Pererat Ikatan, Dandim 0208/Asahan Sambut Audiensi Kajari Batu Bara
sumut24.co ASAHAN, Upaya menjaga stabilitas wilayah dan mempercepat pembangunan daerah terus diperkuat melalui hubungan antarlembaga yang h
News
Palas I Sumut24.co
Baca Juga:
Sektor pertanian merupakan salah satu sektor penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sektor pertanian masuk kedalam tiga besar salah satu sektor penopang pertumbuhan ekonomi secara nasional.
“Pertanian adalah kehidupan dan manusia akan sulit hidup tanpa pertanianâ€. Pertanian termasuk ke dalam sektor yang berperan untuk memastikan ketersediaan, pengelolaan, dan keberlanjutan dari sebuah pangan bagi manusia. Pertanian berkelanjutan saat ini harus diprioritaskan yang bertumpu pada tiga prinsip, antara lain pertumbuhan ekonomi, sosial dan kelestarian ekologi.
Berdasarkan hal tersebut, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Padang Lawas (Palas) dibawah kepemimpinan Muhammad Isra′ sebagai ketua dan Husnul Yaqin Harahap sebagai sekretaris menyampaikan kritik dan kekecewaan terhadap kinerja instansi Dinas Pertanian Palas tahun anggaran 2022, terkhusus kinerja Kepala Dinas, yaitu Saudara Falah Alfitri, S.TP .”Sudah sampai mana Pak Kadis”, ujar Isra’
Muhammad Isra′ ketika didampingi Husnul menyampaikan bahwa terhadap kinerja dari Kepala Dinas Pertanian Palas sebagai pemimpin di instansi tersebut saat ini perlu diberikan kritik.
” Masyarakat di Kabupaten Padang Lawas berhak untuk mengetahui secara nyata dan jelas hasil kinerja dari Dinas Pertanian sepanjang tahun 2022 dan kita sebagai bagian dari masyarakat memiliki hak untuk tahu dan bisa merasakan hasil dari kerja instansi tersebut selama tahun 2022″, ucap Isra.
Lebih lanjut Muhammad Isra′ dan Husnul mengatakan bahwa sampai saat ini tidak begitu tampak hasil dan karya nyata yang dirasakan masyarakat Padang Lawas secara langsung adanya perubahan signifikan pada sektor pertanian. Kami tidak melihat adanya kemajuan dan dampak besar yang dirasakan masyarakat saat ini, kata Isra.
Kita menginginkan bahwa pembangunan pada sektor pertanian di Kabupaten Padang Lawas harus memberikan sumbangsih positif dan kemajuan pertanian bagi daerah karena jika kita lihat anggaran instansi tersebut pada tahun 2022 cukup besar yaitu sebesar Rp 12.604.177.379 yang terdiri dari belanja operasi (belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah), dan belanja modal (belanja modal peralatan dan mesin), jelas Isra.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPD KNPI Padang Lawas Husnul Yaqin Harahap juga memberikan komentar terhadap anggaran tersebut, komposisi anggaran yang paling besar ada pada jumlah belanja pegawai, kemudian disusul dengan belanja barang dan jasa setelahnya.
“Saya hanya ingin fokus kepada peruntukan anggaran diluar belanja pegawai dulu, yang menjadi fokus utama adalah belanja barang dan jasa yang menurut hemat saya cukup seharusnya untuk memberikan dampak positif terhadap pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Padang Lawas, ucap Husnul.
Lebih lanjut Husnul Yaqin Harahap yang juga sehari-hari bekerja sebagai dosen tetap pada Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Sekolah Tinggi Perkanan dan Kelautan Matauli, Tapanuli Tengah itu menyampaikan jika kami dari DPD KNPI Palas patut untuk memberikan kritik terhadap kinerja dinas pertanian terkhusus sepanjang tahun 2022 lalu.
Jumlah anggaran belanja terhadap barang dan jasa tersebut seharusnya menjadi jalan untuk menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat terutama untuk pelaku pada sektor pertanian mulai tingkat desa hingga seluruh kecamatan di Kabupaten Padang Lawas”, jelasnya
Kami juga tidak muluk-muluk dalam memberikan kritik dan penilaian, artinya yang paling sederhana saja misalnya kita kaji peran dinas pertanian dalam menciptakan dan melakukan pembinaan pada satu hasil komoditas dari sektor pertanian yang bisa diandalkan daerah untuk dijual ke luar daerah atau Kabupaten/Kota tetangga, jelas Husnul.
Sebagai penutup Muhammad Isra′ dan Husnul berpesan kepada saudara Kepala Dinas Pertanian yang menjabat saat ini bahwa semua hasil kerja harus dipertanggungjawabkan dan masyarakat harus merasakan hasilnya. Kabupaten Padang Lawas memiliki semua potensi termasuk anggaran yang cukup untuk kemajuan sektor pertanian, tidak bisa banyak hal seminimalnya bisa menciptakan satu komoditas unggulan sebagai kebanggaan daerah dan tentunya itu akan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat yang utamanya adalah pelaku pada sektor pertanian.zal
sumut24.co ASAHAN, Upaya menjaga stabilitas wilayah dan mempercepat pembangunan daerah terus diperkuat melalui hubungan antarlembaga yang h
News
Medan sumut24.co Hubungan Masyarakat (Humas) PT Saranan Baja Perkasa (SBP), F Nasution memberikan klarifikasi resmi terkait insiden bentro
Hukum
sumut24.co MEDAN, Dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan, Kodam I/Bukit Barisan menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke76 di Gedu
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menyambut baik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun
kota
Sederhana, Nyaman, Selalu Cocok Mengapa TShirt Tak Pernah Tergantikan dalam Keseharian PriaSebuah cerita dari Hector Souto, pelatih Tim Na
Umum
Polri untuk Masyarakat! Ratusan Warga Antusias Ikuti Senam dan Cek Kesehatan Gratis HUT Bhayangkara ke80 di Padangsidimpuan
kota
Bikin Haru! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna Anjangsana ke Warakawuri dalam Rangka HUT Bhayangkara ke80
kota
Panas Jelang Musda! Rapimpurda KNPI Padang Lawas Tetapkan 25 Pemilik Hak Suara
kota
Satu Meja Sejuta Saudara! Kapolres Padangsidimpuan Cup 2026 Berakhir Meriah, Nuzul dan ApinRaka Jadi Kampiun
kota
Dua Bal Ganja dalam Jok Motor, Pemuda Padangsidimpuan Ditangkap Satresnarkoba Padangsidimpuan Saat Melintas di Aek Tampang
kota