Firli Bahuri Resmi Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude dan IPK 4,0
Firli Bahuri Resmi Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude dan IPK 4,0
News
MEDAN I SUMUT24.co Adanya statemen kepala BKN Regional Sumut English Nainggolan yang mengatakan, para pejabat eselon II yang baru-baru ini telah dicopot oleh Gubsu Edy Rahmayadi jarang masuk alias bolos karena malu sebab sekarang menjadi bawahan adalah statemen yang mengada-ada disinilah jelas bahwa Kepala BKN Regional Sumut tersebut Asal bunyi alias asbun tak mendasar, ucap salah seorang ASN Pemprovsu yang enggan disebutkan namanya kepada Wartawan, Rabu (19/6). Menurut ASN tersebut, Sebagai pejabat yang membawahi ASN tak selayaknya seorang Kepala BKN menyebutkan hal tersebut karena sama dengan memercik air didulang terkena muka sendiri, ini jelas kepala BKN tersebut gagal membina ASN dan membuka boroknya sendiri. Apalagi ucapan kepala BKN tersebut tidak didasari bukti seperti Absensi dan lainnya. Jangan asal cakap kalau tak mengerti.
Baca Juga:
Saat ini saja jajaran OPD Pemrovsu absensi sudah menggunakan selfie android sehingga kalau tidak selfie tepat waktu masuk dan pulang berbagai tunjangan apapun namanya langsung terpotong dari honor dan gaji. Jadi mana mungkin ASN mau gajinya dipotong, apalagi terkadang SK ASN nya sudah tergadai, ucapnya. Kita berharap Menteri Menpan RB agar dan pejabat yang membawahi BKN agar mengevaluasi pejabat BKN Regional Sumut karena asal buat statemen, padahal belum tentu kebenarannya.
Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional Sumut English Nainggolan menyebut, para pejabat Eselon Dua yang dinonjobkan oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi harus tetap menjalankan tugas dengan benar, dan pastinya tidak membolos pada jam kerja.
Setelah beberapa waktu lalu Edy Rahmayadi menonjobkan belasan pejabat Eselon Dua lingkungan Pemprov Sumut.
Kepala BKN Regional Provinsi Sumatera Utara, English Nainggolan mengatakan, pastinya para pejabat eselon dua membolos datang ke kantor karena tekanan psikologis yang diterimanya. Lantaran, dahulu menjabat sebagai pimpinan kini hanya menjadi bawahan.
“Secara manusiawi eselon dua dinonjobkan itu tertekan. Apalagi dulunya ada kepala dinas dan dirinya di nonjobkan di tempat ia memimpin,” jelasnya, melalui sambungan telepon genggam, Selasa (18/6/2019).
English Nainggolan juga mengatakan, dengan mendapat tekanan, tidak menutup kemungkinan para pejabat itu akan malu untuk datang ke kantor. Setelah itu, dengan membolos pastinya dapat menganggu kinerja di dinas tersebut.(W03)
Firli Bahuri Resmi Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude dan IPK 4,0
News
Yayasan Brata Bhakti Sumut Beri Bantuan Beasiswa dan Santunan Kepada Anak Yatim Polri
News
CEO Sumut24 Group Rianto Ucapkan Selamat kepada Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumut
News
Profil Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap, Putra Medan yang Kini Dipercaya Jadi Kadiv Propam Polri
News
Irjen Mahmud Nazly Harahap Dipercaya Jadi Kadiv Propam Polri
News
Belawan sumut24.co Komando Daerah Angkatan (Kodaeral) I, Semangat kebersamaan terlihat ketika prajurit dan PNS Kodaeral I bersama masyarak
News
Brigjen Pol Sonny Irawan Jadi Kapolda Sumut
News
AKP M Ainul Yaqin Jadi Kapolsek Medan Sunggal
News
sumut24.co ASAHAN, Aktivitas penambangan tanah urug yang tergolong bahan galian Golongan C berlangsung leluasa di Kecamatan Pulo Bandring,
News
Kapolri Suyudi Rombak 88 PatiPamen, Brigjen Sonny Irawan Jadi Kapolda Sumut
News