Pemprov Sumut dan KPPG Perkuat Pengawasan Dapur MBG, Pastikan Keamanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Pemprov Sumut dan KPPG Perkuat Pengawasan Dapur MBG, Pastikan Keamanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
News
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang termaktub dalam Komisi Nasional Perlindungan Anak, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Sumatera Utara, secara resmi membuka forum wilayah (Forwil) ke-1 tahun 2019 di Aula Hotel Resident Puri Medan tepatnya di Jalan Puri, Medan, Kamis (29/9) sekira pukul 13:00 WIB.
Forwil pertama yang digelar oleh LPA Provinsi Sumatera Utara (Sumut) turut dihadiri oleh Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Bung Arist Merdeka Sirait, beserta Sekjen, Danang Sasongko, Ketua LPA Sumut, Muniruddin Ritonga SH.MH, beserta seluruh ketua dan pengurus LPA kabupaten/kota se-Sumut.
Dalam sambutannya, Ketum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, mengatakan dirinya ingin agar lembaga yang secara khusus bekerja demi kepentingan terbaik anak, semakin kuat dan solid serta seluruh pengurusnya menjadi agen perubahan dalam melindungi hak-hak anak.
“Kedepan, kita harus semakin solid, mampu dan mau menjadi agen perubahan dalam melindungi hak-hak anak, mari kita besarkan lembaga ini, karena kita adalah pegiat sosial anak lyang secara serius dan komitmen menjadikan negara ini bebas kekerasan terhadap anak, jangan pernah takut, karena Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa, pasti bersama kita,” kata Arist Merdeka Sirait.
Sementara itu, Sekjen Komnas PA, Danang Sasongko, mengucapkan, menjadi pegiat anak di LPA adalah menjadikan pekerjaan sebagai ladang amal seseorang, dan ketika seseorang itu ikhlas mengerjakannya, maka segala urusannya pun akan dipermudah.
“Ini ladang amal kita, kalau kita ikhlas membantu setiap orang yang membutuhkan bantuan kita dalam hal pemenuhan hak-hak anak, maka yakinlah, segala urusan kita pun akan akan di permudah oleh Allah SWT, jadi bekerja saja, bantu anak Indonesia agar terpenuhi haknya,” tutur Danang Sasongko.
Usai mendengarkan sambutan dari kedua tokoh nasional tersebut, Ketua LPA Provinsi Sumut, Muniruddin Ritonga SH.MH, memberikan laporan pertanggungjawaban kerja selama 5 tahun terakhir dan secara simbolis mengembalikan jabatannya sebagai ketua, untuk selanjutnya disidangkan oleh peserta Forwil yang datang dari seluruh pengurus LPA Kabupaten/Kota se-Sumut.
Dalam sidang Forum Wilayah Lembaga Perlindungan Anak Sumatera Utara, terdapat 2 pilihan bagi para peserta yang dinilai telah memenuhi Qorum untuk bersidang, yaitu, calon ketua dan sekretaris baru dapat dicalonkan atau mencalonkan diri, setelah diskors selama beberapa menit terdapat 2 pasang peserta, diantaranya, Muniruddin Ritonga SH.MH berpasangan dengan M. Syafii dan Ahmad Muhazir bersama Ali Bahamar.
Setelah pasangan Ahmad Muhazir dan Ali Bahamar, memutuskan untuk mundur dalam proses pemilihan oleh peserta forwil, maka secara aklamasi Muniruddin Ritonga SH.MH bersama M. Syafii, terpilih menjadi Ketua dan Sekretaris LPA Provinsi Sumatera Utara periode 2020-2025, yang selanjutnya disahkan oleh Sekjen Komnas PA, Danang Sasongko.
Dalam sambutannya, sebagai ketua yang terpilih untuk kedua kalinya itu, Muniruddin Ritonga SH.MH, memaparkan rencana kerja selama 5 tahun kedepan. Dimana ia menginginkan agar LPA dapat bekerja sama dengan pemerintah dengan aturan dan landasan hukum yang telah ada.
