Minggu, 01 November 2026

Sosialisasi Program KB Bagi Kelompok Masyarakat dan Lintas Sektoral

Administrator - Selasa, 03 Desember 2019 13:42 WIB
Sosialisasi Program KB Bagi Kelompok Masyarakat dan Lintas Sektoral

 

Baca Juga:

Balige|SUMUT24.co Dalam rangka mendukung suksesnya program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) melalui peran serta masyarakat, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) melaksanakan kegiatan sosialisasi program keluarga berencana bagi kelompok masyarakat dan lintas sektoral Kabupaten Toba Samosir Tahun 2019, di aula kantor DPPKB, Tambunan, Kecamatan Balige, Kabupaten Tobasa, Selasa (3/12).

Kepala Dinas PPKB, dr Pontas Batubara MKes, menyampaikan tujuan sosialisasi dilaksanakan untuk memberitahukan kepada mitra apa yang sudah dikerjakan, melihat dan menilai bagaimana kerjasama atau sinergitas sesama organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pembanguban yang berwawasan kependudukan.

“Selain itu kita menginginkan percepatan pembuatan grand design pembangunan berwawasan kependudukan supaya masyarakat menjadi pusat pembangunan itu sendiri, bukan hanya proyek semata”, sebutnya.

Kegiatan sosialisasi menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya St Prof Dr Albiner Siagian, guru besar tetap ilmu gizi FKM USU yang juga kepala departemen gizi kesehatan masyarakat FKM USU yang secara gamblang memaparkan gizi untuk kesehatan keluarga.

“Program KB bukan hanya soal anak namun bagaimana menjadikan keluarga yang lebih sejahtera dan berkualitas menjadi muaranya dan Kampung KB sebagai pintu untuk lintas sektoral”, sebutnya.

Sementara narasumber lainnya, Laura Ance Sinaga SKM MHSM MPH, kepala bidang pengendalian penduduk Dinas Pengendalian Penduduk Provsu, memaparkan pembangunan berwawasan penduduk.

Situasi kependudukan di Indonesia yang mencakup jumlah penduduk yang besar, laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, kualitas penduduk yang masih rendah dan penyebaran penduduk yang tidak merata, sebutnya, berdampak pada aspek kehidupan sosial ekomomi, lingkungan, serta politik dan pertahanan keamanan.

“Pembangunan yang dilaksanakan akan menyebabkan transisi demografi, perubahan pada struktur penduduk dapat mejadi berkah atau petaka, Kabupaten Toba Samosir memiliki tantangan kependudukan masih tingginya angka kelahiran dan migrasi keluar, untuk itu perlu pelaksanaan pembangunan berwawasan kependudukan”, pungkasnya. (Des)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Mubes XVI PPTSB Tetapkan Sairon Sinaga, Mangihut Sinaga Tegaskan: Jangan Ada Lagi Perpecahan!
BAKOPAM Sumut Tegas! Ibnu Hajar Minta Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggerebekan Pesantren
Sentuh Hati Lansia di Sibuhuan, Kasat Reskrim Polres Palas AKP Irwansah Sitorus Bagikan Sembako
Jaga SPBU Tetap Kondusif, Kasat Reskrim Polres Palas Pimpin Patroli Keamanan
Warga Resah, Timsus Serigala Sakti Gerebek Kafe Remang-Remang di Palas, Puluhan Botol Minuman Beralkohol Diamankan
Gubuk Kumpul Warga di Selambo Diubah Jadi Sarang Narkoba  2 Pengedar Digerebek, Sabu Digantung di Pohon
komentar
beritaTerbaru