba Periode April Juni 2026
kota
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan PT Goodrich Asia Indonesia ke Terminal A dan Terminal B pad
Ekbis
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatat arus petikemas sebesar 59.918 TEUs pada Mei 2026, meningkat 10,5 pers
Ekbis
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan kerja PT Evergreen Shipping Agent Indonesia di Terminal A d
Ekbis
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan PT Goodrich Asia Indonesia ke Terminal A dan Terminal B pad
Ekbis
Belawan sumut24.co Keselarasan layanan antara operator terminal dan perusahaan pelayaran menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga k
Ekbis