Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
kota
Tanah Karo|SUMUT24 Pasca diberi pelatihan, petani kopi Tanah Karo diharapkan lebih mampu membudidayakan dan mengolah hasil pasca panen. Sehingga taraf perekonomian petani, khususnya penanam kopi lebih terangkat.
Baca Juga:
- Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
- Untuk Tingkatkan Pelayanan dan Penyuluhan Kesehatan Bupati Solok Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Solok
- Rico Waas Dinilai Pemimpin untuk Semua, Tandatangani Prasasti Revitalisasi Gereja St. Antonius
Hal ini terungkap dalam acara penyerahan sertifikat pelatihan di Hotel Grand Mutiara, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara (16/7).
Acara ini dihadiri Oleh Wagubsu H. E. H Musa Rajeksah, Dr. Ir. Kasdi Subagyoni, msc direktur jenderal perkebunan Kementerian pertanian RI, Aditya Perdana selaku utusan khusus Presiden untuk Timur Tengah dan anggota OKI (Organisasi Konferensi Islam) Ibu Plh Gubernur Aceh DR. Ir Dyaherti Idawati MT, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Wakil Bupati Dairi Jimmy SIHOMBING, Ketua TP PKK kab karo Ny Sariati Terkelin Brahmana, Kadis perkebunan Sumut Ir. Herawati, dan Kadis Pertanian dan perkebunan Aceh A. Hanan, SP. MM
CEO, International Islamic Trade Finance Corporation (ITFC), Eng Hani Salem Sonbol, dalam paparannya mengatakan, selain bentuk keperdulian, langkah pelatihan yang dilakukan ini merupakan solusi perdagangan terpadu untuk meningkatkan hasil dan manfaat dari sektor kopi yang lebih kuat. Pihak ITFC juga telah menyelesaikan serangkaian program pengembangan ekspor dan telah menandatangani perjanjian Murabahah dengan nilai total 6 juta USD untuk tiga eksportir dan Koperasi Indonesia.
Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar, Perkebunan Kementrian Pertanian (Kementan), Ir.Irmijati Rachmi Nurbahar, menjelaskan, komoditi tanaman kopi saat ini memiliki prospek cerah dan prospektif dari segi agribisnis. Dimana saat ini, Indonesia merupakan penghasil kopi terbesar urutan ke empat di dunia. Areal pertanaman kopi nasional seluas 1,2 juta hektar dengan hasil rata rata 775 kg/ hektar produk green bean .
Wagubsu, Musa Rajekshah, dalam sambutannya mengimbau petani kopi agar menerapkan ilmu yang telah diperoleh dari pelatihan. Sehingga taraf perekonomian terangkat kedepannya.
Wagubsu juga menyatakan bahwa dirinya dengan Gubsu, Edy Rahmayadi, juga telah merancang pembentukan BUMD, untuk menampung hasil tani ketika harga mengalami penurunan. Hanya saja, ucap Musa Rajekshah, dibutuhkan sinergi lintas Kab/Kota di Sumut dan Kementrian, untuk mewjudkan impian BUMD Provsu.
Diharapkan kegiatan ini terus berlanjut, jangan hanya 2 kabupaten yang menerima kesempatan pelatihan ini, sebab masih ada kabupaten lain juga ingin seperti Kab. Karo di 33 Kabupaten /Kota se-Sumut.
Apabila petani kita sukses mengikuti program ITFC ini, dapat kita lihat seperti negara Thailand, mereka biasa keladang menggunakan kendaraan doubel cabin, sedangkan para petani kita naik sepeda motor saja sulit ada, ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Karo, Terkelin Brahmana, mengatakan, Pemkab Karo sangat mengapresiasi pelatihan yang telah dilakukan pihak Scopi selaku perpanjangan tangan ITFC, terhadap petani Kopi Karo di empat desa, diantaranya : petani Desa Naman Teran, Payung, Sada Perarih, dan Desa Rumamis, bulan April 2019 lalu. Melalui ilmu yang di dapat dari pelatihan kiranya petani kopi di Tanah Karo dapat berbagi ilmu bagaimana budi daya yang baik dan benar. Serta perlakuan proses pasca panen, sehingga nilai jual kopi menjadi lebih tinggi sehingga pendapatan perkapita petani meningkat.
Selesai acara , ITFC Mr Hani Slem Sonbol memberikan penyerahan piagam penghargaan kepada penggiat petani kopi sebanyak 10 orang terdiri dari 5 orang dari Kab Karo dan 5 orang Kab. Dairi serta pemberian cenderamata, disaksikan Wagubsu Musa Rajeksah, Bupati Karo Terkelin Brahmana.
Acara dilanjutkan dengan penandatangan perjanjian oleh ITFC dengan tiga eksportir kopi dan Koperasi Kopi Indonesia yakni Boemi Coffee, Arvis Sanada Sanni dan Ujang Jaya Internasional dengan menyerahkan dana dengan nilai total USD 6 Juta.(Lin)
Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
kota
Untuk Tingkatkan Pelayanan dan Penyuluhan Kesehatan Bupati Solok Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Solok
kota
sumut24.co MedanPerayaan 111 tahun perjalanan iman Gereja Katolik St. Antonius dari Padua Paroki Hayam Wuruk Medan mendapat perhatian dan
kota
sumut24.co MedanPemko Medan mendorong perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih aktif dalam mengedukasi masyarakat, khususnya terkait k
kota
sumut24.co JAKARTA, Masa jabatan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih berjalan hingga tahun 2029, namun semangat generasi muda yang
News
Wabup Basri Bongkar Kinerja APBD 2025, Paluta Catat Surplus Rp43,5 Miliar dan Raih WTP
kota
Perangi Narkoba, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Gandeng BNN RI Bentuk Unit Layanan Terpadu P4GN
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Tegaskan KNPI Harus Jadi Motor Perubahan di Padang Lawas
kota
Sempat Viral Digerebek EmakemakSarang Narkoba di Labura di Bakar Polisi
kota
RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
kota