Baca Juga:
BATUBARA I SUMUT24.co
Jembatan Penghubung Desa Pematang Tengah Kec Lima Puluh Pesisir ke Desa Limau Sundai Kec Air Putih Anjlok, Wakil Bupati Batu Bara Oky Iqbal Frima SE langsung terjun kelokasi dan memerintahkan anggota untuk segera menurunkan bahan agar segera diperbaiki bersama masyarakat sekitar. Senin 14/10/2019.
Sebelumnya diketahui bahwa Facebook atas nama Purnawan Al Bukhory memposting sebuah jembatan yang anjlok ke Facebook Oky Iqbal Frima Wakil Bupati Batu Bara, atas informasi tersebut Oky iqbal Frima Wakil Bupati Batu Bara menanggapi untuk terjun langsung kelokasi dan melihat situasi jembatan yang menghubungkan antara dua kecamatan yaitu kecamtan Air Putih Dan Lima Puluh Pesisir.
Purnawan Al Bukhory dalam Facebooknya mengatakan “Bertahun Tahun Jembatan Ini selalu rusak, Jembatan yang sangat penting untuk perekonomian warga dan jalan utma bagi anak-anak sekolah, Kondisi terkini jembatan yang bolong bolong, sangat berbahaya
penghubung desa Pematang Tengah Kec. Lima puluh pesisir – Limau Sundai Air Putih.
Tolonglah diperhatikan Bapak Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara supaya di bangun permanen (dicor batu) agar tahan lama dan kuatâ€. Ucapnya Di Facebook
Kedatangan Wakil Bupati Batu Bara ini disambut oleh PJS Kades Desa Pematang Tengah yaitu Ibuk Lesmin Manik bersama masyarakat sekitar.
Ibuk lesmin manik sejak Hari minggu Hingga Minggu malam 13/10, Kebingungan untuk merespon pengaduan dan keluhan dari masyarakat serta siswa yang mau berangkat kesekolah, disebabkan jembatan tersebut amat sangat penting bagi mereka yang melintasi jembatan, sebab jelan tersebut itu lah jalan lintasan satu satunya, baik itu dari petani, pedagang hingga anak anak sekolah, apa lagi diketahui ambruk sejak Minggu Malam.
PJS Kades mengatakan ” saya sendiri bingung mau berbuat bagaimana, sebab bnyak sekali pengaduan, sampai anak anak sekolah itu pun mengatakan tolonglah buk tolong bagaimna kami mau sekolah, takut kami jatuh lewat jembatan itu, Untuk itu tolong bantu saya pak biar sementara dapat dilalui masyarakat†Ucapnya dididepan Wakil Bupati Batu Bara
diketahui dari Ungkapan Anggota PJS Kades bahwa sejak ambruknya jembatan tersebut sudah adanya korban yang berjatuhan, hingga masuk kedalam sungai.
“Sebelumnya sejak ambruk jembatan ini bang sudah ada korban yang berjatuhan dalam melintasi jembatan ini, tapi cuma orangnya masuk beruntung motorny gak masuk kan bisa banyak pengeluaran, kita mohanlah agar diperbaiki sementara walaupun blom bisa di Cor atau permanen†Ujar Anggota PJS Kades
Dengan Kondisi yang memprihatinkan tersebut Oky Iqbal Frima (Wakil Bupati Batu Bara) Keluarkan Dana Pribadi untuk mensahuti permintaan agar diperbaiki secepat mungkin, agar cepat pula bisa dilalui dengan tanpa kehati hatian.
Sebelumnya atas nama Zuraika Samosir masyarakat setempat mengatakan kepada Oky Iqbal frima ” pak biar jembatan ini segera cepat pengerjaannya, kami minta papan yang berukuran tebal dan paku serta alat alatnya, biar kami bersama masyarakat yang akan bergotong royong mengerjakannya. Ungkapnya serta disahuti kesepakatan masyarakat.â€
Wakil Bupati Batu Bara atas permintaan itu langsung menelfon anggotanya, Meminta Papan berukuran tebal 20 keping dan paku 4 inci Sepuluh Kilo.
Oky Mengatakan ” Kalau begitu hari ini juga Saya perintahkan anggota saya untuk terjun kemari membawa Bahan tersebut, dengan kesepakatan bapak ibu sekalian tadi Bahawa kita akan bergotong royong biar pengerjaan cepat selesai dan jembatanpun mudah dalalui masyarakat serta anak sekolahâ€. Ujar Oky kepada Masyarkat
Senyum kegembiraanpun terlihat dari masyarakat serta ucapan terima kasih atas kepedulian dari Wakil Bupati Batu Bara tersebut.
diketahui sebelum Oky Iqbal Frima dan PJS Kades Hadir di lokasi, Camat Lima Puluh pesisir hadir melihat kondisi jembatan, camat mengaku kepada Wartawan Desa Pematang Tengah bukan termasuk Wilayah lima puluh pesisir.
Camat mengatakan ” ini bukan wilayah kita ya ini gak masuk lima puluh pesisir†Pungkasnya sambil bergegas Pulang
Atas Pernyataan tersebut PJS Kades serta masyarakat kecewa dan bertanya tanya kenapa bapak camat tidak mengakui, padahal kan ini termasuk wilayah lima puluh pesisir Ungkap PJS kades
Zulaika Samosir salah satu masyarkat yang hadir di lokasi tersebut mengatkan ” kalau kita tidak diakui yasudah kita pindah saja dari lima puluh pesisirâ€. Ungkapnya dengan penuh kesalan.(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News