Stay At Home, Bupati Deliserdang Lamban Tangani Covid 19
Baca Juga:
Deliserdang I Sumut24.co
Kabupaten Deli Serdang paling banyak menyusul medan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19) Hingga Kamis (26/3) pukul 17.00 WIB, jumlahnya mencapai 3.080 orang.
Hal itu disampaikan Juru Bicara GugusTugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, dr Aris Yudhariansyah Kamis (26/3) dalam konferensi pers-nya.
Menanggapi hal tersebut Hasan Basri Siregar yang juga wakil sekretaris forum Exponen Pemuda Deli Serdang (Forenda) mengatakan, Kita sebagai masyarakat Deli Serdang. Dengan cepatnya wabah virus Covid 19 merebak dapat dilihat dari beberapa titik potensial, satu Bandara Kuala namu Deli Serdang, dua pinggiran Pantai mulai Pelabuhan Belawan, Pantai Labu dan Pantai Cermin.
Sayangnya antisipasi Bupati Deli Serdang saat ini yang bisa kita ketahui baik dari media cetak maupun online hanya sebatas himbauan dan himbauan.
Hal itu dapat kita tandai dari berbagai stekholder mulai dari camat, Polresta DS Kodim DS melakukan himbauan di tiap Wilkumnya melakukan edukasi bahaya Virus Covid 19.
Namun alangkah lambannya Ashari Tambunan melakukan antisipasi pertahanan makanan. Soalnya bagaimana masyarakat mau berdiam dirumah kalau tak ada beras?. Hal itu harus dilakukan Ansahri untuk warganya terutama kalangan bawah agar mau berdiam dirumah, yakni, dengan pengumuman Pemkab Deli Serdang menjamin kebutuhan pokok pangan warga beberapa bulan kedepan misalnya.
Padahal kita ketahui juga Presiden Jokowi baru baru ini sudah memberikan sinyal mulai tingkat Gubernur, Bupati sampai tingakat paling bawah Desa, melakukan anggaran APBD untuk penanganan Virus Covid 19 yang sudah merebak ke seantero dunia.
Untuk itu kita sebagai masyarakat Deli Serdang mari kita support Ansari sebagai Bupati dua priode agar mau berbuat bukan lagi cakap cakap, kepada masyarakat yang dulu mendukungnya.
Bocoran anggaran Rp 46 Miliar yang bakal di gelontor kepada masyarakat Deli Serdang, sebaiknya bisa menyentuh kelapisan masyarakat sekedar untuk bisa bertahan untuk makan, sehingga sejalan atas himbauan pemerintah agar mau dan bisa stay at home, ungkapnya.(Haris)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News