Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Medan|SUMUT24 Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara melaporkan sembilan Pemerintah Daerah (Pemda) ke Kementerian Dalam Negeri (kemendagri) terkait belum selesainya pembahasan anggaran pengawasan Pilkada 2020.
Baca Juga:
- Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
- Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro' wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
- Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
Kesembilan Pemda yang dilaporkan karena belum menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) adalah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kota Sibolga, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias, Kota Gunung Sitoli, Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar.
“Kita sudah sampaikan laporan mengenai kondisi saat ini kepada Bawaslu RI yang nantinya akan diteruskan ke Kemendagri. Karena kami tidak memiliki kewenangan untuk mendesak pemerintah daerah terkait penyediaan anggaran pengawasan ini,” kata Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R. Rasahan, Senin (21/10).
Syafrida menjelaskan sesuai dengan hasil pertemuan antara Kemendagri, Bawaslu RI dan pemerintah daerah yang menggelar Pilkada 2020, sudah ditetapkan bahwa batas akhir penyelesaian seluruh anggaran Pilkada tanggal 14 Oktober 2019. Hal ini diperkuat dengan surat edaran dari Kemendagri yang menyatakan hal tersebut.
“Maka dari itu ketika sampai kemarin tidak selesai, maka kami langsung menyampaikan laporan soal kondisinya kepada Bawaslu RI selaku atasan kami,” jelasnya.
Sebelum 14 Oktober 2019 terdapat 12 Pemda yang belum menyelesaikan anggaran pengawasan Pilkada 2020. Namun pada batas akhir kemarin, terdapat tiga daerah yang menyelesaikan persoalan ini, yakni Kota Tanjungbalai, Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Labuhanbatu Utara.
“Selebihnya hingga hari ini belum selesai. Karena Pemda tetap ngotot besaran anggaran pengawasan yang mereka sediakan sesuai dengan yang mereka susun tanpa melihat anggaran yang disusun oleh Bawaslu pada daerah masing-masing,” pungkas Syafrida.
Diketahui terdapat 23 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada serentak di Sumatera Utara tahun 2020 mendatang. Dari total daerah tersebut masih menyisakan 9 daerah yang belum menandatangani NPHD untuk pengawasan Pemilu.(Red)
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro&039 wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
kota
Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
kota
Kabar Baik! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Kantongi Dukungan Gubsu Bobby Nasution, Huntap dan Infrastruktur Masuk Prioritas
kota
Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Anak, Sekda Padangsidimpuan Salurkan Bantuan dari Kemensos
kota
Sekda Padangsidimpuan dan Pemprov Sumut Turun Tangan, Pembangunan Huntap Palopat Pijor Koling Dikebut
kota
Klarifikasi Terkait Tuduhan Penyalahgunaan Dana Arisan, Pengelola Bantah Tudingan Peserta
kota
Rahmat Gobel Menilai PENAS Petani Nelayan Titik Balik Kurangi Impor dan Bangun Kemandirian Pangan Nasional
kota
sumut24.co Tabagsel, Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan perombakan besar dalam struktur organisasi melalui mutasi dan p
News
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota