Wali Kota Padangsidimpuan tinjau persiapan UNBK
Baca Juga:
Padangsidimpuan I SUMUT24
Untuk memastikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMK di wilayah Kota
Padangsidimpuan bisa berjalan dengan lancar, Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi
Nasution melakukan peninjauan secara langsung di SMKN 1 dan SMKN 2 yang
menyelenggarakan UNBK.
Wali Kota dalam tinjauannya menyampaikan, Senin, walaupun SMK sudah menjadi kewenangan
Pemerintah Provinsi namun selaku Wali Kota Padangsidimpuan pihaknya ingin memastikan
pelaksanaan UNBK di Kota Padangsidimpuan bisa berjalan dengan baik.
Dari hasil tinjauan, Wali Kota menyampaikan, “secara umum dari hasil tinjauan UNBK Kota
Padangsidimpuan untuk SMK yang berlangsung 16-19 Maret 2020 sudah berjalan dengan baik.”
Persiapan juga sudah dilaksanakan dengan baik perencanaan, pelaksanaan termasuk dalam
penugasan pengawas sudah dilaksanakan sesuai dengan standart yang ditentukan oleh pusat,
dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Wali Kota menyampaikan dalam pelaksanaan UNBK ini, Pemko hanya mengurusi hal-hal non
teknis terkait Pelaksanaan UNBK di SMA, SMK dan MAN Kota Padangsidimpuan.
Ia berharap semua bisa berjalan dengan lancar sampai akhir pelaksanaan, dan jika ada
yang bisa dibantu oleh Pemko siap untuk membantu.
“Pemkot Padangsidimpuan menghimbau kepada siswa-siswi peserta UNBK agar giat belajar,
untuk menghadapi UNBK beberapa hari kedepan, karena menurut Walikota, dengan giat
belajar tentunya secara mental juga akan siap.”
Walikota juga berharap agar kendala listrik, pihak sekolah dapat mengantisipasi dengan
menyediakan genset. Selain itu pihaknya juga harus sudah berkomunikasi dengan PLN
setempat agar pelaksanaan UNBK ini berjalan lancar.
Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara yang ada di Kota
Padangsidimpuan, Fahri Siregar menyampaikan bahwa pelaksanaan UNBK di SMKN 1 dan SMKN 2,
berjalan dengan baik, karena sudah dilakukan persiapan yang matang.
“Dari 770 peserta UNBK, dihari pertama ini, semua siswa berangkat, dan tidak ada yang
tidak hadir,” katanya.
Lebih jauh dikatakannya bahwa pada tahun ini Ujian Nasional dengan format atau bentuk
seperti yang berlangsung selama ini, akan menjadi penyelenggaraan UN terakhir pada tahun
2020.
Seperti yang kita ketahui bersama, di tahun 2021 nanti UN akan diganti menjadi Asesmen
Kompetensi Minimum dan Survei Karakter di mana pelaksanaannya tetep berbasis komputer
seperti UNBK.(Red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News