Rabu, 24 Juni 2026

Pastikan Sembako Aman Jelang Hari Raya Idul Fitri, Pemkab Sergai Sidak Beberapa Pasar

Administrator - Minggu, 26 Mei 2019 14:32 WIB
Pastikan Sembako Aman Jelang Hari Raya Idul Fitri, Pemkab Sergai Sidak Beberapa Pasar

Serdang Bedagai I Sumut24

Baca Juga:

Guna untuk mengecek ketersedian sembako (sembilan bahan pokok) menjelang hari raya Idul Fitri 1440 H. Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), jumat (25/5) pagi melakukan sidak ke Pasar Bengkel Kecamatan Perbaungan dan Swalayan Gemilang Kecamatan Sei Rampah.

Sidak tersebut dipimpin langsung Bupati Sergai Ir H Soekirman bersama Kepala BPOM Medan Yulius Sacramento tarigan. Hadir juga pada saat itu Kabid pemeriksaan BPOM Medan Drs Pajar sidik, Kepala Dinas Kominfo Sergai H Ikhsan, AP, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan dr. Bulan Simanungkalit, Kepala Bagian Perekonomian Sergai Sariful Azhar, serta para kepala OPD lainnya.

Disela sela sidak tersebut, Bupati Soekirman mengatakan, bahwa sidak tersebut dilakukan Pemkab Sergai untuk mengetahui ketersedian sembako dibeberapa Pasar di kabupaten Sergai jelang hari raya Idil Fitri 1440 H. Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi kenaikan harga serta meminimalisir peredaran barang tidak layak jual (kadaluarsa).

“Alhamdulillah, harga harga sembako di beberapa Pasar di Sergai relatif stabil. Mudah mudahan jelang hari raya nanti tidak ada lonjakan yang signifikan,”ujar Bupati Soekirman.

Lebih lanjut, menurut pantauannya dilapanngan, saat ini bahwa beras, gula, minyak atau kebutuhan bahan pokok lainnya semua normal, bahkan bawang putih kini sudah turun yang semula mencapai Rp.80.000/kg kini hanya Rp. 34.000/kg saja, terjadi penurunan yang cukup signifikan.

“Hanya saja Jengkol dan Pete yang agak mahal, lebih mahal daripada daging ayam,”ungkap Soekirman.

Selain melihat ketersediaan pangan, Bupati mengaku bersama tim juga melihat keamanan pangan, apakah bahan pangan/produk makanan tersebut mengandung bahan kimia seperti pengawet yang berbahaya. Hal itu dilakukan agar masyarakat Sergai terlindungi dari makanan makanan yang mengandung zat kimia berbahaya.

“Disini kami juga menggandeng BPOM Medan, selain makanan, kami juga menguji beragam alat alat kosmetik yang mungkin mengandung bahan kimia berbahaya, sebab jika kita mengkonsumsi atau memakai bahan kimia berbahaya maka itu akan dapat menyebabkan kanker,”kata Soekirman.

Bupati juga mengatakan, jika nanti ditemukannya bahan bahan yang berbahaya, Pemkab Sergai akan menindak lanjuti dengan menarik produk yang beredar di masyarakat atau menelusurinya dimana produk tersebut diproduksi, demi melindungi masyarakat dari bahan kimia berbahaya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Sergai dr Bulan Simanungkalit menjelaskan, bahwa dalam sidak tersebut, tim mendapat temuan, namun masih dalam pemeriksaan lebih lanjut di Laboratorium, akan tetapi dari semua sampel tersebut kami meragukan sebagian barang mengandung bahan berbahaya seperti Merkuri, boraks dan zat pewarna kain.

“Kami juga menemukan makanan yang sudah rusak, bekas gigitan tikus walau masa berlakunya masih lama, dari kesemua temuan tersebut sudah kami tarik dari pasar agar tidak di edarkan lagi di masyarakat,”ujarnya.(bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Lebih dari 76 Ribu Pohon Tertanam dalam 3 Tahun, PTPN IV PalmCo Bukti Bisnis Sejalan dengan Kelestarian Alam
PLN UP3 Binjai Perkuat Iklim Investasi Dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penandatanganan SPJBTL 13,63 MVA
Pererat Ikatan, Dandim 0208/Asahan Sambut Audiensi Kajari Batu Bara
PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum
Perkuat Sinergi, Kodam I/Bukit Barisan Rayakan HUT ke 76 Bersama Rakyat
56 Lokasi di Asahan Masuk Program P3-TGAI 2026, Perkuat Irigasi dan Ketahanan Pangan
komentar
beritaTerbaru