“Kita tahu, bahwa saat ini ada Permendes yang mengatur soal dana desa, dimana dalam aturan tersebut terdapat poin bahwa penggunaan anggaran tersebut sebagiannya harus digunakan untuk yang bersifat pemberdayaan, dengan begitu, LPA bisa saja menjadi mitra kerja pedesaan dalam melakukan pemberdayaan masyarakat tentang bagaimana melindungi hak-hak dasar anak,” ungkap Munir.
Selain itu, Munir juga menuturkan, bahwa dalam waktu dekat akan menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) terhadap seluruh pengurus LPA di tingkat Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, hal ini dilakukan, agar para pegiat perlindungan anak, memiliki kompetensi yang mumpuni guna menjadi narasumber di daerah masing-masing.
“Dalam waktu dekat ini, atau target lita pertengahan November nanti, kita akan selenggarakan Bimtek terhadap rekan-rekan, hal ini bertujuan agar kita punya kompetensi untuk menjadi narasumber di daerah masing-masing, ini perlu kita lakukan, mengingat permasalahan anak termasuk dalam kategori ‘Lexspesialis’ atau butuh penanganan yang tidak biasa, jadi tidak bisa yang menjadi narasumber itu orang yang biasa, harus punya keahlian khusus terkait dengan anak,” tuturnya.
Selesai mendengarkan sambutan dari Muniruddin Ritonga SH.MH, acara dilanjutkan dengan diskusi ringan dan berfoto bersama dengan Ketum Komnas PA beserta Sekjen dan pengurus LPA Kabupaten/Kota se-Sumut. (RFS).
Medan | Sumut24
Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang termaktub dalam Komisi Nasional Perlindungan Anak, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Sumatera Utara, secara resmi membuka forum wilayah (Forwil) ke-1 tahun 2019 di Aula Hotel Resident Puri Medan tepatnya di Jalan Puri, Medan, Kamis (29/9) sekira pukul 13:00 WIB.
Forwil pertama yang digelar oleh LPA Provinsi Sumatera Utara (Sumut) turut dihadiri oleh Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Bung Arist Merdeka Sirait, beserta Sekjen, Danang Sasongko, Ketua LPA Sumut, Muniruddin Ritonga SH.MH, beserta seluruh ketua dan pengurus LPA kabupaten/kota se-Sumut.
Dalam sambutannya, Ketum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, mengatakan dirinya ingin agar lembaga yang secara khusus bekerja demi kepentingan terbaik anak, semakin kuat dan solid serta seluruh pengurusnya menjadi agen perubahan dalam melindungi hak-hak anak.
“Kedepan, kita harus semakin solid, mampu dan mau menjadi agen perubahan dalam melindungi hak-hak anak, mari kita besarkan lembaga ini, karena kita adalah pegiat sosial anak lyang secara serius dan komitmen menjadikan negara ini bebas kekerasan terhadap anak, jangan pernah takut, karena Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa, pasti bersama kita,” kata Arist Merdeka Sirait.
Sementara itu, Sekjen Komnas PA, Danang Sasongko, mengucapkan, menjadi pegiat anak di LPA adalah menjadikan pekerjaan sebagai ladang amal seseorang, dan ketika seseorang itu ikhlas mengerjakannya, maka segala urusannya pun akan dipermudah.
“Ini ladang amal kita, kalau kita ikhlas membantu setiap orang yang membutuhkan bantuan kita dalam hal pemenuhan hak-hak anak, maka yakinlah, segala urusan kita pun akan akan di permudah oleh Allah SWT, jadi bekerja saja, bantu anak Indonesia agar terpenuhi haknya,” tutur Danang Sasongko.
Usai mendengarkan sambutan dari kedua tokoh nasional tersebut, Ketua LPA Provinsi Sumut, Muniruddin Ritonga SH.MH, memberikan laporan pertanggungjawaban kerja selama 5 tahun terakhir dan secara simbolis mengembalikan jabatannya sebagai ketua, untuk selanjutnya disidangkan oleh peserta Forwil yang datang dari seluruh pengurus LPA Kabupaten/Kota se-Sumut.
