JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
kota
MEDAN I SUMUT24
Baca Juga:
- JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
- Rektor UNPAB Prof. Isa Indrawan Terpilih Jadi Mentor Rektor Nasional, APTISI Siapkan Program Pembinaan 60.000 Pimpinan Kampus
- Mendefinisikan Ulang Kepemimpinan Modern: Richa Arie Sandy Bawa Filosofi "Quiet Luxury" dan "Boss Energy" ke Kancah Pendidikan Melalui Rindu Tenang
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyebut sinergisme dari semua kelompok serta kekuatan iman menjadi kunci utama dalam melawan dan memberantas narkoba. Hal ini disampaikannya usai menghadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2019, di Halaman Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30, Medan, Rabu (26/6).
“Perkuat iman itu adalah segala-galanya, yang membentengi diri dari godaan-godaan seperti narkoba ini. Kemudian, bersatu-padu kita selesaikan masalah narkoba ini. Pemerintah, rakyat, sama-sama. Selama sifatnya masih terus-menerus seremonial, tak bisa kita selesaikan. Niat dan tekad kuat, motivasi, dan iman yang harus terus kita tingkatkan,†ujar Gubernur.
Gubernur menilai peringatan HANI yang bersifat seremonial tetap penting untuk diselenggarakan. Namun, yang lebih penting adalah implementasinya di lapangan. Apalagi jika kampanye anti narkotika dilakukan seperti kampanye Pilpres yang lalu, tentu hasilnya akan luar biasa.
“Apabila kampanye narkoba ini kita lakukan seperti kampanye Pilpres lalu, semua ngotot untuk saling memenangkan, tentu hasilnya akan luar biasa. Coba kita menangkan Republik Indonesia ini untuk bersih dari narkoba. Insya Allah habis narkoba ini. Kita tanya pada diri masing-masing, apakah kita sudah punya cukup keimanan dan tekad untuk melawan narkoba ini, kalau belum tak akan pernah selesai narkoba ini,†ucap Edy Rahmayadi.
Sebelumnya, Edy juga membacakan pidato Wakil Presiden RI Jusuf Kalla pada Peringatan HANI 2019. Disebutkan, penanggulangan permasalahan narkotika harus dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Caranya, melalui pendekatan hukum dan pendekatan kesehatan, sosial, serta pendidikan.
“Oleh karena itu dukungan seluruh elemen bangsa sangat dibutuhkan dalam mengemban tugas dan amanah yang diberikan oleh rakyat. Marilah berjuang bersama, bekerja sekuat tenaga, menjadikan negara kita bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Karena jika masyarakat sehat maka negara akan kuat,†sebutnya.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut Atrial menyebutkan, tema yang diusung pada Peringatan HANI 2019 ialah “Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emasâ€. Tema ini dipilih karena generasi milenial merupakan calon pemimpin bangsa. Bila gagal dalam mendidik mereka, maka sama dengan gagal membangun suatu bangsa.
“Saat ini, berdasarkan hasil rilis Badan Narkotika Internasional, terdapat 803 narkotika jenis baru yang beredar di dunia dan 74 telah beredar di Indonesia. Kemudian tahun 2018, BNN bersama dengan LIPI mengungkap bahwa prevalensi penyalahgunaan narkotika pada kelompok pelajar dan mahasiswa sebesar 3,21 % atau setara 2.297.492 orang. Pada kelompok pekerja sebesar 2,1 % atau 1.514.000 orang,†ungkapnya.
Lebih lanjut, Atrial menginformasikan bahwa saat ini BNN telah memiliki 16 satuan kerja di wilayah Provinsi Sumut, yakni terdiri dari 1 BNN Provinsi dan 15 BNN kabupaten/kota. Adapun capaikan kinerja BNNP Sumut dua tahun terakhir yaitu telah terlaksana sebaran informasi sebanyak 3.543.314 atau setara dengan 24.84 persen dari penduduk Sumut. Kemudian, terbentuk relawan anti narkotika sebanyak 1688 dan penggiat narkotika sebanyak 1400 orang. Pada tahun 2018, berkas kasus tidak pidana narkotika yang terungkap sebanyak 118 dan tindak pidana pencucian uang sebanyak 5 kasus dengan jumlah tersangka 142 orang.
“Pada tahun 2018, jumlah klien yang direhabilitasi berupa rawat jalan berjumlah 920 orang dan rawat inap sebanyak 190 orang. Pada tahun 2017, diketahui prevalensi penyalahgunaan narkotika di Sumut adalah 2,53 % atau setara 256.000 jiwa terpapar narkoba,†jelasnya.
Adapaun beberapa rangkaian peringatan HANI yakni dilaksanakan penyerahan Piagam dan Plakat Penghargaan P4GN kepada penggiat anti narkoba oleh Gubernur, penampilan teater dan akustik dari pecandu yang telah pulih, testimoni dari pecandu yang telah pulih, dan dilanjutkan dialog interaktif P4GN. Saat itu, dilakukan pula penandatanganan komitmen anti narkotika dan pelepasan balon sebagai lambang peringatan HANI 2019.(W03)
JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
kota
Rektor UNPAB Prof. Isa Indrawan Terpilih Jadi Mentor Rektor Nasional, APTISI Siapkan Program Pembinaan 60.000 Pimpinan Kampus
News
sumut24.co MedanDi tengah dinamika dunia bisnis dan pendidikan modern yang bergerak serba cepat, standar kepemimpinan serta pengembangan s
kota
Medan sumut24.co Menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumut untuk menertibkan segala bentuk perjudian dan menindak pemilik dan para pelaku ya
Hukum
Proyek Jalan Rp1,28 Miliar Disorot, Kadis SDABMBK Deli Serdang &ldquoNanti Saya Check Dulu ke PPK&rdquo
News
Barapaksi Soroti Proyek Jalan Rp1,28 Miliar di Sunggal &ldquoJangan Ada Pembiaran Jika Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi&rdquo
kota
UNPAB Gelar Wisuda Periode ke76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja
kota
Medan sumut24.co Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E.,M.M., menghadiri jamuan makan malam dengan s
kota
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, membongkar praktek jual beli narkoba, yang selalu memanfaatkan kafe sebagai titik t
Hukum
Dosen Universitas HKBP Nommemsen Pematangsiantar Melaksanakan PKM di Desa Bangun
kota