Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
Patumbak | SUMUT24
Baca Juga:
Masih belum banyak kantin sekolah yang menyajikan makanan sehat. Karena itu program mengembangkan Kantin Sehat bertujuan memberi asupan gizi cukup pada anak sekolah patut didukung.
” Menurut data BPPOM di tahun 2019 tentang Pangan Jajanan Anak sekolah (PJAS), sebanyak 24% jajanan anak sekolah tidak memenuhi syarat. Padahal setiap harinya anak-anak menghabiskan 7-8 jam waktunya di sekolah,” kata Hj Sahro , Kepala SD Negeri 101793 Patumbak, Kamis (31/10/19).
Waktu yang cukup lama ini, me nurut Hj Sahro yang dikenal sosok guru yang sangat disiplin dan profesional ini, mereka akan pergunakan untuk belajar dan menikmati jajanan di sekolah. Karena itu sangat penting didirikan Kantin Sehat di sekolah sebagai pemberi asupan gizi pada generasi muda. ” Sangat disayangkan saat ini banyak anak-anak yang mengonsumsi makanan tak sehat yang bisa menganggu perkembangan tubuh dan otaknya,” sebutnya seraya menambahkan kedepannya tidak akan ada lagi jajanan yang mempergunakan zat pewarna di kantin sekolahnya.
Sebelumnya, Korcam UPT Disdikpora Kecamatan Patumbak, Kosmaida Samosir, MPd mengatakan penertiban jajanan di kantin kantin sekolah menjadi salah satu prioritas. ” Kita akan membahas bagaimana cara untuk membuat anak anak mendapatkan jajanan yang sehat selama mereka disekolah. Ini tentunya mengajak para pengelola kantin,” sebutnya. Sementara itu secara terpisah, Drs MS Sembiring dari salah satu NGO yang bergerak dibidang makanan dan minuman mengatakan berdasarkan survai Badan Litbang Kementerian Kesehatan di tahun 2019, sekitar 44,4% anak umur 7-12 tahun, mengonsumsi energi di bawah asupan minimal. Selain itu, sebanyak 30,6% anak-anak belum mendapatkan asupan protein yang cukup. Padahal nutrisi ini sangat dibutuhkan untuk masa depannya guna menjadi sumber daya manusia yang handal. “Sumber daya manusia itu sangat penting. Di sebuah tempat dengan sumber daya alam yang kurang tetapi sumber daya manusianya bagus, justru akan maju,†kata Direktur Eksekutif Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), MS Sembiring. Menurutnya, anak-anak sekolah harus semakin banyak diberikan asupan makanan alami dan higienis. Makanan tradisional dengan tampilan yang sesuai dengan kesukaan anak-anak bisa menjadi salah satu asupan alami. Jadi sedikit mengurangi makanan pabrik atau kemasan,†tegasnya. MS Sembiring juga mengungkapkan jika kantin sehat berperan penting sebagai pemberi asupan makanan berkualitas untuk anak-anak. Tidak hanya itu pemberian makanan sehat juga perlu peran penting orang tua. (wan)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota