Dosen UNPAB Raih Gelar Doktor di Universitas Indonesia, Perkuat Komitmen pada Inovasi dan Riset
Medan, Sumut24.co Kabar membanggakan datang dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). Salah seorang dosennya, Dr. Nuraini Kemalas
Profil
Belanda Tidak Berani Memasuki Raya Simalungun, Karena Tuan Rondahaim Saragih
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24
Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu SH diwakili Wakil Rektor IV Prof Dr Bustami Syam membuka Seminar Nasional Perjuangan Tuan Rondahaim Saragih dalam menentang kolonialisme Belanda di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU Medan, Selasa (3/3).
Tampil sebagai pembicara seminar, Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Drs Pepen Nazaruddin MSi, Prof Dr M Yen Mazid (UIN Jakarta) dan Dr Suprayitno (USU).
Seminar dimaksudkan untuk mempartajam data dan adminstrasi pengusulan kembali Tuan Rondahaim Saragih sebagai pahlawan nasional.
Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Drs Pepen Nazaruddin MSi Kemensos mengatakan, Kemensos punya tugas mengajukan nama-nama tokoh untuk jadi pahlawan nasional dan persetujuannya menjadi hak prerogatif Presiden.
Sesuai peraturan seseorang bisa diajukan sebagai pahlawan, 3 kali. Sementara Tuan Rondahaim sudah diajukan 2 kali, karenanya dalam pengajuan kali ini supaya dilengkapi data-datanya. “Tak perlu terburu-buru, Kami siap menunggu usulan, jangan buru-buru dan lengkapi data yang dibutuhkan,” katanya.
Dikatakannya, pahlawan nasional kita ada 185 orang dan 9 diantaranya dari Sumatera Utara. Tugas para generasi muda mengusulkan nama-nama pahlawan, untuk mensosialisasi nilai-nilai kepahlawan seseorang.
“Sebelum seseorang dinyatakan sebagai pahlawan, silahkan menabalkan nama-nama mereka di tempat yang baik, nama jalan, pelabuhan dan lainnya. Tak harus menunggu dinyatakan sebagai pahlawan,” katanya.
Turut menyampaikan sambutan, Prof Bustami Syam mewakili rektor yang mengatakan, selayaknya melalui seminar ini kita mendukung pengusulan Tuan Rondahaim Saragih sebagai Pahlawan Nasional.
“Kami mendukung penuh pengusulan Tuan Rondahaim Saragih sebagai pahlawan nasional,” katanya.
Ketua Panitia seminar Drs Edi Sumarno dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya USU Dr Budi Agustono MS juga menyampaikan sambutan dan menyatakan mendukung Tuan Rondahaim Saragih jadi pahlawan nasional.
Dr Suprayitno MHum mengatakan, sampai Tuan Rondahaim Saragih meninggal Juli 1891, Belanda tidak pernah berani memasuki Raya. Belanda mengakui semangat, sikap dan kegigihan Tuan Rondahaim sehingga mereka menyebutnya dari raja yang “keras kepala “ menjadi “Napoleon der Bataksâ€.
Tuan Rondahaim Saragih adalah seorang pejuang anti kolonial dari Raya, Simalungun yang ahli dalam strategi militer sehingga pasukan militer Belanda tidak pernah mampu menduduki kerajaan Raya. Beliau pemimpin rakyat yang hampir sepanjang masa pemerintahaannya (50 tahun) dihabiskan untuk berperang melawan Belanda.
“Usulan kita sekali ini semoga berhasil menjadikan Tuan Rondahaim Saragih sebagai pahlawan nasional,” katanya.
Sementara Prof M Yen Mazid mengatakan, Tuan Rondahaim Saragih tidak hanya berperang di Simalungun, tapi juga sampai dan punya hubungan baik dengan Aceh, Gayo dan Karo.
Bupati Simalungun Dr JR Saragih mengatakan pihaknya pasti mendukung Tuan Rondahaim Saragih jadi pahlawan nasional, justru itu diadakan seminar di USU sebagai gudangnya pakar. Untuk mempertajam bahan-bahan seminar yang pernah diadakan 2013 lalu. Dulu seolah-olah Tuan Rondahaim ini hanya berperang di Simalungun saja, nyatanya tidak, tapi ikut memperjuangnya Sumut ini . Nama Tuan Rondahaim Saragih, sudah ditabalkan di rumah sakit.
“Setelah seminar ini akan disusun pengusulannya ke Kemensos untuk diteruskan ke Presiden Jokowi, semoga berhasil, kita targetkan tahun ini juga,” katanya.
Hadir pada seminar itu, tokoh dari lintas etnis, juga hadir Drs Wara Sinuhaji MHum dan dan dosen USU lainnya. (C04)
Medan, Sumut24.co Kabar membanggakan datang dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). Salah seorang dosennya, Dr. Nuraini Kemalas
Profil
LTKP Desak Wali Kota Medan Evaluasi Kadis Pariwisata, GEMES IX 2026 Dinilai Minim Inovasi dan Disorot Soal Anggaran Rp2,5 Miliar
News
Pemburu Dollar Juara! Kapolres Tapsel Cup Road to ESport Kapolri Cup 2026 Sukses Cetak Talenta Esports Baru
kota
150 Anak Ikut Khitanan Massal Gratis, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Apresiasi Kolaborasi TP PKK dan Berbagai Mitra
kota
Rp2 Miliar Digelontorkan! Bupati Putra Mahkota Sulap Sampah Padang Lawas Jadi Paving Block dan Pupuk
kota
Meriah di HUT Bhayangkara ke80! Kapolres Padangsidimpuan Gelar Turnamen Mobile Legends, Cetak Bibit Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
kota
Cegah Balap Liar dan Hoaks, Polres Padangsidimpuan Gelar Patroli KRYD di Sejumlah Titik
kota
Di Harganas 2026 Wabup Madina Warning Orang Tua Jangan Tunggu Anak Jadi Korban Tawuran dan Bullying
kota
Optimalkan Pertumbuhan padi, Babinsa Ngembul Bantu Petani Bersihkan Rumput Liar
kota
JAKARTA, SUMUT24.CO Sebanyak 25 wakil menteri (wamen) saat ini masih tercatat merangkap jabatan sebagai komisaris di sejumlah Badan Usah
News