Sabtu, 27 Juni 2026

Jembatan Penghubung Di Desa Parbalogan Putus, Kadis BMBK Sumut : "Terus Dikerjakan Agar Bisa Dilalui Warga"

Administrator - Selasa, 22 Oktober 2019 09:56 WIB
Jembatan Penghubung Di Desa Parbalogan Putus, Kadis BMBK Sumut :

MEDAN I SUMUT24.co Jembatan lintas provinsi di Desa Parbalokan, Simalungun, Sumatera Utara terputus akibat diguyur hujan. Pasca Terjadinya Longsor di Simalungun, Sumatera Utara pada, Kamis (17/10/2019) pagi tepatnya di Jalan Lintas Provinsi Jurusan Siantar-Tanah Jawa yang berada di Nagori Parbalogan Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun, warga terpaksa melintasi jembatan darurat. Jembatan yang terdiri dari kayu tersebut dibuat warga yang dibantu oleh aparat TNI dan Polri.

Baca Juga:

Sementara itu Kepala dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Arman Effendi Pohan yang dikonfirmasi, Selasa (22/10l mengatakan, Jembatan yang putus di desa Parbalogan terus dikerjakan bekerja sama dengan PTPN IV, dimana tugas PTPN IV membuat normalisasi sedotan pembuangan air ke sungai bah birong, ucapnya.

Perbaikan jembatan tersebut agar bisa dilalui warga yang ada di Nagori Pondok Delapan dan Nagori Parbalokan Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. Adanya jembatan darurat, masyarakat kususnya pelajar dapat melintas untuk pergi dan pulang sekolah.

“ Bina Marga Sumut terus berupaya melakukan perbaikan agar dapat dilalui masyarakat sehingga tidak mengganggu perekonomian masyarakat, Ucap Pj Bupati Kabupaten Palas tersebut. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sutrisno Pangaribuan: Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
Strategi Komunikasi Pemerintah: Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro' wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
komentar
beritaTerbaru