Taekwondo Sumut Turunkan Enam Atlit Terbaik Berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Championships
MedanSetelah berhasil meraih wild card, tim Taekwondo Sumut menurunkan enam atlit terbaiknya berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Champ
Sport
Baca Juga:
Medan I Sumut24.co Penguasaan teknologi informasi digital menjadi salah satu media paling efektif untuk melakukan penaklukanHal ini bahkan jauh lebih efektif dibandingkan dengan perang konvensional lewat adu kekuatan senjata. Atas dasar inilah, berbagai isu perang berkaitan dengan dinamika politik global diyakini akan lebih mengambil titik fokus pada penguasaan teknologi informasi dibanding dengan perang menggunakan senjata.
Demikian disampaikan Ketua Umum PP Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa saat memberi kuliah umum “Perdamaian yang Buruk, Perang yang Baik”  yang digelar atas kerjasama Ikatan Mahasiswa Departemen Ilmu Politik (IMADIP) FISIP USU dan Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI) di Ruang Teater FISIP USU, Jalan A Sofyan, Medan, Rabu (13/9/2023). Penaklukan bangsa saat ini sudah berbeda. Siapa yang menguasai informasi dia akan menguasai negara lain,” katanya. Saat ini penaklukan lewat penguasaan teknologi informasi ini sudah terlihat jelas. Data individu yang ‘tanpa disadari’ diserahkan ke platform digital kini sudah dimanfaatkan oleh pemilik platform digital tersebut untuk berbagai kepentingan termasuk penaklukan lewat bidang ekonomi. “Kita memberikan data ke platform digital, oleh mereka data itu akan dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan mulai dari kepentingan ekonomi (pasar) hingga kepentingan pertahanan keamanan. Mereka tau kita dimana, kebiasaan kita dan semuanya, itu kan luar biasa,” ujarnya.
Hal ini disampaikan Teguh menanggapi salah satu pertanyaan mahasiswa berkaitan dengan normalisasi hubungan Uni Emirat Arab (UEA) dengan Israel yang dikhawatirkan memicu ketegangan berujung perang antara UEA dengan Iran. Meski pun Iran saat ini menjadi negara yang kuat karena memiliki sumber daya manusia yang baik seperti pada bidang kedokteran hingga memiliki kemampuan teknologi nuklir, namun Teguh melihat potensi perang konvensional tidak akan menjadi pilihan utama. “Kekuatan yang dimiliki negara-negara yang mendapat sanksi global itu merupakan bonus dari sanksi itu sendiri bagi mereka. Mereka menjadi kuat karena mendapat sanksi, mereka bangkit dan harus berdiri sendiri karena tidak bisa berhubungan dengan negara luar. Semoga saja tidak ada perang konvensional,” ungkapnya.
Kuliah umum di FISIP USU ini dihadiri Ketum JMSI Teguh Santosa, Ari Rahman, Faisal Mahrawa (Dosen Fisipol USU) , Rianto Ahgly JMSI Pusat, CEO SKPI Dr Faisal Mahrawa, Direktur Eksekutif SKPI M Syafii dan berbagai kalangan lainnya.red
MedanSetelah berhasil meraih wild card, tim Taekwondo Sumut menurunkan enam atlit terbaiknya berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Champ
Sport
sumut24.co TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengikuti Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah The 5th IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle University Networ
kota
sumut24.co Tapanuli Selatan, Pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru seb
News
sumut24.co MEDAN, Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) hingga akhir Juli 2026 menunjukkan kinerja yang me
kota
Wamen Haji dan Umrah RI Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak Buka Perdana Pengajian Akbar Jemaah Haji Indonesia di Masjid ArRifa&039i TPI Medan
kota
sumut24.co KARO, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam me
News
sumut24.co MEDAN, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, bersama DPRD Provinsi Sumatera Utara resmi menyepakati Rancangan P
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara mengajak seluruh masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara ser
kota
Dinilai Berjasa Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Saat Menjabat Dubes, Hasrul Azwar Terima Royal Medal dari Raja Maroko
kota