Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24
Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara (Sumut), seluruh pihak diajak untuk saling bersinergi. Terutama dalam upaya meningkatkan investasi di daerah ini. Apalagi Sumut memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Simalungun.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada saat memberi arahan pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019, di Hotel Adimulia, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (4/12). “Sinergi itu perlu, kita lakukan tugas kita masing-masing dengan baik. Jika 1 perusahaan investasi Rp2 triliun, saya berharap ada 50 perusahaan investasi di Sumut, berarti jika ada 50 perusahaan nantinya akan ada investasi Rp100 triliun di Sumut,†kata Gubernur.
Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi Sumut akan terus meningkat. Tenaga kerja yang ada di Sumut akan diserap banyak. “Dengan banyaknya perusahaan yang investasi, akan banyak juga tenaga kerja kita yang diserap,†kata Edy Rahmayadi.
Untuk itu, Edy mengharapkan segala sesuatu yang menjadi penghambat investasi, seperti birokrasi yang berbelit diharapkan tidak ada lagi. Namun dengan catatan tidak melakukan pelanggaran aturan yang sudah ada.
Edy juga meminta semua pihak agar tetap optimis dan berupaya menggerakan perekonomian Sumut sesuai dengan 5 program priroritas RPJMD 2019-2023 Sumut. Di antaranya peningkatan kesempatan kerja dan berusaha melalui penyediaan lapangan pekerjaan. Peningkatan dan pemenuhan akses pendidikan. Pembangunan infrastruktur yang baik dan berwawasan lingkungan. Penyediaan lapangan kesehatan yang baik dan berkualitas. Serta peningkatan daya saing melalui sektor agraris dan pariwisata.
Selain itu, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk memanfaatkan pembangunan infrastruktur Destinasi Super Prioritas Danau Toba yang sedang digenjot pemerintah pusat. Dengan berupaya ikut meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Kawasan Danau Toba. “Mari kita manfaatkan kesempatan itu, kita tingkatkan pariwisata kita,†katanya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Wiwiek Sisto Widayat mengatakan di tengah optimisme perbaikan ekonomi pada 2020, secara kedaerahan perekonomian Sumatera Utara juga memiliki sejumlah tantangan. “Pertama, dominasi ekspor produk ekstraktif dan gejala deindustrialisasi. Di tengah potensi sumber daya alam yang beragam, ekspor didominasi oleh produk CPO dan Karet yang sangat rentan terhadap gejolak harga,†katanya.
Selain itu, katanya, tantangan birokrasi dan daya saing Sumut perlu mendapat perhatian. Investasi merupakan salah satu kunci utama dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi lepas dari stagnansi di kisaran 5%. “Hasil asesmen kami, Sumatera Utara membutuhkan tambahan investasi senilai Rp54 triliun/tahun untuk meningkatkan pertumbuhan sebesar 1%,†katanya.
Turut hadir Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Pangkosek Hanudnas III Jhon Amarul, Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi, serta Bupati dan Walikota se-Sumut, dan undangan lainnya.(W03)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota