Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
kota
Langkat I SUMUT24 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Langkat mengakui dan membenarkan adanya peningkatan penderita DBD di wilayah Puskesmas Desa Teluk, Kecamatan Secanggang, Dinkes telah melakukan perawatan terhadap penderita DBD, dan saat ini kondisinya terkendali.
Baca Juga:
“Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat tetap melakukan monitoring dan penanganan dini pasien DBD antara lain dengan penyuluhan kesehatan lingkungan, agar masyarakat dapat bersama sama menjaga Lingkungan dengan mencegah genangan air, PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Karena Fogging (pengasapan) hanya untuk pemberantasan nyamuk dewasa, dan dilakukan bila hasil pemeriksaan laboratorium positif DBD”, kata Kepala Dinkes Langkat dr Sadikun Wunato, Rabu (12/6/2019).
Sebelumnya, Dinkes Langkat diminta Sekretaris FPKM Langkat, Solihin Nur, agar tanggap dan serius dalam menangani kasus DBD yang mewabah di Kecamatan Secanggang.
“Jangan sempat ada korban jiwa yang direngut, karena lambannya menangani kasus DBD tersebut,” ungkapnya, Selasa (11/6).
Diungkapkan Solihin Nur, berdasarkan data yang diperolehnya, Dinkes Langkat baru mau melakukan fogging, apa bila sipasien dinyatakan positif DBD dari hasil leb laboratorium.
Tidak itu saja, mereka (Dinkes Langkat) bahkan mau melakukan fogging, bila sipasien sembuh atau pulang dari perawatan Puskesmas atau rumah sakit.
Selain fogging, Dinkes Langkat juga harus memantau keadan lingkungan terjadinya mewabah DBD.
Masyarakat Desa yang terparah terkena serangan penyakit DBD itu berada di Desa Telagah Jernih Kecamatan Secanggang. Diperkirakan ada 20 warga di infus, karna trombositnya turun. Desa Secanggang, Pantai Gading dan lainnya, juga terwabah DBD.
Korban DBD itu bernama Nasilem, Andini, Silvi, Sumiati, Tini, Putri, Maryam, Sukartik dan Iyar, yang merupakan warga Desa Telagah Jernih, dan itu masih banyak lagi yang nama – nama korban yang terserang DBD.
“Ada 1 pasien DBD lagi yang saat ini terbaring di RS Putri Bidadari, yakni atas nama Arbanik, dan itu merupakan warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Secanggang,” ungkapnya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Telagah Jernih, Misran, yang dihubungi membenarkan adanya mewabah DBD di desanya. “Kita kurang tau persis jumlah warga saya yang terkena DBD dinyatakan fositip, namun dari berdasarkan hasil leb di Puskesmas, katanya ada berkisar 8 orang. Warga saya yang di infus ada berkisar 20 orang lebih, dan mereka itu, apakah terkena DBD semuanya, atau tidak. Karna ada yang mengatakan, kalau trombosit turun, juga bisa disebabkan penyakit Tipus”, sebut Misran.
Dijelaskannya, DBD menyerang warganya sejak pertengahan bulan Ramadan. Telah melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan warga yang terkena DBD.
Camat Kecamatan Secanggang, Syofian Tarigan, ketika dihubungi mengatakan, pihaknya telah memohon ke Diskes Langkat untuk dilakukan fogging saat itu. “Petugas Dinkes Langkat sudah turun dan pogging juga sudah dilakukan,” katanya. (red)
Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
kota
Ketua Gen Z Sumut Berbagi 100 Porsi Nasi dan 5 Karung Beras Sambut HUT RI ke81
kota
H. Ruslan Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
kota
Khidmat HUT ke81 RI di SMPSMA Santo Thomas 3, Danton Paskibraka Darel Tamba Bercitacita Kibarkan Merah Putih di Istana Negara
kota
EmakEmak Gaul Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Serukan Indonesia Berdaulat dan Makmur
kota
Wali Kota Binjai Lantik Pengurus Solidaritas Pasar Hongkong Periode 2026&ndash2031
kota
Bakopam Sumut Gelar Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke81 di Dua Lokasi
kota
Semangat Kemerdekaan,BRI BO Sibuhuan Gelar Upacara HUT ke81 RI
kota
Semarak HUT RI ke81, Guru dan Jajaran TPI Medan Gelar Makan Bersama dan Lomba Kemerdekaan di Pantai Sri Mersing
kota
TANJUNG MORAWA Sumut24.coPT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 1 menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang T
Umum