Bupati Surati Gubsu dan Kemenag Libur Sekolah Selama 14 Hari
Baca Juga:
BATU BARA l SUMUT24.co
Antisipasi penyebaran Covid 19 Pemkab Batubara mengambil sikap dengan merumahkan siswa SD dan SMP serta menyurati Kemenag dan Gubsu agar meniadakan proses belajar mengajar disekolah.
“Dalam rangka menjaga dan melindungi masyarakat Batubara, atas penyebaran Covid 19 ini, kepada seluruh perangkat daerah Kabupaten Batubara menunda kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar,” kata Bupati Batubara Ir Zahir MAP usai rapat terbatas dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Minggu (15/3) sore di Rumah Dinas Bupati Tanjunggading.
Zahir, Pemkab Batubara melalui dinas kesehatan meningkatkan pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan RSUD, puskesmas, faskes swasta dan melibatkan pendidikan tinggi yang telah direkomendasikan pemerintah.
Kepada masyarakat Batubara agar menghindari kontak fisik maupun bersalaman secara langsung dalam rangka antisipasi Covid 19. Menghindari tempat tempat umum dan ruang publik kecuali ada kepentingan yang mendesak.
Dikatakannya dinas pendidikan diperintahkan menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah memberikan tugas belajar dirumah, dan kegiatan belajar mengajar sekolah ditiadakan selama 14 hari.
Terhadap siswa yang tidak sekolah akan disiapkan modul pendidikan, kepada masyarakat agar mengambil disekolah sekolah. Yang sudah dipersiapkan .
Agar tenaga pendidik dan kependidikan tetap hadir agar memantau pendidikan, melakukan pembersihan diruang sekolah , dengan cairan disinfektan.
MTQ tetap dilaksanakan
Meski sudah menghimbau agar tidak ada konsebtrasi massa pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten pada Selasa (17/3) tetap dilaksanakan.
” Pada kegiatan itu panitia saya minta mempersiapkan cuci tangan yang banyak, hand sanitaizer dan masker dan pengunjung acara agar kafilah disetiap kecamatan didampingi, untuk itu pawai tarif ditiadakan,” kata Zahir.
Dalam mesosialisasikan informasi ini Zahir mrmerintahkan camat menyampaikan ke setiap desa melalui mikrophone.
Camat bersama Kepala puskesmas akan menyemprot disinfektan ke rumah ibadah, menggunakan mobil puskesmas. Juga dipasar pasar.
“Masyarakat untuk tetap tenang tidak panik dan tetap produktif, meningkatkan kewaspadaan agar Covid dapat dikendalikan, tetap belajar dirumah, juga ibadah dirumah,Mari kita berdoa agar wabah ini bisa cepat diatasi,”ujar Zahir. (jo)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News