KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
kota
Palas | Sumut24.co
Baca Juga:
Pelayanan kesehatan adalah hal penting yang berhak diterima oleh seluruh warga negara Indonesia, hal ini jelas termaktub dalam Pasal 28 H ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sibuhuan kabupaten Padang Lawas (Palas) sebagai satu-satunya pusat pelayanan kesehatan rumah sakit terbesar milik pemerintah Kabupaten Padang Lawas secara khusus, memiliki tugas dan tanggungjawab sebagai sarana pelayanan medis yang baik dan adil bagi masyarakat khusus nya dikabupaten Padang Lawas.
Berdasarkan informasi dan pemberitaan di salah satu media yang menyebutkan terdapat “Ratusan Dus Obat Kedaluwarsa Ditemukan di RSUD Sibuhuanâ€, membuat Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Palas angkat bicara terkait hal tersebut.
Husnul Yaqin Harahap selaku sekretaris DPD KNPI Palas yang didampingi oleh Zulkarnain Lubis selaku salah satu wakil ketua kepada awak media memberikan komentar bahwa hal ini harus menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Palas, dalam hal ini yakni RSUD Sibuhuan.
“Ratusan kardus obat yang ditemukan di salah satu ruangan ini harus segera diatasi dan disikapi serta harus dibuka ke publik mengapa hal ini bisa terjadi”,ungkap Husnul.
Lanjut nya, Kalau misalnya obat kedaluwarsa tersebut sebiji atau dua biji kami pikir tidak ada masalah, tapi ini sampai ratusan dus, wah.. ini kan gawat bisa bahaya”, jelas Husnul.
Kemudian pada kesempatan yang sama, Zulkarnain Lubis menyatakan bahwa hal ini harus segera diatasi dan disampaikan ke publik kenapa ini bisa terjadi. Menurut kami hal ini harus segera diselesaikan dan disampaikan kepada publik secara terbuka mengapa bisa sampai ratusan obat kedaluwarsa ini masih ada di RSUD tersebut, kata pria yang akrab disapa Bung Zul tersebut.
Jangan sampai ini menjadi hal buruk untuk kita di Padang Lawas, karena setiap saat semua masyarakat membutuhkan pelayanan dari RSUD Sibuhuan. Silahkan untuk segera diatasi dan sampaikan mengapa ratusan dus obat kedaluarsa bisa ada di salah satu ruangan di RSUD Sibuhuan ini, karena ini akan menyangkut tingkat kepuasan dan rasa percaya masyarakat terhadap kinerja RSUD Sibuhuan kedepan serta jika seperti ini terus tanpa ada penjelasan dari pihak RSUD Sibuhuan dikhawatirkan akan menimbulkan asumsi liar di publik terkait obat yang diterima pasien dari RSUD Sibuhuan ketika berobat apakah dalam keadaan masih bisa dikonsumsi atau mereka mendapatkan obat yang sudah kedaluwarsa, ini bisa bahaya, tegas Zul.
Husnul melanjutkan,akan mempertanyakan hal ini kepada dewan Pengawas Rumah Sakit di tingkat Sumatera Utara dan akan menjadi atensi bagi kami di DPD KNPI Padang Lawas terkait kinerja Dirut RSUD Sibuhuan yang seharusnya lebih meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit sebagai salah satu kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah.
Pelayanan kesehatan yang baik dan adil, peningkatan kualitas Pendidikan, dan pengembangan ekonomi untuk menghadirkan kesejahteraan kami pikir adalah tiga sektor yang harus menjadi concern pemerintah Padang Lawas.
Masyarakat Padang Lawas berhak untuk menerima pelayanan kesehatan yang baik dari RSUD Sibuhuan dan masyarakat harus sehat. Ini masalah jangan dianggap kecil, ini obat, bukan makanan cemilan. Salah satu yang membantu menyehatkan orang ketika sakit ya obat, jelas Husnul dengan nada tegas.
Husnul juga berpesan kepada pihak RSUD untuk segera menyelesaikan masalah ratusan kardus obat kedaluwarsa ini agar tidak menimbulkan pertanyaan dan menimbulkan kegalauan bagi masyarakat di Padang Lawas terhadap kinerja RSUD hari ini.
“Kami harapkan pihak RSUD Sibuhuan harus segera menyelesaikan persoalan ini, Saudara direktur RSUD Sibuhuan harus mengatasi hal ini agar kedepan tidak menimbulkan spekulasi berlebihan karena obat itu dibeli pakai uang bukan daun, pengadaan obat itu sudah ada rencana penganggarannya dan obat itu dibeli dari uang rakyat. Kami tunggu perbaikannya dari Saudara direktur RSUD Sibuhuan demi terciptanya pelayanan kesehatan yang baik dan adil bagi masyarakat Padang Lawas”, tutup Husnul.
Disisi lain, dr Affandi Siregar selaku Direktur RSUD Sibuhuan saat dicoba dihubungi awak media belum juga memberikan keterangan, hingga berita ini di muat.(zal)
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
kota
PROLETAR SURATI KAPOLRESTABES MEDAN, KAPOLDASU HINGGA KAPOLRI PERTANYAKAN LAMBANNYA PENANGANAN LAPORAN
kota
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
sumut24.co MedanSuasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Halal B
kota
Real Madrid dipaksa menelan pil pahit saat bertandang ke markas tim papan bawah RCD Mallorca. Dalam lanjutan Liga Spanyol, Los Blancos menye
Sport
Medan Sumut24.coSuasana kekeluargaan yang penuh kehangatan menyelimuti Ballroom Hotel Santika Dyandra. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bay
Politik
Medan,Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik
kota