Dalam sidang Forum Wilayah Lembaga Perlindungan Anak Sumatera Utara, terdapat 2 pilihan bagi para peserta yang dinilai telah memenuhi Qorum untuk bersidang, yaitu, calon ketua dan sekretaris baru dapat dicalonkan atau mencalonkan diri, setelah diskors selama beberapa menit terdapat 2 pasang peserta, diantaranya, Muniruddin Ritonga SH.MH berpasangan dengan M. Syafii dan Ahmad Muhazir bersama Ali Bahamar.
Setelah pasangan Ahmad Muhazir dan Ali Bahamar, memutuskan untuk mundur dalam proses pemilihan oleh peserta forwil, maka secara aklamasi Muniruddin Ritonga SH.MH bersama M. Syafii, terpilih menjadi Ketua dan Sekretaris LPA Provinsi Sumatera Utara periode 2020-2025, yang selanjutnya disahkan oleh Sekjen Komnas PA, Danang Sasongko.
Dalam sambutannya, sebagai ketua yang terpilih untuk kedua kalinya itu, Muniruddin Ritonga SH.MH, memaparkan rencana kerja selama 5 tahun kedepan. Dimana ia menginginkan agar LPA dapat bekerja sama dengan pemerintah dengan aturan dan landasan hukum yang telah ada.
“Kita tahu, bahwa saat ini ada Permendes yang mengatur soal dana desa, dimana dalam aturan tersebut terdapat poin bahwa penggunaan anggaran tersebut sebagiannya harus digunakan untuk yang bersifat pemberdayaan, dengan begitu, LPA bisa saja menjadi mitra kerja pedesaan dalam melakukan pemberdayaan masyarakat tentang bagaimana melindungi hak-hak dasar anak,” ungkap Munir.
Selain itu, Munir juga menuturkan, bahwa dalam waktu dekat akan menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) terhadap seluruh pengurus LPA di tingkat Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, hal ini dilakukan, agar para pegiat perlindungan anak, memiliki kompetensi yang mumpuni guna menjadi narasumber di daerah masing-masing.
“Dalam waktu dekat ini, atau target lita pertengahan November nanti, kita akan selenggarakan Bimtek terhadap rekan-rekan, hal ini bertujuan agar kita punya kompetensi untuk menjadi narasumber di daerah masing-masing, ini perlu kita lakukan, mengingat permasalahan anak termasuk dalam kategori ‘Lexspesialis’ atau butuh penanganan yang tidak biasa, jadi tidak bisa yang menjadi narasumber itu orang yang biasa, harus punya keahlian khusus terkait dengan anak,” tuturnya.
Selesai mendengarkan sambutan dari Muniruddin Ritonga SH.MH, acara dilanjutkan dengan diskusi ringan dan berfoto bersama dengan Ketum Komnas PA beserta Sekjen dan pengurus LPA Kabupaten/Kota se-Sumut. (RFS).
Pemprov Sumut dan KPPG Perkuat Pengawasan Dapur MBG, Pastikan Keamanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
News
Tinjau Proyek Turap di Nias, Bobby Nasution Minta Pengerjaan Dipercepat Jelang Nataru
News
Bobby Nasution Tinjau Irigasi Afia, Dorong Produktivitas dan Sejahterakan Petani Gunungsitoli
News
Bobby Nasution Respons Aspirasi Petani Afia, Dorong Solusi Harga Pupuk dan Bantuan Alsintan
News
Buka Musda IV Golkar Padang Lawas, Andar Amin Harahap Tekankan Konsolidasi hingga Akar Rumput
News
Sekda Padangsidimpuan Buka Konferensi PWI Tabagsel IX, Wartawan Didorong Makin Profesional
News
HUT ke8 PA Sibuhuan Jadi Momentum Pembenahan Layanan, Bupati Palas Tekankan Integritas
News
Kelola 10 Akun TEVI untuk Sebar Konten Pornografi, Polda Sumut Tangkap Pelaku
News
Polda Sumut Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi, Raup Rp.80 Juta dalam 3 Bulan
kota
Apresiasi Dukungan PBB, Rico Waas Harap Pembangunan Medan Dikawal hingga Kecamatan
News