Senin, 11 Mei 2026

Soal ODGJ dan Begal, Ini Penjelasan Psikiater dr Yusuf Wibisono M.Ked Sp Kj

Administrator - Jumat, 07 Juli 2023 02:03 WIB
Soal ODGJ dan Begal, Ini Penjelasan Psikiater dr Yusuf Wibisono M.Ked Sp Kj

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.co Masih adanya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ditambah maraknya begal di masyarakat dengan tindakan kriminalitas yang sudah meresahkan masyarakat mendapat perhatian serius dari psikiater RS Jiwa Prof DR M Ildrem dr Yusuf Wibisono M Ked Sp Kj.

Sebenarnya untuk memberantas ODGJ dan maraknya begal di masyarakat harus ada kerjasama pemerintah dengan instansi misalnya Polisi, satpol PP dan dinsos untuk mengadakan katakanlah razia ya dapat langsung terus dibawa langsung ke rumah sakit jiwa untuk diperiksa kenapa bisa berbuat kriminalitas dan lain sebagainya, ucap Psikiater RS Jiwa Prof DR M Ildrem dr Yusuf Wibisono M Ked Sp Kj kepada Wartawan di Stand PRSU RS Jiwa Prof DR M Ildrem, Kamis (6/7).

Menurut dr Yusuf, Rumah sakit jiwa Prof Dr Ildrem juga melayani dengan mengobati ODGJ dan Begal biasanya kalau udah seperti itu dia indikasinya kan harus rawat inap makanya dirawat inap, ucapnya. Memang sekarang banyak yang sakit jiwa seperti dijalanan ODGJ diserahkan dari Satpol PP dan dinas Sosial makanya kita dari rumah sakit jiwa tidak ada untuk menjemput bola menangkapi para ODGJ, apalagi begal ucapnya.

Lebihlanjut Yusuf, rata-rata ODGJ ,yang kita obati di rumah sakit jiwa ini bukan sehat tapi bisa pulih, Kenapa kita bilang pulih karena suatu saat dia pasti bisa kembali lagi sakit apa yang membuat dia kembali lagi mungkin pengobatannya belum tuntas dia berhenti dan mungkin tidak rutin makan obat sementara dalam pengobatan gangguan jiwa khususnya dengan gangguan jiwa berat dengan psikotik itu memang harus intensif untuk stabil makan obat, ucapnya.

” Gangguan jiwa ini penyebabnya banyak yang pertama mungkin ada faktor genetik yang kedua mungkin ada faktor traumatik misalnya traumatik itu benturan jatuh. ada orang gangguan jiwa karena traumatik ada gangguan jiwa karena kemo gangguan mental organik ada tumor di kepalanya atau sakit yang membuat dia gangguan jiwa.. kemudian ada juga gangguan jiwa karena intoksikasi zat contohnya apa yang dimakan dan minum narkotik dan itu yang sekarang paling marak kita tahu Sumatera Utara ini, ucapnya. di Indonesia untuk provinsi Sumatera Utara yang terpapar oleh narkotika nomor satu sehingga mereka bergerombol dan membegal masyarakat yang tak salah. Jadi kalau misalnya beberapa geng motor atau begal yang mungkin menjadi tugas Kapolres bersama kepala daerah kita memang lagi betul-betul mengantisipasi hal tersebut. beberapa pelaku begal itu memang berhasil ditangkap di razia dan setelah kita tahu dari laporan dari beberapa Polsek, pelaku begal ini kalau di tes urine ternyata positif narkotika dan hampir 80 90% positif. Jadi kalau apapun ceritanya kalau narkotika itu pasti ada efeknya dan efeknya mulai dari perilakunya dan kesehatannya nah kalau menurut saya itu secara pribadi kalau memang dia terbukti tes urine positif ya memang harus direhabilitasi, ucapnya.

Diakui dr Yusuf, memang saat ini kita masih keterbatasan sarana prasarana. dalam hal ini rumah sakit jiwa punya sarana prasarana untuk rehabilitasi narkotika dan rehabilitasi narkotika di rumah sakit jiwa bisa melayani rawat inap dan rawat jalan bahkan rawat inapnya untuk wanita juga ada.

Untuk itu kita berharap bagi masyarakat yang keluarganya anaknya terpapar narkotika ada yang memang tidak peduli ada yang malu ya malu dalam arti enggak mau melaporkan sebenarnya kalau memang kita punya keluarga anggota keluarga memang terpapar narkotika obatnya ada di rumah sakit jiwa. Apalagi diundang-undang juga dilindungi pecandu ini dalam arti ya kita obati bukan kita pidanakan, ungkapnya.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru