Rabu, 19 Agustus 2026

Bupati Samosir Minta Pekerjaan Pelebaran Terusan Tano Ponggol Dikebut

Administrator - Senin, 10 Juni 2019 14:55 WIB
Bupati Samosir Minta Pekerjaan Pelebaran Terusan Tano Ponggol Dikebut

Samosir|SUMUT24 Bupati Samosir, Rapidin Simbolon mengharapkan proyek pelebaran alur Tano Ponggol segera dikebut dan diselesaikan dengan baik, sehingga daerah ini akan menjadi pusat destinasi wisata Samosir di masa yang akan datang.

Baca Juga:

Setelah dilebarkan, maka selanjutnya akan direalisasika pembangunan jembatan terusan Tano Ponggol yang baru, yang lebih besar dan juga akan menjadi ikon pariwisata di Samosir.

“Mudah-mudahan seiring dengan berjalannya waktu pembangunan di Samosir dapat berlanjut ke arah yang lebih baik demi kesejahteraan masyarakat Samosir,” imbuh Rapidin kepada medanbisnsidaily.com, Senin (10/6), di Samosir.

Kata Rapidin, untuk memastikan pekerjaan pelebaran alur terusan Tano Ponggol, pihaknya telah melakukan monitoring di Pangururan. “Bersama pihak rekanan kami meninjau langsung ke lapangan dengan melihat detail pekerjaan yang sudah dilaksanakan. Pelaksana dari PT Basuki Kso Sacna, Edy Sidabutar mengatakan pekerjaan akan semakin ditingkatkan, supaya dapat selesai tepat waktu,” ujarnya.

Pembangunan pelebaran alur Tano Ponggol Danau Toba, Pangururan, Samosir bersumber dari APBN murni Tahun Anggaran 2017-2019, dengan nilai kontrak Rp 313.339.211.900. Proyek itu dimulai awal 2018. Masa pelaksanaan 730 hari, oleh penyedia jasa Basuki-Sacna, KSO, dan kontraktor pelaksana PT Basuki Rahmanta Putra-PT Sac Nusantara, KSO.(Red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
UNPAB Gelar Wisuda Periode ke-76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja
Dandim 0201/Medan Hadiri Jamuan Makan Malam Dengan Paskibraka Kota Medan
Polisi Gerebek Kafe Penjualan Pod Getar, 3 Remaja Diringkus di Jalan Darusalam Medan
Dosen Universitas HKBP Nommemsen Pematangsiantar Melaksanakan PKM di Desa Bangun
Pemko Pematangsiantar dan Kemenkum Sumut menandatangani Kerja Sama Pelayanan dan Pembangunan Hukum di Daerah
Melampaui Sekat Negara-Bangsa: Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal
komentar
beritaTerbaru