Jaringan Narkoba Terungkap di THM Helen's Night Mart Polrestabes Medan Sita Sejumlah Narkoba dan Ringkus Pengedar
Jaringan Narkoba Terungkap di THM Helen&039s Night MartPolrestabes Medan Sita Sejumlah Narkoba dan Ringkus Pengedar
kota
Baca Juga:
Kabupaten Solok I Sumut24.co
Bertempat di Ruang Pertemuan LABKESDA Kab. Solok Diseminasi Audit Kasus Stunting (AKS) Tahap I Tingkat Kabupaten Solok Tahun 2023 yang dilanjutkan dengan pemaparan Materi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Solok, Kamis, 27 Juli 2023
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kab. Solok diwakili Staf Ahli Bupati , Mulyadi Marcos, SE, MM, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Hasmy Raharini, S.St, Kepala Perwakilan SKPD Terkait, Camat X Koto Diatas, Walinagari Se-Kecamatan X Koto Diatas, Peserta Diseminasi AKS dari Anggota TPPS Kab. Solok
Ketua TPPS Kab. Solok diwakili Staf Ahli Bupati Mulyadi Marcos, SE, MM dalam sambutannya mengatakan Penyebab dari stunting secara garis besar ialah karena pengaruh ekonomi, untuk itu kepada Walinagari kita berharap agar dapat mengintervensi tidak hanya pada masalah gizi namun juga dalam Pemberdayaan Masyarakat guna meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Nagari masing-masing.
Dijelaskan nya bahwa Penanganan Stunting sudah menjadi Program Nasional dimana tareget Stunting di Indonesia ada pada angka 14%, namun di Kabupaten Solok Bupati bertekad agar dapat menekan hingga angka 10%, untuk itu perlu kerjasama dari seluruh Pihak sehingga dapat mewujudkan hal ini bersama-sama.
Untuk tahap pertama ini kita terfokus pada Kecamatan X Koto Di Atas, dimana saat ini di Kabupaten Solok penyumbang tertinggi dari kenaikan angka Stunting berada di Kecamatan X Koto Diatas
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Hasmy Raharini, S.St, mengatakan Di Sumatera Barat tahun ini kita mengalami Kenaikan angka Stunting yang sebelumnya pada Angka 23,5% menjadi 25,2%, namun Alhamdulillah di Kabupaten Solok kita mengalami penurunan yang signifikan dari 40,1% menjadi 24,2%.
Namun notabenenya kognitif kita sekarang baik dari bidang kesehatan maupun non kesehatan menyimpulkan bahwa Generasi Muda kita berada pada kondisi yang kurang sehat yang ditandai dengan terjadinya prevalensi Stunting.
Dan Kita sangat memahami bahwa Percepatan Penanganan Stunting ini sebuah kegiatan yang terintegrasi baik itu di Kementerian maupun di Daerah-daerah.
Untuk itu hal ini kita lakukan guna mewujudkan Generasi Indonesia Emas Tahun 2045, dimana yang akan membangun dan memimpin Indonesia pada saat itu ialah Generasi Muda kita saat ini. (YOSE)
Jaringan Narkoba Terungkap di THM Helen&039s Night MartPolrestabes Medan Sita Sejumlah Narkoba dan Ringkus Pengedar
kota
MENJAGA GENERASI, MENOLAK PERSEKUSI
kota
MEDAN Sumut24.coPresidium Lingkaran Transparansi Kebijakan Publik (LTKP), Ir. Syafaruddin Sikumbang, mendesak Kepala Dinas Perumahan, Kawa
Hukum
sumut24.co SUBULUSSALAM , PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Ba
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) meraih silver winner untuk kategori Program Media Relations Terbaik dalam ajang Media
kota
Teguh Santosa Prabowo dapat Jadi Juru Damai KorutKorsel
News
Waduh..! Jual Ubas, Kakek 56 Tahun Diboyong Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak para peserta BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan Tahun 2026 untuk menjun
kota
sumut24.co MedanPT Bank Sumut menggelar acara Akad Massal KPR Sejahtera Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perum
Umum
SMP dan SMA AlAmjad Masuk Jajaran Sekolah Berprestasi Nasional Versi PuspresnasMedansumut24.co SMP AlAmjad dan SMA AlAmjad mencatatkan p
News