Kamis, 25 Juni 2026

Belum Masuk Listrik, Anak Siswi SD Gunung Melayu Asahan, Mohon Bantuan Presiden dan Gubsu 

Administrator - Minggu, 04 Agustus 2019 13:13 WIB
Belum Masuk Listrik, Anak Siswi SD Gunung Melayu Asahan, Mohon Bantuan Presiden dan Gubsu 

ASAHAN I SUMUT24

Baca Juga:

Akses jalan kenderaan roda empat yang sulit tidak menghalangi PLN melistriki desa-desa di pedalaman Sumatera Utara. Roadmap pembangunan Listrik Desa (LISA) PLN di Sumut 2019 sudah mencapai 23,78 % desa yang sudah berlistrik, dari total 216 desa yang menjadi Roadmap pembangunan LISA 2019 di Sumatera Utara.

Sebesar 76,22 % saat ini sedang dalam progress pengerjaan pembangunan. Salah satu Desa yang menjadi Roadmap adalah Desa Gunung Melayu Dusun III, Bukit Kijang, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan, yang akan dilakukan pembangunan infrastruktur listrik sepanjang 5 Kms. Adapun progres saat ini masih dalam proses negosiasi akses pembangunan jaringan yang melewati kebun milik PT London Sumatera.

Manager Komunikasi PLN UIW Sumut Rudi Artono menjelaskan, kemarin bahwa pembangunan infrastruktur listrik berupa tiang penyulang Jaringan Tegangan Menegah (JTM) 20 kV tentu memerlukan kondisi tanah yang bebas dari hambatan berupa pohon maupun bangunan. “Medan jalan yang berbatu, menanjak dan berkelok menjadi tantangan utama dalam mengangkut tiang beton seberat melebihi 1 Ton untuk ukuran panjang 12 meter,” kata Rudi.

Dikatakannya, saat ini sudah dalam tahap menunggu konfirmasi perizinan pembangunan infrastruktur JTM yang akan melewati kebun milik PT London Sumatera ini. “Sudah dilakukan rapat koordinasi bersama PT London Sumatera, Pemkab Asahan dan Komisi A DPRD Kabupaten Asahan 26 Maret 2019 lalu. Rapatnya di PT Lonsum,” katanya.

PLN berharap seluruh stakeholder dan terutama masyarakat bisa bersama-sama mendukung kelancaran pembangunan LISA ini di seluruh Sumatera Utara, baik dari segi perizinan maupun tenaga tambahan dalam membangun bersama kelistrikan di Sumatera Utara ini, tidak hanya di kota saja yang terbangun infrastruktur tenaga listriknya, tetapi desa yang berlokasi di pedalaman ini.

Belum lama ini tayang di media sosial, anak-anak siswi SD Desa Gunung Melayu Dusun III Bukit Kijang Asahan, pegang spanduk yang bertuliskan mohon ke desa mereka dipasang listrik PLN yang sudah 50 tahun tidak merasakan penerangan listrik. Pada spanduk dituliskan tolong bantu kami, PLN yang kami rindukan, mohon perhatian pada Presiden Jokowi, Gubsu dan Bupati Asahan.

Namun seperti penjelasan PLN, pembangunan listrik ke desa tersebut masih terkendala izin dari pihak perkebunan swasta, yang minta ganti rugi kalau lahannya dilintasi jaringan PLN. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
Untuk Tingkatkan Pelayanan dan Penyuluhan Kesehatan Bupati Solok Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Solok
Rico Waas Dinilai Pemimpin untuk Semua, Tandatangani Prasasti Revitalisasi Gereja St. Antonius
Dorong Peran Kampus, Pemko Medan Ajak Mahasiswa Jadi Garda Edukasi Lingkungan dan Antinarkoba
Menyongsong 2029, Rumah Kebangkitan Mulai Susun Strategi Dorong Gibran Maju ke Kursi Presiden
Wabup Basri Bongkar Kinerja APBD 2025, Paluta Catat Surplus Rp43,5 Miliar dan Raih WTP
komentar
beritaTerbaru