Sabtu, 04 April 2026

Kisruh PT RPR Melebar, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis Angkat Bicara "Jangan Merasa Hebat dan Menang Sendiri"

Administrator - Selasa, 21 Maret 2023 15:18 WIB
Kisruh PT RPR Melebar, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis Angkat Bicara

Madina I Sumut24.co

Baca Juga:

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis, SH angkat bicara terkait persoalan masyarakat Singkuang 1, Kec. Muara Batang Gadis, Kab. Madina dengan PT Rendi Permata Raya (RPR) agar dapat segera diselesaikan.

“Tolong, kepada PT RPR buka diri, buka hati. Jangan dipikirkan cuma keuntungan. Mereka, mestinya memikirkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tegas Erwin Efendi Lubis, saat dikonfirmasi wartawan,Selasa(21/3/23).

Ketua DPRD Mandailing Natal Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, tuntutan warga Singkuang 1 kepada PT RPR dengan cara menyampaikan aspirasi, itu sah dan wajar juga sangat wajar.

“Bagaimana solusi penyelesaiannya? Saya kira, kunci utamanya di PT RPR. Saya meminta dan berharap kepada PT RPR jangan merasa hebat dan menang sendiri,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Madina itu.

Dikatakan, kalau memang ingin diselesaikan, duduk bersama dan perusahaan harus membuka diri, pemerintah mau memfasilitasi dan masyarakat mau mendengarkan hasil kesepakatan.

“Perusahaan jangan berdalih dan bernaung di peraturan pemerintah yang terakhir, yang menyatakan tidak ada kewajiban mengeluarkan plasma di dalam lingkungan HGU,” ujarnya.

Erwin Efendi Lubis menegaskan, kalau kita berpegang pada peraturan sebelumnya menyatakan, setiap pemegang izin lokasi perusahaan di situ, lanjut dia, tercantum wajib mengeluarkan minimal 20 persen.

“Jadi, kalau PT RPR ingin menang sendiri, itu tidak akan selesai. Dan kalau tidak selesai, semua pihak dan komponen duduk bersama mencari solusi, kalau perlu cabut izin,” tegas Erwin Efendi Lubis.

Akibat demo ini, aktivitas PT RPR lumpuh. Pada Senin (20/3/23) malam, 200-an pengunjuk rasa menginap di sekitar areal perkebunan. Ketua Koperasi Hasil Sawit Bersama (HSB) Sapihuddin kepada wartawan mengatakan, pihaknya baru membuka portal di gerbang perusahaan jika sudah ada keputusan yang dapat diterima masyarakat.

Erwin Efendi Lubis mengaku prihatin dengan kondisi yang tak kondusif di areal perkebunan. Karena itu, dia berharap konflik bisa cepat selesai sehingga aktivitas kedua belah pihak dapat normal kembali.

“Ini bisa selesai, asal ada itikad baik masing-masing pihak. Perusahaan jangan menang sendiri, pemerintah daerah memfasilitasi, dan masyarakat juga mau mendengarkan dan melaksanakan keputusan. Harus kita cari solusi bersama, supaya tidak berlarut-larut yang pada akhirnya merugikan semua pihak,” katanya.

Kepada pemerintah, dia mengingatkan, harus betul-betul objektif mengkaji situasi ini, pemerintah harus menjadi wasit dan menjadi payung untuk kepentingan masyatakat sepanjang ada dasar hukumnya.

“Kepada masyarakat, saya minta jangan melakukan tindakan anarkis, yang ujungnya berhadapan dengan hukum,” pesan Erwin Efendi Lubis.

Ir Eko Ashari, Administratur PT RPR, belum menjawab. Dihubungi melalui percakapan whatsApp terkirim Selasa (21/3/23) pukul 15.32, hingga berita ini ditayangkan, belum dijawab walaupun sudah dibaca.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru