Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
kota
Medan|SUMUT24 Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Zulkarnain mengatakan, masyarakat Kota Medan sudah bisa mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) ke kecamatan masing-masing.
Baca Juga:
“Mulai sekarang masyarakat sudah bisa menyampaikan permohonan pengurusan KIA di kecamatan,” terangnya, Kamis (13/6).
Yang paling pokok, katanya, kita harus memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa KIA sangat diperlukan oleh masyarakat terutama untuk anak-anak.
Kedudukan KIA harus dipandang sama dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk masyarakat yang berumur 17 tahun ke atas. KIA diperuntukkan bagi anak dengan rentang usia 0-17 Tahun.
KIA merupakan bentuk konstitusional pengakuan negara terhadap warga negara. Fungsinya sebagai alat bukti diri. Untuk melindungi hak-hak anak terhadap akses pelayanan publik seperti sosial kesehatan dan pendidikan yang mempersyaratkan nantinya sebagai syarat administrasi.
“Kalau dia tidak punya, kan tidak terlindungi hak-haknya. Karenanya, dalam waktu dekat kita sudah sampai pada penyelesaian akhir untuk menyelenggarakan penerbitkan KIA bagi masyarakat Kota Medan umur 17 ke bawah,” terangnya.
Ia menegaskan, yang boleh memohonkan pengurusan ke Disdukcapil Kota Medan tentunya warga Kota Medan yang data basenya sudah tercatat.
“Perlu dicatat, KIA terintegrasi dan diakui secara nasional karena berbasis NIK sehinga tidak bisa diterbitkan ganda. Kecuali merubah datanya. Kalau misalnya si anak di Kota Medan sudah punya KIA, di daerah lain dia hanya bisa mengubah datanya,” jelas Zulkarnain.
Persyaratannya cukup mudah. Berkaitan dengan identitas yang mau dicantumkan di KIA, harus ada akta kelahiran, fotokopi KTP kedua orangtua dan kartu keluarga. Bagi anak di atas 5 tahun harus melampirkan pas foto terbaru 3×4 sebanyak 2 lembar.
“Cukup menyampaikan permohonan ke petugas Disdukcapil di kecamatan dan pengambilannya bisa diambil di sana. Supaya mendekarkan akses masyarakat. Kalau ke sini (Dinas) jauh dan ramai sekali,” katanya lalu tertawa.
Disdukcapil akan berusaha akan mengoptimalkan untuk semester 2 penerbitan KIA bersmaan dengan sosialisasi yang akan terus dilalukan.
Dikatakan Zulkarnain, keberhasilan KIA sangat tergantung masyarakat. Karena masyarakat sendiri yang harus memohonkan.
“Kalau tidak, bagaimana kita mengeluarkannya. Harus ada partisipasi luas masyarakat. Kedua, dibutuhkan partisipasi untum memohonkan langsung ke petugas-petuga Dukcapil dan menghundari perantara-perantara,” jelasnya.
Saat ini Disdukcapil sudah ada koordinasi dengan kecamatan. Sosialisasi dilakukan dalam bentuk brosur dan sudah sampai kepada Kepala Lingkungan (Kepling).
“Masyarakat bisa berdialog mempertanyakan apa kedudukan, fungsi, syarat untuk pengajuan KIA ini ke semua kepala lingkungan karena mereka sudah kita berikan brosur,” tuturnya.
Dengan KIA dan NIK yang terdata dalam data base kependudukan. Pada anak umur 17 nantinya, ia hanya melalukan perekaman dan tidak perlu membawa persyaratan yang lain untuk mendapatkan KTP.
“Nanti berbagai kementrian dalm jangka menengah membuat KIA sebagai syarat administrasi. Agar masyarakat tidak terkendala, sejak awal urus KIA. Jadi, ketika menjadi satu persyaratan, masyarakat sudah memilikinya,” katanya.
Masyarakat juga bisa melakukan permohonan untuk dokumen kependudukan lebih dari satu. Ada program Disdukcapil 3 in 1 yang artinya ketika anak lahir, sudah bisa mengurus Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan KIA. Program ini sudah berjalan. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang sifatnya terpadu.
“Perlu diketahui masyarakat, untuk mendapatkan dokumen KIA ini tanpa bayar. Tidak ada pungutan,” ungkapnya.
Zulkarnain berpesan, KIA ini termasuk dokumen negara. Termasuk security printing. Karena itu, masyarakat setelah mendapatkan kartu ini menjaga dan melihara jangan mudah hilang dan rusak. Karena KIA adalah satu dokumen negara yang melindungi hak-hak masyarakat sendiri.(R02)
Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
kota
Ketua Gen Z Sumut Berbagi 100 Porsi Nasi dan 5 Karung Beras Sambut HUT RI ke81
kota
H. Ruslan Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
kota
Khidmat HUT ke81 RI di SMPSMA Santo Thomas 3, Danton Paskibraka Darel Tamba Bercitacita Kibarkan Merah Putih di Istana Negara
kota
EmakEmak Gaul Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Serukan Indonesia Berdaulat dan Makmur
kota
Wali Kota Binjai Lantik Pengurus Solidaritas Pasar Hongkong Periode 2026&ndash2031
kota
Bakopam Sumut Gelar Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke81 di Dua Lokasi
kota
Semangat Kemerdekaan,BRI BO Sibuhuan Gelar Upacara HUT ke81 RI
kota
Semarak HUT RI ke81, Guru dan Jajaran TPI Medan Gelar Makan Bersama dan Lomba Kemerdekaan di Pantai Sri Mersing
kota
TANJUNG MORAWA Sumut24.coPT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 1 menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang T
Umum