Tempat Penyimpanan Peralatan Dekorasi Pesta di Medan Johor Terbakar
Tempat Penyimpanan Peralatan Dekorasi Pesta di Medan Johor Terbakar
kota
Balige I Sumut24.co Sejumlah permainan tradisional anak kini mulai ditinggalkan, beberapa faktor penyebab terkikisnya permainan tradisional termasuk karena kemajuan teknologi yang mengalihkan permainan anak saat ini menjadi digital. Lewat Pekan Kebudayaan Daerah Kabupaten Toba Tahun 2023 yang digelar pada Selasa (29/08/2023) di lapangan pardede, Jl. TD. Pardede, Balige, yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, pemerintah berharap permainan tradisional dapat dilestarikan.
Baca Juga:
Pada perayaan Pekan Kebudayaan Daerah Kabupaten Toba Tahun 2023, panitia menggelar lomba permainan tradisional seperti lomba permainan enggrang putra/putri tingkat SMP, lomba congklak putri dan lomba margasing putra tingkat SD serta permainan lain.
Sebelum menutup acara tersebut, Bupati Toba, Poltak Sitorus meminta agar permainan tradisional dapat dilestarikan. Selain menjadi ajang bermain anak-anak, permainan ttadisional juga menjadi oleh raga yang menyehatkan. “Budaya kita ini tidak boleh hilang. Bukan hanya sepak bola yang buat kita sehat, bukan hanya bola volly. Olah raga tradisional pun bisa bikin sehat,” sebut Bupati.
Permainan tradisional juga melatih keterampilan dan cara berfikir anak-anak. Sebab dalam permainan tradisional dibutuhkan perhitungan yang cermat dan kecerdasan permain. “Tadi kita lihat margala, itu adalah permainan yang butuh strategi. Banyak yang dipelajari dari olehraga tradisional ini. Tapi sekarang sudah mulai hilang, saya minta ini dilestarikan,” tambahnya. “Saya minta di sekolah ini bisa dinikmati. Bukan hanya waktu 17 Agustus,” katanya melanjutkan.
Pada kesempatan itu, Poltak Sitorus juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba tradisional dan memberikan hadiah kepada para peserta yang mendapat juara di sekolah.
Patar Silalahi, Kabid Kebudayaan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba mengatakan bahwa beberapa peserta lomba yang terpilih akan dibawa mengikuti Pekan Kebudayaan Daerah Propinsi Sumut pada tanggal 1-3 September mendatang di Medan. “Ada tiga permainan yang kita utus dari Toba untuk Pekan Kebudayaan Daerah Propinsi Sumut yakni pemain gala, congklak dan enggrang,” katanya singkat.(Wels)
Tempat Penyimpanan Peralatan Dekorasi Pesta di Medan Johor Terbakar
kota
Madina Memanas, 3 Ekskavator Tambang Ilegal Dibakar Warga
News
Pengedar Narkoba di Desa Puji Mulyo Diringkus8 Paket Sabu Dikemas Dalam Kotak Rokok Disita
News
sumut24.co MedanBukan sekadar seremoni, Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia tingkat Kota Medan Tahun 2026 ditandai dengan aksi
kota
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, bekuk seorang pengedar narkotika jenis sabu yang rutin beroperasi di Desa Puji Mulyo
Hukum
Rp2,94 Miliar Pengadaan Bibit KPH VIII Kotanopan Dipersoalkan, APMI Desak Kejatisu Turun Tangan
News
Inflasi Sumut 2,71, Terendah Keempat Nasional
News
Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah, Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut
News
Kolaborasi Jadi Kunci, Bobby Nasution Paparkan Pengelolaan Program Strategis Sumut
News
Pemprov Sumut Bersama BBPOM Medan Perkuat Pengawasan Produk Pangan Olahan UMKM
News