Kamis, 25 Juni 2026

Disperindag Kab Karo Laksanakan Pasar Murah

Administrator - Minggu, 28 Juli 2019 14:06 WIB
Disperindag Kab Karo Laksanakan Pasar Murah

Tanahkaro|Sumut24 Pemerintah Kab. Karo tetap konsisten dan berkomitmen akan bekerjasama dan bersinergi antara SKPD terkait untuk mendongkrak inflasi Kab.Karo. Sehingga masyarakat Karo mempunyai daya beli, karena harga terkendali. Selama ini terkesan dimata masyarakat minim daya beli, karena efek penanganan belum maksimal.

Baca Juga:

Menanggapi ini Bupati karo Terkelin Brahmana melalui Kabag Perekonomian Rismawati Br Ginting mengatakan, peluang kesuksesan lapangan kerja harus ada dorongan setiap daerah mengandalkan TPID (tim pengendalian Inflasi Daerah).

Hal ini dikatakan Kabag Perekonomian saat mengikuti kegiatan TPID didampingi Putri Mora Br Sitepu Kasubag Perekonomian, Kamis (25/7) di hotel Grand Sahid, Jakarta, jumat (26/07).

Menurut Rismawati, caranya melalui hasil pertanian yang di kelola oleh Dinas Disperindag penyalurannya supaya jangan disusupi oleh para calo alias cukong, sehingga petani dapat harga yang baik dari hasil taninya sendiri, bukan sebaliknya petani menjadi rugi.

Untuk menekan harga jual agar stabil di pasar dan masyarakat tidak menjerit dan merasa terbeban karena tingginya daya beli, maka dibutuhkan kolaborasi para OPD yang dilakukan secara rutin, sidak ke pasar tradisional bersama Tim TPID, guna mencegah harga agar tetap stabil, tidak dengan semena-mena pedagang menaikkan dan turunkan harga sesuka hati.

Lebih lanjut dijelaskan Rismawati, khusus dinas terkait Ketapang jika sudah mengelola SRG (Sistem Resi Gudang) sebagai penyimpan hasil Tani sehingga harga jual bisa di kontrol oleh pemerintah Kab.Karo disaat hasil tani melimpah harga tidak turun tetapi tetap stabil karena barang bisa di simpan di SRG.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH mengapreisasi apa yang telah disebutkan oleh Kabag Perekonomian, ketika mendengar saran masukan tersebut, bahkan langsung menyetujui SRG merupakan bentuk penyimpanan jagung yang terdapat di Desa Simolap Kec. Tiga Binanga, diminta segera diaktifkan kembali oleh OPD tekhnisnya.

Kedepan untuk membantu masyrakat sesuai program TPID kita akan dorong Disperindag kab. Karo agar selalu rutin membuat pasar Murah bekerja sama dengan Bulog untuk membantu masyarakat Karo memenuhi kebutuhan sehari hari dengan harga terjangkau.ucapnya mengakhiri.(lin)

Ket foto : Kabag Perekonomian Rismawati Br Ginting foto bersama Kasubag Putri Mora disela-sela acara TPID dimulai (Ist, terkelinbukit) 2 Lampiran adakan pasar murah membantu daya beli masyarakat Tanahkaro/Sumut24. Jumat, 26/07/2019. Pemerintah Kab. karo tetap konsisten dan berkomitmen akan bekerjasama dan bersinergi antara SKPD terkait untuk mendongkrak inflasi Kab.Karo. sehingga Masyarakat Karo mempunyai daya beli karena harga terkendali, yang selama ini terkesan dimata masyarakat minim daya beli karena efek penanganan belum maksimal.

Menanggapi ini Bupati karo Terkelin Brahmana melalui Kabag Perekonomian Rismawati Br Ginting, mengatakan peluang kesuksesan lapangan kerja harus adanya dorongan setiap daerah mengandalkan TPID (tim pengendalian Inflasi Daerah).

Hal ini dikatakan kabag perekonomian saat mengikuti kegiatan TPID didampingi Putri Mora Br Sitepu Kasubag perekonomian, Kamis (25/7) pukul 08.00 wib di hotel Grand Sahid, Jakarta dan langsung mengatakanya terhadap beberapa wartawan yang secara kebetulan berada di kantonya kabanjahe jumat 26/07.2019.

Menurut Rismawati, caranya melalui Hasil Pertanian yang di kelola oleh Dinas Disperindag penyalurannya supaya jangan disusupi oleh para calo alias cukong, sehingga Petani dapat Harga yang Baik dari hasil taninya sendiri,bukan sebaliknya petani menjadi rugi. Katanya disela sela menunggu rapat TPID dimulai.

Untuk menekan harga jual agar stabil dipasar dan masyarakat tidak menjerit dan merasa terbeban karena tingginya daya beli, maka disini dibutuhkan kolaborasi para OPD dapat melakukan secara rutin sidak ke pasar tradisional bersama Tim TPID, guna mencegah harga agar tetap stabil, tidak dengan semena mena pedagang menaikkan turunkan harga sesuka hati. Tandasnya

Lebih lanjut dijelaskan Rismawati, khusus dinas terkait Ketapang jika sudah mengelola SRG (Sistem Resi Gudang) sebagai penyimpan hasil Tani sehingga harga jual bisa di kontrol oleh pemerintah kab.karo disaat hasil tani melimpah harga tidak turun tetapi tetap stabil karena barang bisa di simpan di SRG. Sambungnya lagi

Pada kesempatan yang sama, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH mengapreisasi apa yang telah disebutkan oleh kabag perekonomian, ketika mendengar saran masukan tersebut, bahkan langsung menyetujui SRG merupakan bentuk penyimpanan jagung yang terdapat di desa Simolap kec. Tiga Binanga, di minta segera akan diaktifkan kembali oleh OPD tekhnisnya. Ujarnya

Kedepan untuk membantu masyrakat sesuai program TPID kita akan dorong Disperindag kab. Karo agar selalu rutin membuat pasar Murah bekerja sama dengan Bulog untuk membantu masyarakat Karo memenuhi kebutuhan sehari hari dengan harga terjangkau.ucapnya mengakhiri.(lin)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
Untuk Tingkatkan Pelayanan dan Penyuluhan Kesehatan Bupati Solok Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Solok
Rico Waas Dinilai Pemimpin untuk Semua, Tandatangani Prasasti Revitalisasi Gereja St. Antonius
Dorong Peran Kampus, Pemko Medan Ajak Mahasiswa Jadi Garda Edukasi Lingkungan dan Antinarkoba
Menyongsong 2029, Rumah Kebangkitan Mulai Susun Strategi Dorong Gibran Maju ke Kursi Presiden
Wabup Basri Bongkar Kinerja APBD 2025, Paluta Catat Surplus Rp43,5 Miliar dan Raih WTP
komentar
beritaTerbaru