Pemprov Sumut dan KPPG Perkuat Pengawasan Dapur MBG, Pastikan Keamanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Pemprov Sumut dan KPPG Perkuat Pengawasan Dapur MBG, Pastikan Keamanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
News
Baca Juga:
GUNUNGSITOLI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution berdialog langsung dengan petani dan tokoh masyarakat saat meninjau rehabilitasi jaringan irigasi Afia di Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli. Dalam dialog tersebut, para petani menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari harga pupuk bersubsidi, keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan), kebutuhan alat pengering gabah hingga perbaikan bendungan induk.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tetehosi Zega, Harozeki Zega, menyampaikan aspirasi mengenai tingginya harga pupuk bersubsidi di tingkat pengecer, keterbatasan traktor dan mesin perontok padi (power thresher), kebutuhan alat pengering (dryer), serta perbaikan bendungan induk Sungai Afulu yang dibangun sejak tahun 1980-an.
Menanggapi keluhan mengenai harga pupuk yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET), Bobby mendorong langkah penyelesaian secara permanen melalui koordinasi pemerintah daerah dengan para distributor dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Ia menyarankan agar Wali Kota Gunungsitoli memanggil para distributor bersama Kapolres dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk membahas kesepakatan batas atas harga eceran yang mempertimbangkan biaya distribusi antarwilayah.
"Kita ingin solusi yang permanen dan adil bagi semua pihak. Pembangunan irigasi ini adalah langkah awal, dan kita akan terus dampingi agar hasil panen petani terus meningkat," tegas Bobby di hadapan warga, Kamis (29/10/2026).
Bobby juga merespons permohonan bantuan alsintan dan alat pengering gabah dengan menginstruksikan Dinas Pertanian Provinsi Sumut memetakan kebutuhan riil petani. Pemetaan tersebut diperlukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, sesuai kebutuhan, dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani.
"Saya minta Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara untuk menghitung kebutuhan alat berdasarkan luas lahan efektif persawahan sebesar 254 hektar, dan pada Bapak Walikota untuk segera menyusun Detail Engineering Design (DED) dan pengajuan teknis agar Pemprov Sumut dapat mengalokasikan anggaran pada tahun mendatang," katanya.
Selain dukungan pupuk dan alsintan, aspirasi petani juga mencakup peningkatan jalan usaha tani serta perbaikan bendungan induk Sungai Afulu. Berbagai kebutuhan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota sesuai kewenangan masing-masing.
Sementara itu, Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli menyambut positif kehadiran Gubernur Sumut di tengah-tengah petani. Ia menegaskan komitmen Pemko Gunungsitoli melalui penyuluh pertanian untuk terus mendampingi petani dalam mengoptimalkan lahan baku persawahan seluas 254 hektar di kawasan Afia.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Pemprov Sumut dan KPPG Perkuat Pengawasan Dapur MBG, Pastikan Keamanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
News
Tinjau Proyek Turap di Nias, Bobby Nasution Minta Pengerjaan Dipercepat Jelang Nataru
News
Bobby Nasution Tinjau Irigasi Afia, Dorong Produktivitas dan Sejahterakan Petani Gunungsitoli
News
Bobby Nasution Respons Aspirasi Petani Afia, Dorong Solusi Harga Pupuk dan Bantuan Alsintan
News
Buka Musda IV Golkar Padang Lawas, Andar Amin Harahap Tekankan Konsolidasi hingga Akar Rumput
News
Sekda Padangsidimpuan Buka Konferensi PWI Tabagsel IX, Wartawan Didorong Makin Profesional
News
HUT ke8 PA Sibuhuan Jadi Momentum Pembenahan Layanan, Bupati Palas Tekankan Integritas
News
Kelola 10 Akun TEVI untuk Sebar Konten Pornografi, Polda Sumut Tangkap Pelaku
News
Polda Sumut Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi, Raup Rp.80 Juta dalam 3 Bulan
kota
Apresiasi Dukungan PBB, Rico Waas Harap Pembangunan Medan Dikawal hingga Kecamatan
News