Rabu, 24 Juni 2026

Ini Lima Kab/Kota Bakal Jadi Contoh Kawasan Agraris Terpadu

Administrator - Selasa, 09 Juli 2019 13:10 WIB
Ini Lima Kab/Kota Bakal Jadi Contoh Kawasan Agraris Terpadu

MEDAN I SUMUT24 Sebanyak lima dari 33 kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara dijadikan contoh sebagai kawasan agraris terpadu.

Baca Juga:

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Sumatera Utara, Irman menjelaskan saat ini pihaknya sedang melakukan finalisasi kawasan strategis agraris di Sumatera Utara.

Tujuannya, sebut Irman, agar prioritas dibuat dibeberapa daerah percontohan agraris terpadu.

“Ada kita pilih lima kabupaten sebagai daerah percontohan agraris terpadu, yaitu Kabupaten Humbang Hasundutan, Karo, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan dan Padang Lawas,” kata Irman di Medan, Selasa (9/7).

Kelima daerah tersebut, ungkap Irman, dijadikan contoh untuk kawasan agraris terpadu di Sumut, akan ada kemitraan antara provinsi dengan kabupaten.

Kemitraan tersebut, kata Irman, diantaranya tentang pembangunan kawasan sektor pertanian, sektor perikanan dan sektor perkebunan.

Dipilihnya kelima daerah ini sebagai kawasan agraris terpadu di Sumut, menurut Irman, karena daerah-daerah ini sudah lebih siap dan sudah ada rencana awal.

“Program ini akan diseminarkan besok selanjutnya akan dilaporkan kepada gubernur untuk dilaksanakan dan ditetapkan pada tahun 2020,” ujar Irman. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menyongsong 2029, Rumah Kebangkitan Mulai Susun Strategi Dorong Gibran Maju ke Kursi Presiden
Wabup Basri Bongkar Kinerja APBD 2025, Paluta Catat Surplus Rp43,5 Miliar dan Raih WTP
Perangi Narkoba, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Gandeng BNN RI Bentuk Unit Layanan Terpadu P4GN
Bupati Putra Mahkota Alam Tegaskan KNPI Harus Jadi Motor Perubahan di Padang Lawas
Sempat Viral Digerebek Emak-emak Sarang Narkoba di Labura di Bakar Polisi
RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
komentar
beritaTerbaru