Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Baca Juga:
SIDIMPUAN I SUMUT24 Hujan yang menerpa Kota Padangsidimpuan merendam sejumlah ruas jalan. Banjirnya ruas jalan disebabkan buruknya drainase yang tak mampu menampung debit air.
Ketinggian bajir yang menggenangi jalan cukup membuat warga pengguna kendaraan kewalahan, bahkan sebagian air sampai masuk ke dalam rumah. Selasa(28/1/2020).
Salah satu lokasi banjir yang menggenangi badan jalan adalah Jalan DR Payungan Dalimunthe, Kelurahan Tobat, sebagian jalan sudah tertutup air karena meluapnya drainase.
Kondisi tersebut membuat warga dan pengendara yang melintas harus berhati-hati, seperti di ungkapkan seorang Warga Kelurahan Tobat, Syawaluddin Siregar, luapan air dari drainase merendam rumahnya.
“Drainase ini dibangun, namun hasilnya menjadi menyempit dan tambah dangkal, seharusnya pemerintah memikirkan ini jangan asal ada proyek mainkan, tak tau mereka imbasnya ke depan bagi masyarakat jika salah planning,” keluh Syawal.
Hal senada juga diungkapkan, Amir Hamzah yang juga waga Kelurahan Tobat, dirinya merasa kinerja pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam memperbaiki drainase sangatlah jauh dari harapan meski ditopang oleh APBD Rp850 M dan dana kelurahan yang diterima tiap kelurahan.
“Drainase inikan sudah perlu di rehabilitasi, karena sempitnya serta kedalaman dan belum lagi alih fungsi trotoar yang dijadikan penutup paret sehingga sampah menumpuk dan terjadi pendangkalan. Jadi jika hujan siap-siaplah,” ucap amir.
Dirinya meminta Pemko Padangsidimpuan, terutama Walikota Padangsidimpuan, jika membuat perencanaan dipikirkan lebih matang termasuk yang dikerjakan dana APBD dan Kelurahan.
“Kemarin drainase ini ada yang dibangun pemerintah melalui dana kelurahan namun hasilnya masih nol, karena mereka tidak memprediksi debit air..asik main proyek aja ya beginilah. Begitu juga proyek rehab paret yang menggunakan dana apbd itu kebanyakan asal jadi tak berfungsi..padahal Milliairan disini,” katanya.
Selain itu pihaknya juga meminta Pemko Padangsidimpuan untuk mulai fokus memperbaiki drainase sehingga tahun depan tidak lagi separah ini.
“Seharusnya Pemkot Sidimpuan fokus dululah pada irigasi biar tidak banjir lagi, gomana kalau hujan sampai 6 jam kan lebih menyusahkan jangan hanya menebar pencitraan, di samping itu dulu awal-awal menjabat ada program Jumat bersih paret..eh..sekarang ngak nongol-nongol lagi bang,” ujar amir.(Red)
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Petani Minta Polda Sumut Tangkap Mafia Bawang Ilegal
kota
Kabur Antar Provinsi, Pelaku Pembobolan Toko Akhirnya Ditangkap Polres Padang Lawas
kota
Polisi Turun Langsung ke Desa! Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Tengah Ajak Warga Pasar Binanga Jaga Kamtibmas
kota
sumut24.co JakartaPT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pencapaian finansial tertinggi sejak era disrupsi teknologi pada tahun buku 2025. Pe
Ekbis
Perusakan Kantor PWI Babel Bukan Kriminal Biasa, Forum Pemred MSI Ada Indikasi Teror
kota
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerima Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan sebesar Rp 4,5
News
Dewan Pers Uji Publik Rancangan Dana Jurnalisme, Perkuat Ekosistem Media
kota
MedanPelaksanaan sidang vonis dugaan kasus korupsi dana desa untuk pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo , pada Rabu (1/4/2026) m
kota
Halal Bihalal JMSI Tabagsel Bersama Ketua Gerindra Padangsidimpuan,Rusydi Nasution Perkuat Wadah Media Lokal Yang Profesional
kota