DELISERDANG I SUMUT24.co
Baca Juga:
Wakil ketua Ikatan Keluarga  Tabagsel wilayah kecamatan beringin kabupaten Deli Serdang, Hasan Basri Siregar marah dan geram, marahnya itu ia cetus kan saat menanggapi merebaknya virus Corona Jum’at (20/3/2020). yang mana menurutnya, virus Corona sudah sampai ke Deli Serdang tanpa ada penjelasan dari pihak ikatan doker Indonesia Sumatra Utara terkait keberangkatan puluhan dokter ke Jerusalem.
Kita sangat kecewa dan geram, ujarnya, ditengah-tengah masyarakatnya sudah kalut dampak dari virus Corona yang sudah merebak kepenjuru dunia, pihak IDI Sumut malah adem ayem, patut di duga para dokter itu merasa senang semua kita terjangkit virus Corona,tandasnya.
Basri beralasan, pasien itu merupakan seorang dokter spesialis pada sejumlah rumah sakit di Kota Medan sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara,dan dua lagi dokter spesialis paru bertugas di RSUD Deli Serdang.
Ini sangat berbahaya, mengapa mereka dari puluhan dokter yang berangkat ke Jurusalem tidak di karantina semua begitu pulang ke Medan?.siapa siapa saja namanya, dan bertugas di rumah sakit mana saja para dokter itu, mengapa ini didiamkan dan dilakukan pembiaran.padahal sudah diketahui salah satu dari mereka yang berangkat meninggal positif kena Virus Corona.
Sebelumnya di beberapa media Direktur RSUD Deliserdang, dr Hanif Fahri SpKJ Kamis, (19/3/2020) mengakui,
“Ia benar, ada dua orang dokter spesialis kita yang enggak masuk saat ini karena wajib mengisolasi diri sementara ini. Sesuai dengan protokol,” ujarnya.
Dua dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deliserdang, Sumatera Utara terpaksa tidak dapat melaksanakan tugasnya, karena dalam status isolasi diri.
Kedua dokter spesialis itu, sebelumnya ikut melakukan perjalanan wisata ke luar negeri bersamaan UMT, dokter spesialis paru Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik, yang positif terkena virus Covid 19 dan kemudian meninggal.
Puluhan Dokter di Sumut Bisa Terinfeksi Corona, Satu Rombongan ke Yerusalem dengan Pasien Meninggal Namun, pihak rumah sakit menutup informasi perihal riwayat penyakit dokter tersebut.
Dokter yang meninggal positif virus Corona melancong ke Yerusalem tidak sendiri. Ia bersama puluhan dokter lainnya. Mereka pergi rombongan mulai 19 Febaruari hingga 1 Maret 2020 satu pasien positif virus Corona atau COVID-19 di Sumatera Utara dilaporkan meninggal dunia di RSUP Haji Adam Malik. (Hari’S).
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News