Minggu, 28 Juni 2026

Sosialisasi Program KB Bagi Kelompok Masyarakat dan Lintas Sektoral

Administrator - Selasa, 03 Desember 2019 13:42 WIB
Sosialisasi Program KB Bagi Kelompok Masyarakat dan Lintas Sektoral

 

Baca Juga:

Balige|SUMUT24.co Dalam rangka mendukung suksesnya program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) melalui peran serta masyarakat, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) melaksanakan kegiatan sosialisasi program keluarga berencana bagi kelompok masyarakat dan lintas sektoral Kabupaten Toba Samosir Tahun 2019, di aula kantor DPPKB, Tambunan, Kecamatan Balige, Kabupaten Tobasa, Selasa (3/12).

Kepala Dinas PPKB, dr Pontas Batubara MKes, menyampaikan tujuan sosialisasi dilaksanakan untuk memberitahukan kepada mitra apa yang sudah dikerjakan, melihat dan menilai bagaimana kerjasama atau sinergitas sesama organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pembanguban yang berwawasan kependudukan.

“Selain itu kita menginginkan percepatan pembuatan grand design pembangunan berwawasan kependudukan supaya masyarakat menjadi pusat pembangunan itu sendiri, bukan hanya proyek semata”, sebutnya.

Kegiatan sosialisasi menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya St Prof Dr Albiner Siagian, guru besar tetap ilmu gizi FKM USU yang juga kepala departemen gizi kesehatan masyarakat FKM USU yang secara gamblang memaparkan gizi untuk kesehatan keluarga.

“Program KB bukan hanya soal anak namun bagaimana menjadikan keluarga yang lebih sejahtera dan berkualitas menjadi muaranya dan Kampung KB sebagai pintu untuk lintas sektoral”, sebutnya.

Sementara narasumber lainnya, Laura Ance Sinaga SKM MHSM MPH, kepala bidang pengendalian penduduk Dinas Pengendalian Penduduk Provsu, memaparkan pembangunan berwawasan penduduk.

Situasi kependudukan di Indonesia yang mencakup jumlah penduduk yang besar, laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, kualitas penduduk yang masih rendah dan penyebaran penduduk yang tidak merata, sebutnya, berdampak pada aspek kehidupan sosial ekomomi, lingkungan, serta politik dan pertahanan keamanan.

“Pembangunan yang dilaksanakan akan menyebabkan transisi demografi, perubahan pada struktur penduduk dapat mejadi berkah atau petaka, Kabupaten Toba Samosir memiliki tantangan kependudukan masih tingginya angka kelahiran dan migrasi keluar, untuk itu perlu pelaksanaan pembangunan berwawasan kependudukan”, pungkasnya. (Des)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Semangat ‘Tampakna do Rantosna’, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
Modus Check-in Hotel Sindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
GM Geopark Kaldera Toba: Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
komentar
beritaTerbaru