Antisipasi Virus Corona,
Baca Juga:
Tim Operasi Sayang Disdik Pantau Pelajar Diwarnet
Tebingtinggi|Sumut24.co
Untuk menghindari terjangkitnya virus corona (covid-19) terhadap para pelajar di kota Tebingtinggi,Pemerintah kota setempat melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Tebingtinggi  telah menonaktifkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah mulai tingkat Paud,TK,SD dan SMP se kota Tebingtinggi  selama 14 hari terhitung mulai 18 -31 Maret 2020,dan kembali masuk sekolah 1 April 2020
Meskipun dinonaktifkannya kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut,para pelajar  dihimbau untuk  dapat  melakukan kegiatan belajar dirumah dan tidak berkeliaran ditempat –tempat keramaian seperti mendatangi warung internet (warnet) maupun lainnya
Sehari pasca dinonaktifkannya  kegiatan belajar mengajar (KBM) disekolah selama dua pekan tersebut,Rabu (19/3) pagi pukul 08.00 WIB,tim Operasi Sayang Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi melakukan pamantauan dan pengawasan terhadap anak-anak pelajar yang mendatangi lokasi-lokasi keramaian seperti warung internet (wanet),tempat permainan bilyar ,taman kota dan lainnya
Kadis Pendidikan Kota Tebingtinggi melalui tim koordinator Operasi Sayang Disdik,Aswin Sembiring,S.Pd kepada Sumut24 mengatakan,bahwa tujuan pemantauan dan pengawasan tersebut adalah untuk mendeteksi keberadaan anak-anak pelajar  dilokasi tempat keramaian
“Jika  kita temukan anak-anak  berkumpul dilokasi keramaian seperti warnet,bilyar dan taman kota,maka anak –anak tersebut kita sarankan untuk pulang dan belajar dirumah.Hal ini kita lakukan sebagaimana Surat Edaran Walikota Tebingtinggi  menonaktifkan kegiatan belajar mengajar  disekolah agar para pelajar tidak terserang virus corona.Tadi ada 15 wanet di berbagai lokasi kita lakukan pemantauan †terang Aswin
Dijelaskannya,bahwa pihak Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi  juga menghimbau baik secara lisan maupun tertulis kepada pemilik warnet untuk sementara waktu tidak melakukan aktifitas keramaian terutama terhadap anak-anak pelajar demi menghindari dan pencegahan terhadap virus corona (covid19) yang sangat merebak
“Kita ajak pemilik warnet untuk bekerjasama agar anak-anak tidak berkumpul di warnet demi menghindari dan pencegahan virus corona.Begitu juga diharapkan kepada para orang tua untuk mencegah anak-anaknya mendatangi lokasi keramaian dan lebih baik membuka buku pelajaran dirumah selama  penonaktifan belajar disekolah†ajak Aswin sembari mengatakan bahwa tim operasi sayang disdik selama 14 hari terus melakukan pemantuan terhadap pelajar dilokasi keramain.(TAV)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News