LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
Baca Juga:
- LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
- Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
- PLN Perkuat Kapasitas Masyarakat Sekitar PLTA Asahan 3 Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu
MEDAN I SUMUT24 Ratusan nelayan tergabung dalam Koalisi Masyarakat Nelayan Korban Reklamasi Kota Medan, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Pelindo 1, Jalan Pelabuhan Raya, Kecamatan Medan Belawan, Kamis (12/9/2019).
Masyarakat nelayan mengaku reklamasi untuk pelebaran Pelabuhan Belawan telah merusak alur perlintasan kapal nelayan. Selain itu, massa juga mendesak agar Pelindo 1 segera menyelesaikan persoalan yang berdampak bagi masyarakat nelayan.
“Stop reklamasi. Kami sebagai nelayan telah dirugikan dengan alur baru. Karena alur belum layak untuk dilintasi kapal nelayan. Pelindo harus bertanggung jawab,” teriak orator saat berorasi.
Nelayan juga menyebutkan bahwa tali asih yang telah disalurkan Pelindo tidak tepat sasaran. Mereka meminta agar penyaluran tali asih terhadap warga yang terdampak reklamasi harus diverifikasi ulang.
“Ada yang bukan nelayan menerima tali asih, kami ingin ini diusut kembali. Akibat reklamasi kami tidak bisa melaut. Kami minta agar dicek ulang mana yang benar nelayan dan bukan nelayan,” teriaknya.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan yang hadir di tengah masyarakat nelayan, memfasilitasi tuntutan nelayan dengan mengajak musyawarah dengan pihak Pelindo.
Ketua Aksi, Wahyu Kurnia mengatakan, pihaknya sudah melakukan kesepakatan dengan Pelindo untuk dilakukan verifikasi data nelayan yang belum dapat dana tali asih.
“Kemarin ada sekitar 6.000 lebih data yang diajukan ke Diskanla Kota Medan. Setelah diverifikasi hanya 3.228 yang menerima,” kata Wahyu.
“Artinya, selebihnya yang memang nelayan tidak menerima, jadi kita sepakati untuk mendata ulang nama yang belum dapat tali asih,” jelasnya.
Wahyu menjelaskan bahwa data yang sudah menerima tali asih sebelumnya, mereka ragukan ada yang bukan nelayan. Data 3.228 akan diusut. Apabila ada ditemukan data yang menyimpang akan dibawa ke jalur hukum.
Terlebih sudah ditegaskan dalam pertemuan, Data yang sudah diterima untuk dicek ulang. Karena banyak yang bukan nelayan menerima. Ini harus dibahas sambil mendata nama nelayan yang belum menerima tali asih.
Terkait soal alur, Wahyu menyebut pihak Pelindo berjanji akan memperbaiki alur yang tidak layak. Nantinya, alur yang diinginkan akan dibuat sesuai dengan kelayakan dan bisa dilintasi kapal nelayan.
“Komitmen sudah kita sepakati. Masalah tali asih dan alur secepatnya diselesaikan. Kita akan membuat tim untuk melakukan pendataan ulang,” jelasnya.
Sementara itu, Manajer Umum Pelindo 1 Cabang Belawan, Khairul Ulya mengaku, aksi yang dilakukan diduga ditunggai. Ia juga meyakini orang yang ikut dalam aksi merupakan nelayan yang sudah mendapat tali asih.
“Kita akan minta penegak hukum untuk mengusut. Yang pasti, tidak ada lagi tali asih kedua untuk nelayan dari Pelindo. Kita tidak ada menyepakati untuk menyalurkan dana tali asih kedua kali,” tegasnya.
Disinggung adanya data yang belum menerima tali asih bakal diajukan kembali ke Pelindo, kata Ulya itu adalah hak mereka untuk mengajukan ke Diskanla.
Tapi, untuk penyaluran tali asih tidak ada, bila nantinya ada data baru akan dibahas kembali “Yang jelas, tali asih tidak ada. Kalau ada data baru, kita akan bicarakan. Karena, data 3.228 nelayan yang menerima, Pelindo sudah menyalurkan Rp10 miliar. Kalau ada data lagi, nanti kita pikirkan,” pungkas Khairul. (red)
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam upaya mendorong minat mahasiswa menjadi entrepreneur, Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) Universitas
kota
sumut24.co TOBA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utar
News
sumut24.co Labuhanbatu , Mengedarkan narkoba, Tri Putra alias Putra (30) warga Dusun Suka Mulia, Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jumat (26/6/2026). Sekita
News
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota
PT Jasamarga Kualanamu Tol Pertahankan Kinerja Positif dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan Sepanjang Tahun 2025
kota
Bentrok Mencekam di Areal PT Bridgestone Berujung Pembakaran Kendaraan.
kota