Sabtu, 31 Oktober 2026

Danau Toba Masih Tercemar, Gubsu kesal dan Ingatkan Masyarakat

Administrator - Rabu, 11 Desember 2019 09:54 WIB
Danau Toba Masih Tercemar, Gubsu kesal dan Ingatkan Masyarakat
MEDAN I SUMUT24 Harapan untuk kebersihan perairan Danau Toba butuh sosialisasi dan kerjasama antar masyarakat dan pemangku kepentingan. Masalah ini tentu bukan hanya urusan pemerintah saja. Tapi masyarakatnya juga harus disiplin,  peduli dan memperhatikan kebersihan perairan danau Toba. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kepada wartawan usai rapat Forkopinda Sumut bersama pimpinan OPD di ruang raja Inal siregar lantai dua kantor Gubsu, Rabu(11/12). Diakui Edy, perairan danau Toba memang kotor dan jorok. Saat pelaksanaan Festival Danau Toba, sudah saya ingatkan danau Toba jangan dikorori, ujar Edy. “Kotor dan sangat jorok perairan danau Toba”, ungkapnya lagi saat disinggung kembali soal limbah masyarakat yang disalurkan ke perairan danau Toba. “Kan sudah saya tegaskan, masyarakat diminta jangan membuang limbah. Baik itu air limbah rumah tangga, limbah deterzen dan limbah cuci”. Tapi rakyat tak peduli dan tak proaktif. Bagaimana mau bersih danau Toba seperti yang diharapkan, ucap Gubsu Edy kesal. Lanjut Edy menyebutkan, kita (Pemerintah -red) sangat kecewa, kalau kebersihan perairan danau Toba sangat sulit dilakukan jika rakyatnya tidak turut berperan serta. Terkait ini, kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprovsu, Binsar Situmorang saat dikonfirmasi melalui WhatsApp miliknya belum menjawab pertanyaan wartawan, apa tindakan yang akan dilakukan pihaknya. Sementara dalam pantauan wartawan, Selasa(10/12/2019) di pinggir perairan danau Toba bebas persisnya di samping Rumah Sakit Umum (RSU) Parapat ditemukan dugaan pembuangan air limbah langsung keperairan danau toba. Saat berlangsungnya kegiatan lomba  Solu bolon (dayung sampan) dalam rangkaian Festival Danau Toba (FDT) ke 7 tahun 2019, disana  pengunjung dan masyarakat menyaksikan saluran air comberan limbah diduga dari pemukiman masyakat dan diduga pembuangan limbah  dari pihak RSU. Pengunjung saat itu sangat kecewa melihatnya. Karena ternyata perairan danau Toba belum berhasil bersih dari limbah sebagaimana diharapkan. Menurut warga yang menyaksikan mengatakan, air danau Toba sebelumnnya dapat digunakan untuk air minum dan mandi. Tapi karena sudah terkontaminasi limbah, masyarakat enggan untuk mandi. B Manurung juga AH Ambarita yang turut menyaksikan kepada wartawan mengaku sangat menyesalkan pelaku yang menyalurkan air limabah tersebut langsung membuang keperairan danau Toba. Tindakan ini tentu melanggar hukum. Karenanya sangat diharapkan tindakan Pemerintah untuk melakukan penertiban tegas, ungkapnya. (W03)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Medan Domino Tournament 2026 Series VI Sukses Digelar, Hadiah Rp200 Juta, Danau Toba Dibidik Jadi Lokasi 2027
Hari Keenam Ops Patuh Toba 2026, Polda Sumut Padukan Penindakan dan Edukasi Keselamatan
Gandeng IZI, JNE Medan Dorong Pertumbuhan UMKM melalui Program Lapak Berkah
Pererat Sinergi Ulama dan Polri, Kapolresta Deli Serdang Kunjungi MUI Kabupaten Deli Serdang
Jambret yang Pura - Pura Jadi Ojol Diringkus Beraksi 47 Kali di Medan Tuntungan
Satgas Pangan Polri dan Polda Sumut Temukan Beras Fortifikasi di Pabrik Tembung
komentar
beritaTerbaru