KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
News
Baca Juga:
BALIGE I SUMU24.co
Bupati Toba,Poltak Sitorus menekankan pentingnya pemahaman terkait adat dan budaya Batak, karena kedua hal tersebut merupakan identitas setiap orang Batak.
“Jangan satukan adat dengan agama. Agama adalah agama, adat adalah adat, supaya kita yang berbeda agama bisa menjalankan adat bersama. Adat adalah identitas karena kita dikenal dari adat kita,†kata Poltak Sitorus saat menghadiri Acara Pelatihan Peningkatan Kapasitas Lembaga Adat Desa (LAD) Tingkat Kabupaten Toba di Balai Data Kantor Bupati Toba, Balige, Selasa (26/9/2023).
Acara yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PMD-PPA) Kabupaten Toba ini dihadiri oleh Kepala Desa dan Pengurus Lembaga Adat Desa dari empat Kecamatan yaitu Tampahan, Balige, Laguboti ,dan Sigumpar.
Poltak Sitorus pun kembali mengingatkan terkait filosofi dalam adat Batak yaitu somba marhula-hula, manat mardongan tubu, dan elek marboru. Bupati Toba mengimbau agar karakter dan budaya masyarakat di Kabupaten Toba harus menyatu sehingga sikap dan perilaku sesuai dengan adat yang santun.
Pada kesempatan ini, Bupati Poltak Sitorus juga menyampaikan kepribadian Batak Naraja sebagai identitas asli suku Batak yang terdiri dari empat prinsip yaitu Marugamo yang mengajarkan kita untuk peduli, Maradat yang mengajarkan kita untuk santun, Maruhum yang mengajarkan kita untuk taat hukum, dan Marparbinotoan yang mengajarkan kita untuk pandai dan bijaksana.
Setelah acara dibuka oleh Bupati Toba kemudian dilanjutkan dengan pemaparan terkait pelatihan lembaga adat desa dari para narasumber, salah satunya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD PPA), Kabupaten Toba ,Henry Silalahi.
Menurut Henry Silalahi, peranan Lembaga Adat Desa (LAD) sangat strategis untuk menjaga pentingnya nilai-nilai kearifan lokal dan gotong royong masyarakat desa di tengah pemerintah sedang Meningkatkan pembangunan desa melalui dana desa. Sehingga diperlukan kesadaran masyarakat desa tetap menjaga nilai kearifan lokal masyarakat desa.
Dikatakan, LAD ini merupakan amanah pembentukan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Pemkan Toba pun mengikut pembentukan LAD melalui Peraturan Gubernur No. 9 Tahun 2021.
Narasumber lainnya adalah Kabid Kelembagaan PMDPPA ,Erince Ompusunggu, dan Pegiat Budaya dari Dirjen Kemendikbud Grace Agustin Doloksaribu.(Wels)
KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
News
Driver Ojol Tewas Terlindas Truk Tangki Cpo di Jalan Sisingamangaraja Medan
kota
&lrmRealisasi Pendapatan Asli Dareah (PAD) Sumut Sudah Terealisasi 50 Persen Lebih dari Target 2026
kota
Sutrisno Pangaribuan Minta BobbySurya Hentikan Rencana Berkantor di Nias Hanya Pencitraan dan Berpotensi Boros APBD
kota
Bupati Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Deli Serdang, 419 Siswa Mulai Masuk Asrama
kota
Proyek Jalan Rp164,97 Juta di Patumbak Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan
kota
Selayang Pandang K.H. Rivai Abdul Manap Nasution Ulama, Pejuang, dan Pelopor Pendidikan Islam
kota
Perkuat Kualitas SDM Akademik, UNPAB Gelar Pelatihan On Boarding Dosen Tetap Baru TA 2026/2027
kota
Ketua Umum PP TPI Ajak Alumni dan Keluarga Besar Lanjutkan Perjuangan KH Rivai Abdul Manap Nasution
kota
Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni
kota