Rabu, 01 April 2026

800 Dari 7.386 Peserta CPNS Pemkab Karo Jalani Ujian SKD Hari Pertama

Administrator - Selasa, 04 Februari 2020 13:33 WIB
800 Dari 7.386 Peserta CPNS Pemkab Karo Jalani Ujian SKD Hari Pertama

 

Baca Juga:

Tanahkaro|SUMUT24 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, menggelar ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) hari pertama penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di SMPN 3 Berastagi, Jalan Jamin Ginting, Berastagi.

Ujian dengan metode Computer Assisted Test (CAT) ini, diikuti oleh peserta CPNS lebih kurang 800 peserta.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Karo Hendra S Bangun, mengungkapkan total CPNS yang akan mengikuti ujian SKD ini sebanyak 7.386 peserta.

Dirinya mengatakan, khusus untuk tes di hari perayaan ini direncanakan akan dilakukan sebanyak empat sesi. Di mana setiap sesinya, akan diikuti oleh 200 peserta yang dibagi menjadi dua ruangan.

“Memang awalnya kita berencana melakukan tes setiap harinya itu lima sesi, tapi untuk hari pertama ini kita cuma melakukan tes empat sesi. Tapi mulai besok, kita sudah lakukan sebanyak lima sesi,” ujar Hendra, saat ditemui di lokasi ujian, Selasa (4/2).

Seluruh peserta menjalani pemeriksaan terlebih dahulu sebelum masuk ke ruangan ujian. Seluruh barang bawaan dari peserta, diminta untuk ditinggalkan di tempat yang telah disediakan.

Menurut informasi, para peserta hanya diperbolehkan untuk membawa kartu ujian dan tanda pengenalnya masing-masing. Selanjutnya, para peserta melakukan registrasi dan kemudian memasuki ruangan ujian.

“Jadi sesuai dengan standar operasional dari BKN, di dalam ruangan ujian memang harus steril. Para peserta juga cuma diperbolehkan membawa kartu ujian dan KTP saja,” ungkapnya.

Hendra mengatakan, pada tes SKD ini para peserta diberikan waktu selama 90 menit di setiap sesinya. Kemudian, setiap peserta harus menyelesaikan soal ujian sebanyak 100 soal. Sehingga, soal-soal yang disajikan dengan sistem online ini terus berganti setiap kurang dari satu menit.

Penyelenggaraan tes CPNS ini pihaknya juga dibantu oleh tim dari Badan Kepegawaian Negeri (BKN) yang langsung turun memantau jalannya ujian. Dirinya menyebutkan, pada pelaksana ujian SKD ini para peserta harus menjalani ujian sebanyak tiga bagian.

Yaitu yang petama Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dengan batas minimal poin yang harus didapatkan sebanyak 65 poin. Kemudian, Tes Intelijensi Umum (TIU), yang memiliki batas minimal nilai sebanyak 80 poin. Serta Tes Kemampuan Pribadi (TKP), dengan batas minimal nilai sebanyak 126 poin.

“Setiap peserta itu, harus bisa memperoleh nilai di atas batas minimal setiap bagiannya. Jika nantinya ada salah satu yang di bawah, maka langsung dinyatakan tidak lolos,” ucapnya.

Hendra menjelaskan, untuk hasil SKD yang dijalani oleh para peserta hari ini bisa langsung dilihat. Karena pihaknya menyediakan proyektor, yang menampilkan hasil ujian dari masing-masing peserta yang telah menjalani ujian.

Namun begitu, Hendra menjelaskan nantinya seluruh peserta yang telah melebihi batas minimal nilai yang telah ditentukan, tidak semata-mata langsung dapat melaju sebagai PNS. Pasalnya, nantinya mereka masih harus melewati tahapan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Kemudaian, setelah melewati tes tersebut akan diperoleh peringkat dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing formasi.

Saat ditanya perihal pengumuman hasil ujian SKD, dirinya mengatakan kemungkinan hasilnya akan diumumkan langsung dari BKN sekitar akhir bulan Februari atau awal Maret mendatang. Dirinya juga menyebutkan, untuk penyelenggaraan tes SKB akan dilakukan di lokasi serupa, dan untuk waktunya pihaknya masih menunggu informasi dari BKN. (Red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
Petani Minta Polda Sumut Tangkap Mafia Bawang Ilegal
Kabur Antar Provinsi, Pelaku Pembobolan Toko Akhirnya Ditangkap Polres Padang Lawas
Polisi Turun Langsung ke Desa! Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Tengah Ajak Warga Pasar Binanga Jaga Kamtibmas
Strategi Fixed Price & Ekspansi Digital Bawa Bluebird (BIRD) Tumbuh Pesat di Tahun Buku 2025
Perusakan Kantor PWI Babel Bukan Kriminal Biasa, Forum Pemred MSI: Ada Indikasi Teror
komentar
beritaTerbaru