Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
News
Medan | Sumut24.co Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (lelang jabatan eselon II) Pemprov Sumut telah menyelesaikan seleksi pada tahap tulisan makalah pada tanggal 25 Juni 2019 lalu . Hasilnya dituangkan dalam berita acara Nomor 007/SPJTP/VI/2019 tertanggal 3 Juli 2019, yang berisi penetapan 101 nama-nama peserta yang berhak lulus mengikuti seleksi tahap III (Assessment Test) pada 8 – 9 Juli 2019.
Baca Juga:
Proses seleksi tersebut tidak terlepas dari sorotan berbagai pihak termasuk elemen masyarakat yang menghendaki Sumut Bermartabat sesuai dengan harapan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.
Menyikapi proses Lelang Jabatan untuk 16 Jabatan Pejabat Tinggi Pratama (eselon II) dilingkungan Pemprov Sumut, sebagai elemen masyarakat, Ketua KOmite Masyarakat Pemantau PenyalahgunAan Kekuasaan (KOMPPAK) Sumatera Utara, Helmi Sidik Purnomo menilai proses seleksi untuk jabatan eselon II Pemprov Sumut yang berlangsung saat ini merupakan tolak ukur bagi Gubernur Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajecksah dalam pencapaian visi dan misinya menjadikan Sumut Bermartabat.
“Sumut Bermartabat dimulai dari bagaimana perekrutan dan seleksi lelang jabatan dilingkungan Pemprovsu berjalan dan dilaksanakan oleh panitia seleksi. Kredibilitas Gubsu dan Wagubsu akan diukur dari kinerja panitia seleksi apakah seleksi berjalan secara fair berdasarkan nilai dan kriteria seleksi atau karena ada unsur unsur lain seperti titipan, atau faktor kedekatan” ungkap Purnomo di Medan, Senin (8/7/2019).
Oleh karena itu, menurut Purnomo, Sumut bermartabat itu harus dimulai dari kualitas para pejabat pimpinan yang ada di Provinsi Sumut ini.
“Jika pejabatnya tak bermartabat bagaimana provinsi ini bisa bermartabat” sebutnya.
Selain ini panitia seleksi yang diketuai oleh Sabrina yang juga merupakan Sekdaprovsu memiliki peranan penting dalam ikut menjadikan Sumut Bermartabat. Jika seleksi tidak dilakukan sesuai kriteria dan berdasarkan pesanan maupun titipan maka masyarakat jangan berharap banyak perubahan di Sumatera Utara.
Purnomo menekankan, sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Utara maka KOMPPAK akan terus melakukan pemantauan proses seleksi lelang jabatan eselon II dilingkungan Pemprovsu tetsebut.
“Kami sebagai elemen masyarakat tentu berhak ikut melakukan pengawasan. Jika ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan wewenang dalam seleksi ini maka kami akan teruskan indikasi temuan tersebut kepihak terkait. Kita berharap Sumut Bermartabat itu harus dimulai dari Pejabatnya” tandas Purnomo.(rel/w03)
Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
News
Dari Perut Bumi untuk Negeri Menguji Janji Hilirisasi Menuju Kedaulatan Mineral Indonesia
News
GPIB Immanuel Kunjungan Ke Masjid Agung
kota
Rakor SPPG SeSumut Memanas, Ombudsman SPPG Tak Punya SLHS, IPAL dan Sebabkan Keracunan Harus Ditutup
News
Motor Hilang dari Ruang Tamu, Jejaknya Berujung di Marketplace Facebook
News
Pengedar Sabu dan Ganja di Bandar Khalipah Ditangkap, Sempat Melawan Saat Diringkus
News
Dua Terduga Bandar Sabu Diciduk, 20,35 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan di Lubuk Pakam
kota
Bank Sumut Hadirkan Smartcash, Dukung Transformasi Digital Transportasi Publik BRT Mebidang
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan keandalan pasokan listrik selama rangkaian peringa
kota
sumut24.co MEDAN, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Medan (Unimed) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa K
kota